Kritik Represifitas terhadap Demonstran, Ibu Hamil Dikeroyok Polisi

Reza Gunadha | Rifan Aditya | Suara.com

Selasa, 12 November 2019 | 16:53 WIB
Kritik Represifitas terhadap Demonstran, Ibu Hamil Dikeroyok Polisi
Aktivis unggah video polisi Hong Kong semprot cairan merica dan keroyok ibu hamil (twitter @chowtingagnes)

Suara.com - Aktivis prodemokrasi Joshua Wong dan Agnes Chow Ting mengunggah video yang memperlihatkan polisi melakukan serangan kepada ibu hamil.

Agnes Chow Ting adalah yang pertama kali mengunggah video tersebut pada Selasa (12/11/2019) siang ke akun Twitter pribadinya @chowtingagnes. Lalu Joshua Wong baru mengunggahnya ke akun Twitter @joshuawongcf satu jam kemudian.

Joshua Wong menyebutkan, wanita yang diserang polisi adalah seorang ibu hamil.

"Itu adalah wanita hamil yang polisi semprot dengan cairan merica, dijatuhkan ke tanah ! Biadab!" ucap Joshua melalui Twitter.

Dalam video berdurasi 1 menit 14 detik itu, seorang aparat kepolisian yang berseragam lengkap terlihat menyemprotkan cairan merica ke wajah ibu hamil. Padahal wanita itu tampak tidak melakukan tindakan anarkis dan perlawanan.

Polisi itu beberapa kali menyemprotkan cairan merica ke ibu hamil yang memakai baju hitam. Wanita itu berpaling ke arah tepi jembatan untuk melindungi wajahnya.

Kemudian datang petugas polisi lainnya yang ikut menyemprotkan cairan merica ke ibu hamil. Mereka mengeroyok wanita hamil dan berusaha menjatuhkannya ke lantai.

Setelah wanita hamil itu jatuh ke lantai, polisi menangkap dan mengikat tangannya. Orang-orang di sekitar mulai mundur dan terdengar suara teriakan si ibu hamil yang berusaha melawan.

Aktivis unggah video polisi Hong Kong semprot cairan merica dan keroyok ibu hamil (twitter @chowtingagnes)
Aktivis unggah video polisi Hong Kong semprot cairan merica dan keroyok ibu hamil (twitter @chowtingagnes)

Menurut Agnes Chow Ting, ibu hamil itu hanya mengkritik polisi.

"Seorang wanita hamil baru saja mengkritik polisi dan diserang dengan semprotan merica oleh polisi dan ditangkap," Agnes menjelaskan.

Agnes berpendapat, "Harusnya polisi bertanggung jawab jika sesuatu terjadi pada wanita hamil dan bayi ini karena tindakan mereka? Saya tidak menerimanya."

Ia pun mengkritik sikap pemerintah yang tidak merespon tindakan semena-mena polisi tersebut.

"Apakah pemerintah mengkritik serangan polisi? Tentu saja tidak," imbuhnya.

Video ibu hamil diserang oleh polisi Hong Kong yang diunggah oleh Agnes telah mendapatkan lebih dari 11 ribu kali dibagikan ulang.

Beberapa warganet tidak heran dengan sikap brutal kepolisian saat menghalau demonstran. Bahkan baru-baru ini juga beredar video live streaming Facebook seorang polisi menembak demonstran.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Ditembak Polisi, Kondisi Demonstran Bertopeng di Hong Kong Kritis

Ditembak Polisi, Kondisi Demonstran Bertopeng di Hong Kong Kritis

News | Selasa, 12 November 2019 | 12:13 WIB

Adu Mulut dengan Pendemo di Hong Kong, Pria ini Dibakar

Adu Mulut dengan Pendemo di Hong Kong, Pria ini Dibakar

News | Senin, 11 November 2019 | 19:42 WIB

Demo di Hong Kong Kembali Ricuh, Kantor Media China Dirusak

Demo di Hong Kong Kembali Ricuh, Kantor Media China Dirusak

News | Minggu, 03 November 2019 | 13:45 WIB

Terkini

Ancam Kesehatan dan Lingkungan: DKI Gelar Operasi Basmi Ikan Sapu-sapu Jumat Lusa

Ancam Kesehatan dan Lingkungan: DKI Gelar Operasi Basmi Ikan Sapu-sapu Jumat Lusa

News | Rabu, 15 April 2026 | 21:06 WIB

Horor di Sekolah Turki: Anak Mantan Polisi Tembak 4 Orang Tewas, 20 Lainnya Luka-luka

Horor di Sekolah Turki: Anak Mantan Polisi Tembak 4 Orang Tewas, 20 Lainnya Luka-luka

News | Rabu, 15 April 2026 | 20:53 WIB

Pemimpin Fatah Marwan Barghouti Disiksa di Penjara Israel, Dipukuli hingga Diserang Anjing

Pemimpin Fatah Marwan Barghouti Disiksa di Penjara Israel, Dipukuli hingga Diserang Anjing

News | Rabu, 15 April 2026 | 20:43 WIB

Fakta Baru Kasus Begal Damkar di Gambir: 3 dari 5 Pelaku Ternyata Penjahat Kambuhan!

Fakta Baru Kasus Begal Damkar di Gambir: 3 dari 5 Pelaku Ternyata Penjahat Kambuhan!

News | Rabu, 15 April 2026 | 20:30 WIB

Catat! Ini Jadwal Lengkap Keberangkatan Haji Indonesia 2026

Catat! Ini Jadwal Lengkap Keberangkatan Haji Indonesia 2026

News | Rabu, 15 April 2026 | 20:25 WIB

Atasi Sampah Cilincing, Pemprov DKI Bakal 'Sulap' Limbah Kerang Jadi Material WC

Atasi Sampah Cilincing, Pemprov DKI Bakal 'Sulap' Limbah Kerang Jadi Material WC

News | Rabu, 15 April 2026 | 20:02 WIB

Solidaritas Tanpa Batas: Donasi WNI untuk Rakyat Iran Tembus Rp9 Miliar

Solidaritas Tanpa Batas: Donasi WNI untuk Rakyat Iran Tembus Rp9 Miliar

News | Rabu, 15 April 2026 | 19:49 WIB

Baleg DPR Sepakati Perubahan Prolegnas 2026,  Ada Lima RUU Baru Masuk Ini Daftarnya!

Baleg DPR Sepakati Perubahan Prolegnas 2026, Ada Lima RUU Baru Masuk Ini Daftarnya!

News | Rabu, 15 April 2026 | 19:43 WIB

22 Tahun Nasib PRT Dipingpong, RUU PPRT Kini Terkatung-katung di Tangan Pemerintah

22 Tahun Nasib PRT Dipingpong, RUU PPRT Kini Terkatung-katung di Tangan Pemerintah

News | Rabu, 15 April 2026 | 19:39 WIB

Sopir Ambulans Kena Order Fiktif Debt Collector, Berujung Disuruh Tagih Utang

Sopir Ambulans Kena Order Fiktif Debt Collector, Berujung Disuruh Tagih Utang

News | Rabu, 15 April 2026 | 19:36 WIB