Lawan Korporasi Pembakar Hutan, Guru Besar IPB Raih John Maddox Prize 2019

Reza Gunadha, Rifan Aditya

Rabu, 13 November 2019 | 21:53 WIB
Lawan Korporasi Pembakar Hutan, Guru Besar IPB Raih John Maddox Prize 2019
Guru Besar IPB Bambang Hero Saharjo (tokohinspiratif.id)

Suara.com - Guru Besar IPB Profesor Bambang Hero Saharjo meraih penghargaan bergengsi John Maddox atas aksinya melawan kebakaran hutan dan lahan (karhutla). Pemberian penghargaan ini bahkan diberitakan oleh media asing.

Dilansir dari The Guardian, Rabu (13/11/2019), Saharjo memenangkan hadiah bergengsi John Maddox 2019 karena membela ilmu pengetahuan dalam menghadapi pelecehan, intimidasi, dan tuntutan hukum.

Guru Besar dalam bidang Perlindungan Hutan, Institut Pertanian Bogor ini mengumpulkan bukti untuk persidangan pidana terhadap perusahaan yang dituduh menggunakan metode "tebang dan bakar" untuk membersihkan lahan gambut. Perusahaan yang dituntutnya menanam minyak kelapa sawit, kayu pulp dan pohon karet.

Sebagai saksi ahli, Saharjo sempat menerima ancaman pembunuhan. Ia pernah menerima panggilan telepon misterius yang mengancam keselamatan istri dan keluarganya jika Bambang melanjutkan persidangan.

Sejumlah orang-orang tidak dikenal sempat datang ke universitas mencarinya, membuat stafnya panik.

“Rekan-rekan saya memberi tahu saya bahwa saya 'paling dicari' oleh perusahaan penyebab kebakaran dan bahwa mereka dapat melakukan apa pun yang mereka inginkan untuk saya, keluarga saya dan karier saya,” kata Saharjo kepada Guardian.

“Tentu saja saya memikirkan hal itu, tetapi sebagai seorang ilmuwan saya harus mengatakan yang sebenarnya. Jika saya berhenti maka saya akan sama dengan mereka. Saya harus menjadi bagian dari solusi, bukan bagian dari masalah," imbuhnya.

Saharjo telah memberikan kesaksian di sekitar 500 kasus, menggunakan metode ilmiah untuk melacak di mana dan kapan kebakaran dimulai, jalur apa yang mereka ambil dan berapa banyak asap dan gas rumah kaca yang dilepaskan.

Ia juga menghadirkan informasi terpercaya di setiap pengadilan.

baca juga

Kebakaran tahunan melumpuhkan sebagian besar wilayah Indonesia, Singapura dan Malaysia dalam kabut asap yang menyebabkan masalah pernapasan akut dan, menurut Unicef.

Kabut asap karhutla membahayakan kesehatan 10 juta anak-anak dan memaksa sekolah serta bandara ditutup. Karhutla juga merugikan sektor ekonomi Indonesia.

Penghargaan John Maddox merupakan penghargaan internasional untuk individu yang berkarya dalam ilmu pengetahuan yang memajukan diskusi publik seputar topik-topik sulit.

Peraih penghargaan ini memang sering terseret dengan ancaman atau permusuhan dari pihak lain.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Selama 2019, Karhutla di Gunung Arjuno Gosongkan 3.000 Hektare Lahan

Selama 2019, Karhutla di Gunung Arjuno Gosongkan 3.000 Hektare Lahan

Jatim | Rabu, 13 November 2019 | 04:00 WIB

Komisi IV DPR Dorong Pemerintah Cari Terobosan Cegah Karhutla

Komisi IV DPR Dorong Pemerintah Cari Terobosan Cegah Karhutla

DPR | Jum'at, 08 November 2019 | 16:39 WIB

Kebakaran Hutan di Gunung Guntur Diselidiki BBKSDA

Kebakaran Hutan di Gunung Guntur Diselidiki BBKSDA

Jabar | Minggu, 03 November 2019 | 16:39 WIB

Terkini

OJK Satukan Regulasi Sektor Keuangan Syariah, Perbankan hingga Fintech

OJK Satukan Regulasi Sektor Keuangan Syariah, Perbankan hingga Fintech

Bisnis | Senin, 02 November 2026 | 23:42 WIB

Shin Tae-yong Absen Karena Sakit Hadapi PSMS, Persija Incar Kemenangan Perdana di League Cup

Shin Tae-yong Absen Karena Sakit Hadapi PSMS, Persija Incar Kemenangan Perdana di League Cup

Bola | Senin, 02 November 2026 | 23:25 WIB

Puluhan UMKM Pulo Panjang Dapat Bantuan Peningkatan Produksi dan Pemasaran

Puluhan UMKM Pulo Panjang Dapat Bantuan Peningkatan Produksi dan Pemasaran

Banten | Senin, 02 November 2026 | 23:08 WIB

QRIS Error, Nasabah MNC Bank Panik Tarik Tunai Dibatasi Maksimal Rp2 Juta

QRIS Error, Nasabah MNC Bank Panik Tarik Tunai Dibatasi Maksimal Rp2 Juta

Bisnis | Senin, 02 November 2026 | 23:08 WIB

Anggota DPRD Kota Serang Jadi Tersangka Kasus Dugaan Pencabulan, Korban Mengaku Dua Kali Dilecehkan

Anggota DPRD Kota Serang Jadi Tersangka Kasus Dugaan Pencabulan, Korban Mengaku Dua Kali Dilecehkan

Banten | Senin, 02 November 2026 | 23:05 WIB

Dosen Unsri Kembangkan Laboratorium Hidup Biomassa Sebagai Sumber Ekonomi Desa Ganesha Mukti

Dosen Unsri Kembangkan Laboratorium Hidup Biomassa Sebagai Sumber Ekonomi Desa Ganesha Mukti

Sumsel | Senin, 02 November 2026 | 23:02 WIB

Kapolres Bogor Bantah Pelaku Pembunuhan Bobotoh Suporter Persikabo: Bukan Suporter Klub Mana Pun

Kapolres Bogor Bantah Pelaku Pembunuhan Bobotoh Suporter Persikabo: Bukan Suporter Klub Mana Pun

Jabar | Senin, 02 November 2026 | 22:57 WIB

Aturan Baru Batas Penghasilan Tidak Kena Pajak Meluncur 2027?

Aturan Baru Batas Penghasilan Tidak Kena Pajak Meluncur 2027?

Bisnis | Senin, 02 November 2026 | 22:52 WIB

KPK Sita Rp106,3 Miliar di Kasus ATR/BPN, Kuasa Hukum Summarecon Buka Suara

KPK Sita Rp106,3 Miliar di Kasus ATR/BPN, Kuasa Hukum Summarecon Buka Suara

Bogor | Senin, 02 November 2026 | 22:49 WIB

Kapolda Banten Larang Polisi dan Tamu Ngevape di Kantor Kepolisian, Pelanggar Terancam Sanksi

Kapolda Banten Larang Polisi dan Tamu Ngevape di Kantor Kepolisian, Pelanggar Terancam Sanksi

Banten | Senin, 02 November 2026 | 22:39 WIB

×