Target Awal Meleset, Tanggap Darurat di NTB dan Sulteng Diperpanjang Lagi

Dwi Bowo Raharjo, Ria Rizki Nirmala Sari

Kamis, 14 November 2019 | 17:29 WIB
Target Awal Meleset, Tanggap Darurat di NTB dan Sulteng Diperpanjang Lagi
Wapres Maruf Amin rapat dengan sejumlah menteri terkait bahas penanganan bencana alam di NTB dan Sulteng. (Suara.com/Ria Rizki)

Suara.com - Wakil Presiden Maruf Amin menggelar rapat koordinasi bersama sejumlah menteri terkait untuk membahas progres penanganan gempa bumi di NTB dan Sulawesi Tengah. Dalam rapat tersebut, Ma'ruf memutuskan status transisi tanggap darurat di NTB dan Sulteng diperpanjang.

Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Doni Monardo mengatakan target awal untuk menanggulangi penanganan gempa bumi di NTB adalah 31 Desember 2019. Namun karena proses belum rampung, maka diputuskan akan diperpanjang antara tiga sampai empat bulan ke depan.

"Tergantung dari hasil evaluasi pemerintah provinsi yang nantinya akan memutuskan berapa lama sehingga kita harapkan 100 persen rumah penduduk baik rusak berat sedang dan ringan itu bisa selesai," kata Doni di Kantor Wapres, Jalan Medan Merdeka Utara, Jakarta Pusat, Kamis (14/11/2019).

Dalam rapat tersebut Ma'ruf sempat meminta kepada Wakil Menteri Keuangan Suahasil Nazara agar pemberian bantuan kepada korban gempa bumi bisa dilakukan secara pararel agar masyarakat yang menjadi korban gempa tidak terlalu lama menunggu bantuan.

"Sehingga bantuan jaminan hidup dari pemerintah pusat melalui Kementerian Sosial itu bisa disalurkan lebih cepat dari apa yang selama ini dalam perencanaan," ujarnya.

Terkait dengan penanganan pasca gempa bumi di Sulawesi Tengah dilaporkan bahwa sebanyak Rp 1,9 triliun sudah digelontorkan pemerintah pusat ke rekening daerah. Dana tersebut diperuntukan untuk membangun rumah masyarakat yang rusak.
Adapun Rp 235 miliar berasal bantuan luar negeri untuk membangun rumah berat di Sulteng. Setidaknya ada 4.522 unit rumah rusak berat yang akan dibangun oleh pemerintah melalui Kementerian PUPR.

"Dan beberapa donor lainnya itu mencapai lebih dari 11 ribu unit rumah (dibangun)," tandasnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Limpahan Tugas JK, Maruf Amin Pimpin Rapat Bencana Sulteng dan NTB

Limpahan Tugas JK, Maruf Amin Pimpin Rapat Bencana Sulteng dan NTB

News | Kamis, 14 November 2019 | 15:23 WIB

Respons Maruf Amin soal Bom Bunuh Diri di Medan

Respons Maruf Amin soal Bom Bunuh Diri di Medan

Video | Kamis, 14 November 2019 | 11:28 WIB

Bom Bunuh Diri di Medan, Wapres Minta RT/RW Bantu Deteksi Dini Aksi Teroris

Bom Bunuh Diri di Medan, Wapres Minta RT/RW Bantu Deteksi Dini Aksi Teroris

News | Rabu, 13 November 2019 | 21:58 WIB

Terkini

Gunung Karangetang Erupsi, Lontarkan Material Bikin Langit Siau Membara

Gunung Karangetang Erupsi, Lontarkan Material Bikin Langit Siau Membara

News | Minggu, 12 Juli 2026 | 22:45 WIB

Tragedi Pantura Indramayu, Korban Tewas Kecelakaan Beruntun Bertambah Jadi 10 Orang

Tragedi Pantura Indramayu, Korban Tewas Kecelakaan Beruntun Bertambah Jadi 10 Orang

News | Minggu, 12 Juli 2026 | 21:50 WIB

Pikap Warkidi Dihantam Truk di Pantura Indramayu: 3 Penumpang Tewas, Belasan Orang Luka-Luka

Pikap Warkidi Dihantam Truk di Pantura Indramayu: 3 Penumpang Tewas, Belasan Orang Luka-Luka

News | Minggu, 12 Juli 2026 | 21:25 WIB

Prabowo Kritik Teori Neolib: Katanya Kakayaan Menetes ke Bawah, Kalian Percaya?

Prabowo Kritik Teori Neolib: Katanya Kakayaan Menetes ke Bawah, Kalian Percaya?

News | Minggu, 12 Juli 2026 | 20:25 WIB

Ketua Umum FKDT Apresiasi Langkah Presiden Redakan Polemik Kasus Febrie Adriansyah

Ketua Umum FKDT Apresiasi Langkah Presiden Redakan Polemik Kasus Febrie Adriansyah

News | Minggu, 12 Juli 2026 | 20:23 WIB

Kebakaran Maut di Pulogadung, 3 Orang Tewas Saat Tidur Lelap

Kebakaran Maut di Pulogadung, 3 Orang Tewas Saat Tidur Lelap

News | Minggu, 12 Juli 2026 | 19:55 WIB

Prabowo Kecam Pemimpin Provokator Ajak Bakar-bakar: Saya Percaya Hukum Karma

Prabowo Kecam Pemimpin Provokator Ajak Bakar-bakar: Saya Percaya Hukum Karma

News | Minggu, 12 Juli 2026 | 19:50 WIB

Amnesty Kritik Pemekaran Papua: Negara Hanya Dengar Mereka yang Setuju Saja

Amnesty Kritik Pemekaran Papua: Negara Hanya Dengar Mereka yang Setuju Saja

News | Minggu, 12 Juli 2026 | 19:39 WIB

Bukan Cuma Peluru, Pengungsi Papua Terancam Putus Sekolah dan Minim Medis

Bukan Cuma Peluru, Pengungsi Papua Terancam Putus Sekolah dan Minim Medis

News | Minggu, 12 Juli 2026 | 19:32 WIB

Sebut Tanggung Jawab Wapres, Bambang Pacul Dinilai 'Main-main' dengan Isu Papua

Sebut Tanggung Jawab Wapres, Bambang Pacul Dinilai 'Main-main' dengan Isu Papua

News | Minggu, 12 Juli 2026 | 19:24 WIB

×