PA 212: Ahok Jadi Bos BUMN, Musibah Buat Indonesia

Pebriansyah Ariefana, Muhammad Yasir

Kamis, 14 November 2019 | 12:06 WIB
PA 212: Ahok Jadi Bos BUMN, Musibah Buat Indonesia
Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan bertemu dengan Mantan Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama seusai mengikuti pelantikan anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) DKI Jakarta periode 2019-2024 di Gedung DPRD DKI Jakarta, Senin (26/8). [ANTARA FOTO/Dhemas Reviyanto]

Suara.com - Juru bicara Persaudaraan Alumni (PA) 212 Novel Bamukmin menilai kabar Basuki Tjahaja Purnama (BTP) alias Ahok yang akan mengisi jabatan di Badan Usaha Milik Negara (BUMN) merupakan musibah bagi Indonesia. Novel menilai sebagai mantan narapidana Ahok dinilai tak pantas mengisi jabatan di BUMN.

Menurut Novel kabar eks gubernur DKI Jakarta yang akan mengisi jabatan tinggi di BUMN seakan-akan tidak ada lagi sosok yang lebih pantas mengisi jabatan tersebut.

"Buat saya Ahok itu musibah buat bangsa ini dan yang nggak habis pikir kok residivis dijadikan pejabat BUMN. Seperti sudah tidak ada lagi putra/putri bangsa Indonesia yang terbaik di negara ini," kata Novel saat dihubungi, Kamis (14/11/2019).

Novel menilai sejatinya masih banyak putra dan putri bangsa yang bersih dari kasus hukum dan memiliki pengalaman lebih jika dibandingkan Ahok. Novel lantas menuding ada kepentingan lain dibalik penunjukkan Ahok sebagai pejabat di BUMN.

"Saya duga ada hutang budi yang merekomendasikan Ahok sebagai pejabat BUMN atau ada pesanan atau tekanan bahwa Ahok harus masuk sebagai pejabat dinegara ini," ujarnya.

"Ini pasti bisa jadi ada unsur politik kepentingan dari negara luar yang berpengaruh karna ada indikasi Ahok digadang-gadang menjadi orang nomor satu di Pertamina dan itu BUMN, obyek paling vital dinegara ini dan sangat berbahaya dipegang oleh Ahok. Bisa-bisa dibuat gaduh yang akan mengancam kestabilan nasional," sambungnya.

Untuk itu, Novel secara pribadi menolak jika Ahok benar-benar akan mengisi jabatan di instansi negara manapun.

"Tentunya kami sebagai anak bangsa menolak Ahok untuk memimpin di BUMN manapun atau yang terkait jabatan diinstansi negara manapun. Karena itu hak kami yang tidak mau negara ini dipimpin oleh residivis dan kasus hukum berkenaan dugaan korupsi nya blom jelas sampai saat ini," tandasnya.

Untuk diketahui, Ahok mendatangi kantor Kementerian Badan Usaha Milik Negara (BUMN) pada Rabu (13/11/2019). Ahok mengaku kedatangannya di panggil Menteri BUMN Erick Thohir dan diminta untuk menjabat salah salah posisi di perusahaan BUMN.

baca juga

"Intinya kita bicara soal BUMN dan saya mau dilibatkan menjadi salah satu BUMN. Gitu saja," kata Ahok.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Jokowi Sebut Ahok Ikut Tes Seleksi Jadi Bos BUMN

