820 Meter Kubik Puing Sisa Gusuran Sunter Sudah Dibuang ke Bantargebang

Dwi Bowo Raharjo, Stephanus Aranditio

Rabu, 20 November 2019 | 15:04 WIB
820 Meter Kubik Puing Sisa Gusuran Sunter Sudah Dibuang ke Bantargebang
Dinas Lingkungan Hidup Jakarta Utara terus mengangkut puing-puing bangunan dari lokasi penggusuran di Jalan Agung Perkasa VIII, Sunter Agung, Tanjung Priok, Jakarta Utara. (Suara.com/Tyo)

Suara.com - Dinas Lingkungan Hidup Jakarta Utara terus mengangkut puing-puing bangunan dari lokasi penggusuran di Jalan Agung Perkasa VIII, Sunter Agung, Tanjung Priok, Jakarta Utara.

Kepala Suku Dinas Lingkungan Hidup Jakarta Utara Slamet Riyadi menerangkan hingga saat ini sudah 820 meter puing-puing itu dikirim ke Tempat Pengolahan Sampah Terpadu (TPST) Bantargebang, Bekasi, Jawa Barat.

"Pasca kemarin penataan, yang tersisa hanya puing-puing bangunan tersebut dan sejak hari Kamis sudah kita cicil lah, kita angkut, kita bersihkan, kita buang ke Bantargebang. Total sampah atau sisa bongkaran yang kita buang ke Bantargebang itu sudah 820 meter kubik," kata Slamet ditemui di lokasi penggusuran, Rabu (20/11/2019).

Slamet menuturkan, sampah-sampah itu berupa balok-balok kayu, seng, triplek hingga batu itu diangkut dengan 15 truk milik Sudin LH Jakarta Utara ke Bantargebang.

Namun Slamet menegaskan yang mereka angkut hanya sampah-sampah bekas penggusuran.

"Kalau barang-barang sudah diangkutin pemiliknya, kita bantu juga diangkutin," tutur Slamet.

Proses pembersihan ini diprediksi akan berlangsung selama dua minggu ke depan.

Lokasi pemukiman warga, korban penggusuran di Sunter, Tanjung Priok, Jakarta Utara. (Suara.com/Stephanus Aranditio).
Lokasi pemukiman warga, korban penggusuran di Sunter, Tanjung Priok, Jakarta Utara. (Suara.com/Stephanus Aranditio).

Diketahui, Pemerintah Kota Jakarta Utara dibantu 1.500 personel gabungan dari kepolisian, satpol PP dan PPSU melakukan penertiban bangunan di Jalan Agung Perkasa VIII, Sunter, Kamis (14/11/2019).

Penertiban sempat berujung bentrok, karena warga mempertahankan bangunan mereka yang sudah ditinggali sejak puluhan tahun tersebut.

baca juga

Upaya ini dilakukan pemerintah bukan penggusuran tetapi penataan dan penertiban bangunan yang tidak sesuai dengan fungsinya.

Penataan itu dilakukan untuk mendukung program pemerintah menormalisasi saluran air sepanjang 400 meter dengan lebar sekitar 6 meter. Wilayah tersebut rawan terjadinya genangan saat musim penghujan.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Anak Korban Gusuran di Sunter Terancam Putus Sekolah, Malik Bingung

Anak Korban Gusuran di Sunter Terancam Putus Sekolah, Malik Bingung

News | Rabu, 20 November 2019 | 13:43 WIB

Warga yang Rumahnya Digusur di Sunter Tolak Pindah ke Rusun Marunda

Warga yang Rumahnya Digusur di Sunter Tolak Pindah ke Rusun Marunda

News | Rabu, 20 November 2019 | 12:40 WIB

Korban Gusuran Sunter: Kami Menyesal Dulu Pilih Anies

Korban Gusuran Sunter: Kami Menyesal Dulu Pilih Anies

News | Rabu, 20 November 2019 | 12:38 WIB

Warga Sunter Korban Gusuran: Bangun Tenda Dibongkar, Kami Tidur di Mana?

Warga Sunter Korban Gusuran: Bangun Tenda Dibongkar, Kami Tidur di Mana?

News | Rabu, 20 November 2019 | 11:54 WIB

Terkini

Satu Pelaku Curas di Bekasi Ditangkap, Polisi Dalami Keterkaitan dengan 12 Kasus Lain

Satu Pelaku Curas di Bekasi Ditangkap, Polisi Dalami Keterkaitan dengan 12 Kasus Lain

Jabar | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 23:16 WIB

Gandeng 43 Kampus Muhammadiyah, PERADI Profesional Perkuat Pendidikan dan Integritas Advokat

Gandeng 43 Kampus Muhammadiyah, PERADI Profesional Perkuat Pendidikan dan Integritas Advokat

Jogja | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 23:04 WIB

Jalan Ambles Banjarwangi-Singajaya Sepanjang 15 Meter, Polisi Pasang Garis Pengaman

Jalan Ambles Banjarwangi-Singajaya Sepanjang 15 Meter, Polisi Pasang Garis Pengaman

Jabar | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 22:59 WIB

Kemasan Bekas Jangan Langsung Dibuang, Mulai Biasakan Mengelolanya dengan Benar

Kemasan Bekas Jangan Langsung Dibuang, Mulai Biasakan Mengelolanya dengan Benar

Lifestyle | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 22:25 WIB

Dear Pemain Keturunan Indonesia di Jerman dan Spanyol, Siap-siap Dipanggil PSSI

Dear Pemain Keturunan Indonesia di Jerman dan Spanyol, Siap-siap Dipanggil PSSI

Bola | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 22:00 WIB

Tafsir Kerugian Negara Bikin Investor Waswas, Direksi BUMN Bisa Jadi Korban

Tafsir Kerugian Negara Bikin Investor Waswas, Direksi BUMN Bisa Jadi Korban

Bisnis | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 21:59 WIB

Tak Mau Turun Kasta, BEI Pede Indonesia Selamat dari Ancaman MSCI

Tak Mau Turun Kasta, BEI Pede Indonesia Selamat dari Ancaman MSCI

Bisnis | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 21:35 WIB

Ramai Dikritik Soal Acara Deklarasi Sumpah Pemuda, Raffi Ahmad Buka Suara

Ramai Dikritik Soal Acara Deklarasi Sumpah Pemuda, Raffi Ahmad Buka Suara

Video | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 21:30 WIB

In This Economy, Jadi Tentara Bayaran Rusia Diimingi Gaji Selangit Pulang Tinggal Nama

In This Economy, Jadi Tentara Bayaran Rusia Diimingi Gaji Selangit Pulang Tinggal Nama

News | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 21:00 WIB

Ketika Nonton Film Bareng Jadi Cara Baru Membangun Kedekatan di Dunia Kerja

Ketika Nonton Film Bareng Jadi Cara Baru Membangun Kedekatan di Dunia Kerja

Lifestyle | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 20:47 WIB

×