Ada Dosen dari Luar Negeri, UIII di Depok Buka Pendaftaran Mahasiswa 2020

Dwi Bowo Raharjo | Ria Rizki Nirmala Sari | Suara.com

Senin, 18 November 2019 | 16:40 WIB
Ada Dosen dari Luar Negeri, UIII di Depok Buka Pendaftaran Mahasiswa 2020
Presiden Joko Widodo (ketiga kiri) mengamati maket Universitas Islam Internasional Indonesia (UIII) yang masuk ke dalam proyek strategis nasional sebelum melakukan peletakan batu pertama di Depok, Jawa Barat, Selasa (5/6).

Suara.com - Universitas Islam Internasional Indonesia (UIII) bakal resmi membuka pendaftarannya bagi mahasiswa baru pada September 2020. 60 persen dari kuota mahasiswanya akan diberikan untuk mahasiswa yang berasal dari Indonesia dan 40 persen dari mancanegara.

Pada September nanti pendaftaran dilakukan secara online dan akan melewati proses verifikasi dan berbagai seleksi.

Dirjen Pendidikan Islam Kemenag Komaruddin Amin menjelaskan kalau kampus UIII itu hanya menyediakan kuliah untuk pasca sarjana dengan tingkat strata 2 (S2) dan strata 3 (S3).

"Sementara ini kita asumsikan sekitar 60-40 persen. Jadi 40 persen mahasiswa asing, 60 persen mahasiswa domestik," kata Komaruddin saat ditemui di Kantor Wakil Presiden, Jalan Medan Merdeka Utara, Jakarta Pusat, Senin (18/11/2019).

Untuk kuota mahasiswa pertama, UIII akan menerima 250 mahasiswa untuk pasca sarjana setingkat S2 dan 50 mahasiswa setingkat S3. Kampus yang terletak di Cimanggis, Depok, Jawa Barat itu juga menyediakan beasiswa bagi mahasiswa dari mancanegara.

Berbicara dengan dosennya, tenaga pengajar di UIII juga ada yang berasal dari mancanegara. Dosen tersebut berasal dari benua Eropa ataupun Amerika Serikat.

Pembangunan Universitas Islam Internasional Indonesia (UIII) setelah dikerjakan 14 bulan oleh pemerintah. (Suara.com/Ria Rizki)
Pembangunan Universitas Islam Internasional Indonesia (UIII) setelah dikerjakan 14 bulan oleh pemerintah. (Suara.com/Ria Rizki)

"Dosennya dari luar negeri, 5 sampai 7 orang kemudian selebihnya dari dalam negeri. Tapi pengantarnya Arab - Inggris. Karena internasional jadi dosen-dosennya profesornya dari berbagai negara," tuturnya.

Komaruddin mengungkapkan kampus UIII akan mempersiapkan fakultas yang berfokus pada studi Islam. Seiiring berjalannya waktu, fakultas lainnya pun akan dipersiapkan.

"Kemungkinan hanya 2 fakultas saja dulu, meskipun kita sebenarnya mempersiapkan sekitar 7 fakultas tapi step by step dulu," tandasnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Materi Teks Informasi Lengkap Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Ajak Para Dubes Sahabat, Wapres JK Tinjau Pembangunan Kampus UIII di Depok

Ajak Para Dubes Sahabat, Wapres JK Tinjau Pembangunan Kampus UIII di Depok

News | Selasa, 15 Oktober 2019 | 15:22 WIB

Komnas HAM Turun Tangan untuk Mediasi dengan Warga soal Pembangunan UIII

Komnas HAM Turun Tangan untuk Mediasi dengan Warga soal Pembangunan UIII

News | Minggu, 08 September 2019 | 03:05 WIB

JK Minta Gubernur Jabar dan Walkot Depok Selesaikan Urusan Lahan di UIII

JK Minta Gubernur Jabar dan Walkot Depok Selesaikan Urusan Lahan di UIII

News | Kamis, 22 Agustus 2019 | 17:59 WIB

Tinjau Proyek UIII, Wapres JK Terima Aduan Lambatnya Proses Pembangunan

Tinjau Proyek UIII, Wapres JK Terima Aduan Lambatnya Proses Pembangunan

Bisnis | Kamis, 22 Agustus 2019 | 10:27 WIB

Terkini

BAIS TNI Terlibat Penyiraman Air Keras ke Andrie Yunus, Sukamta PKS: Usut Hingga ke Akar!

BAIS TNI Terlibat Penyiraman Air Keras ke Andrie Yunus, Sukamta PKS: Usut Hingga ke Akar!

News | Kamis, 19 Maret 2026 | 13:05 WIB

Waspada 'Serangan Diam-Diam' saat Mudik, Pakar Ingatkan Risiko Jantung dan Stroke di Perjalanan

Waspada 'Serangan Diam-Diam' saat Mudik, Pakar Ingatkan Risiko Jantung dan Stroke di Perjalanan

News | Kamis, 19 Maret 2026 | 12:54 WIB

Donald Trump Ancam Keluar dari NATO, Politisi Republik: Bisa Hancurkan Partai Sendiri

Donald Trump Ancam Keluar dari NATO, Politisi Republik: Bisa Hancurkan Partai Sendiri

News | Kamis, 19 Maret 2026 | 12:54 WIB

Studi: 58 Persen Orang Lebih Utamakan Lingkungan daripada Pertumbuhan Ekonomi

Studi: 58 Persen Orang Lebih Utamakan Lingkungan daripada Pertumbuhan Ekonomi

News | Kamis, 19 Maret 2026 | 12:35 WIB

Gratis! Jalur Fungsional Japek II Selatan Dibuka untuk Urai Kepadatan Arah Jakarta

Gratis! Jalur Fungsional Japek II Selatan Dibuka untuk Urai Kepadatan Arah Jakarta

News | Kamis, 19 Maret 2026 | 12:32 WIB

AS Mulai Seret China dan Rusia di Perang Lawan Iran, Direktur CIA Ungkap Fakta Ini

AS Mulai Seret China dan Rusia di Perang Lawan Iran, Direktur CIA Ungkap Fakta Ini

News | Kamis, 19 Maret 2026 | 12:27 WIB

Seberapa Berbahaya Teror Air Keras? Ini Dampak Mengerikan dan Risiko Permanennya

Seberapa Berbahaya Teror Air Keras? Ini Dampak Mengerikan dan Risiko Permanennya

News | Kamis, 19 Maret 2026 | 12:15 WIB

Api Lalap Satu Rumah di Cipinang Muara, 5 Orang Alami Luka Bakar

Api Lalap Satu Rumah di Cipinang Muara, 5 Orang Alami Luka Bakar

News | Kamis, 19 Maret 2026 | 12:11 WIB

Ali Larijani Mati Syahid, Mojtaba Khamenei Kirim Pesan Menggetarkan buat Musuh-musuh Iran

Ali Larijani Mati Syahid, Mojtaba Khamenei Kirim Pesan Menggetarkan buat Musuh-musuh Iran

News | Kamis, 19 Maret 2026 | 12:06 WIB

Iran Eksekusi Mati Warga Swedia yang Dituduh Mata-mata Mossad

Iran Eksekusi Mati Warga Swedia yang Dituduh Mata-mata Mossad

News | Kamis, 19 Maret 2026 | 11:51 WIB