Jokowi Sebut Ahok Ikut Tes Seleksi Jadi Bos BUMN

Bisnis | Kamis, 14 November 2019 | 12:00 WIB

Ada Masjid BUMN Terpapar Radikalisme, Ketua PBNU Minta Tanya ke Menag

Ada Masjid BUMN Terpapar Radikalisme, Ketua PBNU Minta Tanya ke Menag

News | Kamis, 14 November 2019 | 10:59 WIB

PPP: Kalau Jadi Dirut BUMN Ahok Jangan Emosian

PPP: Kalau Jadi Dirut BUMN Ahok Jangan Emosian

News | Kamis, 14 November 2019 | 10:46 WIB

Hobi Marah-marah, Ahok Disebut Cocok Jadi Dirut PLN atau Pertamina

Hobi Marah-marah, Ahok Disebut Cocok Jadi Dirut PLN atau Pertamina

Bisnis | Kamis, 14 November 2019 | 08:50 WIB

Ahok Jadi Bos BUMN, Ruhut: Dia Benar-benar Superstar

Ahok Jadi Bos BUMN, Ruhut: Dia Benar-benar Superstar

Bisnis | Kamis, 14 November 2019 | 07:36 WIB

Terkini

Surya Paloh Desak RUU Pemilu Dikebut: Jangan Tunggu Sampai Tahun Depan

Surya Paloh Desak RUU Pemilu Dikebut: Jangan Tunggu Sampai Tahun Depan

News | Sabtu, 19 September 2026 | 23:45 WIB

Emil Audero Jadi Penyelamat Rayo Vallecano, 2 Kali Gagalkan Peluang Emas Osasuna

Emil Audero Jadi Penyelamat Rayo Vallecano, 2 Kali Gagalkan Peluang Emas Osasuna

Bola | Sabtu, 19 September 2026 | 23:10 WIB

Korban Keracunan MBG Jadi Bahan Candaan, Pegawai SPPG Bantul Dipanggil BGN

Korban Keracunan MBG Jadi Bahan Candaan, Pegawai SPPG Bantul Dipanggil BGN

News | Sabtu, 19 September 2026 | 23:00 WIB

Jateng Tembus 3 Besar Era Luthfi, Dubai Siapkan Rp5 T untuk Kilang Jepara, GSI: Ramah Investasi

Jateng Tembus 3 Besar Era Luthfi, Dubai Siapkan Rp5 T untuk Kilang Jepara, GSI: Ramah Investasi

Jawa Tengah | Sabtu, 19 September 2026 | 22:38 WIB

Penipu Catut Nama Orderkuota, Sebar CS Palsu Lewat Google

Penipu Catut Nama Orderkuota, Sebar CS Palsu Lewat Google

Bisnis | Sabtu, 19 September 2026 | 22:38 WIB

Kronologis WNI Terancam Hukuman Mati di Malaysia: Negatif Narkoba, Tidak Punya Riwayat Kejahatan

Kronologis WNI Terancam Hukuman Mati di Malaysia: Negatif Narkoba, Tidak Punya Riwayat Kejahatan

News | Sabtu, 19 September 2026 | 22:35 WIB

Buntut Presidential Threshold Dihapus, Surya Paloh Cium Wacana Syarat Capres Minimal Dukungan 2 Frak

Buntut Presidential Threshold Dihapus, Surya Paloh Cium Wacana Syarat Capres Minimal Dukungan 2 Frak

News | Sabtu, 19 September 2026 | 22:29 WIB

RUU Perampasan Aset Didesak Publik, Surya Paloh Ingatkan Jangan Dipaksakan

RUU Perampasan Aset Didesak Publik, Surya Paloh Ingatkan Jangan Dipaksakan

News | Sabtu, 19 September 2026 | 22:15 WIB

Harga Cabai Naik, Kemarau Panjang dan Jeda Panen Jadi Biang Kerok

Harga Cabai Naik, Kemarau Panjang dan Jeda Panen Jadi Biang Kerok

Bisnis | Sabtu, 19 September 2026 | 22:05 WIB

Surya Paloh Buka-bukaan Soal Parliamentary Threshold 7 Persen: NasDem Rela Tersingkir dari Parlemen

Surya Paloh Buka-bukaan Soal Parliamentary Threshold 7 Persen: NasDem Rela Tersingkir dari Parlemen

News | Sabtu, 19 September 2026 | 21:34 WIB

×