Pimpinan KPK di DPR: Terus Terang Saya Merasa Tak Dihargai Bapak-bapak

Agung Sandy Lesmana, Novian Ardiansyah

Rabu, 27 November 2019 | 14:37 WIB
Pimpinan KPK di DPR: Terus Terang Saya Merasa Tak Dihargai Bapak-bapak
Wakil Ketua KPK Laode M Syarif tanggapi soal vonis bebas Sofyan Basir. (Suara.com/Ummi HS).

Suara.com -
Komisi Pemberantasan Korupsi membeberkan sejumlah bukti bahwa pemerintah telah mengabaikan upaya pencegahan korupsi.

Hal itu diungkapkan Wakil Ketua KPK Laode M Syarief saat dicecar pertanyaan oleh Wakil Ketua Komisi III Desmond J Mahesa dalam rapat dengar pendapat. Desmond menanyakan bagaimana respons kelembagaan di pemerintah atas upaya pencegahan yang dilakukan KPK.

Desmond berharap apa yang disampaikan KPK dalam upaya pencegahan korupsi dapat direspons oleh kelembagaan. Karena kalau upaya pencegahan tidak mendapat respon, maka sebut Desmond, hal itu percuma.

"Ini kan bagian dari proses manajemen kelembagaan negara ini poin bersama antara KPK dan kelembagaan lain. Jadi saya lihat maaf, seolah-olah KPK jalan sendiri kelembagaan tidak merespons baik, tak akan tercapai tujuannya. Ini gimana kami awasi ke depan?” kata Desmond, Rabu (27/11/2019).

Menanggapi pertanyaan itu, Laode mengklaim selama ini KPK telah memberikan rekomendasi sebagai upaya pencegahan kerap diabaikan bahkan tidak diindahkan sama sekali oleh lembaga atau instansi pemerintahan.

Laode lalu menyebutkan satu per satu lembaga mana saja yang tidak mengikuti rekomendasi KPK.

“Contoh ESDM, mereka ingin masang alat ukur berapa lifting minyak di Indonesia, kita bilang enggak boleh karena tak efektif tetap dilaksanakan,” kata Laode.

Tidak cuma itu, Kementerian ESDM tercatat tidak mengikuti rekomendasi KPK lainnya yang mencakup izin tambang. Laode menyampaikan, ada 60 persen izin tambang yang ilegal tidak ada satu pun yang dihukum.

"Bahkan dari SDM misalnya untuk tambang yang ilegal saja kan mereka punya PPNS itu sampai hari ini tak ada satupun kasus yang diselidiki. Padahal jelas sekali yang tidak bayar jaminan reklamasi banyak, yang tidak tutup lubang tambangnya banyak," ujar Laode.

baca juga

Selanjutnya, kata Laode, mengenai rekomendasi untuk Hak Guna Usaha (HGU) kepada Kementerian Agraria dan Tata Ruang agar dibuka sesuai putusan pengadilan tertinggi dan sudah dikuatkan sampai saat ini. Namun pada kenyataannya, HGU tidak dibuka untuk umum.

“Presiden telah meresmikan bahwa peta satu data itu one map policy itu bisa dibuka sampai hari ini tidak. Yang baru siap itu Kalteng, itu pun masih rekonsiliasi tidak ada petanya. Apakah kita sudah intruksikan? Sudah. Makanya kami pilih habis ini tolong Papua saja yang masih sedikit supaya bisa diselamatkan,” kata Laode.

Pembeberan bukti rekomendasi yang diabaikan kelembagaan itu sekaligus menjawab Komisi III yang menanyakan soal upaya pencegahan yang dilakukan oleh KPK. Laode berujar bahwa telah banyak upaya pencegahan yang dilakukan namun sering tidak diindahkan.

Ia pun merasa tidak dihargai oleh Komisi III yang memberi kesan KPK hanya berjalan sendirian.

“Jadi banyak sekali rekomendasi KPK itu, terus terang saya merasa agak tak dihargai termasuk oleh bapak-bapak. Ah pencegahan KPK itu tak pernah melakukan apa-apa. We do a lot,” kata Laode.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Masinton Cibir 3 Pimpinan KPK Uji Materi ke MK: Kerjaan Jelang Pensiun

Masinton Cibir 3 Pimpinan KPK Uji Materi ke MK: Kerjaan Jelang Pensiun

News | Kamis, 21 November 2019 | 18:55 WIB

Ikut Uji Materi UU KPK ke MK, Laode: Kami Memiliki Legal Standing

Ikut Uji Materi UU KPK ke MK, Laode: Kami Memiliki Legal Standing

News | Rabu, 20 November 2019 | 21:35 WIB

Agus Cs ikut Ajukan Uji Materi UU KPK, Ini Daftar Persoalannya

Agus Cs ikut Ajukan Uji Materi UU KPK, Ini Daftar Persoalannya

News | Rabu, 20 November 2019 | 18:03 WIB

Agus Rahadjo Cs Ikut jadi Pemohon Uji Materi UU KPK di MK

Agus Rahadjo Cs Ikut jadi Pemohon Uji Materi UU KPK di MK

News | Rabu, 20 November 2019 | 15:29 WIB

Temui KPK, Jaksa Agung Tingkatkan Sinergi Pemberantasan Korupsi

Temui KPK, Jaksa Agung Tingkatkan Sinergi Pemberantasan Korupsi

Foto | Jum'at, 08 November 2019 | 12:24 WIB

Sri Mulyani Endus Aliran Dana ke Desa Gaib, Begini Kata KPK

Sri Mulyani Endus Aliran Dana ke Desa Gaib, Begini Kata KPK

News | Selasa, 05 November 2019 | 14:36 WIB

Pimpinan KPK Bakal Pelajari Vonis Bebas Sofyan Basir

Pimpinan KPK Bakal Pelajari Vonis Bebas Sofyan Basir

News | Senin, 04 November 2019 | 14:14 WIB

KPK Tak Dilibatkan Jokowi Susun Kabinet, Istana: Jangan Baper, Gak Usah GR

KPK Tak Dilibatkan Jokowi Susun Kabinet, Istana: Jangan Baper, Gak Usah GR

News | Senin, 14 Oktober 2019 | 20:40 WIB

Tak Dilibatkan, KPK Berharap Jokowi Tunjuk Menteri Berintegritas

Tak Dilibatkan, KPK Berharap Jokowi Tunjuk Menteri Berintegritas

News | Senin, 14 Oktober 2019 | 12:52 WIB

Pimpinan KPK: Berani Bentak Orang Tua, Arteria Dahlan Itu Pembohong

Pimpinan KPK: Berani Bentak Orang Tua, Arteria Dahlan Itu Pembohong

News | Jum'at, 11 Oktober 2019 | 16:15 WIB

Terkini

Pakar Bisa Jadi Goblok? Menelaah Kebenaran Kalimat Prabowo dari Sudut Pandang Masyarakat Jawa

Pakar Bisa Jadi Goblok? Menelaah Kebenaran Kalimat Prabowo dari Sudut Pandang Masyarakat Jawa

Your Say | Selasa, 22 September 2026 | 10:20 WIB

Kasus Influenza A Meningkat, Apa Bedanya dengan Flu Biasa? Kenali Gejalanya

Kasus Influenza A Meningkat, Apa Bedanya dengan Flu Biasa? Kenali Gejalanya

Health | Selasa, 22 September 2026 | 10:16 WIB

Bus Transjakarta Jadi Tempat 'Nginep' Tunawisma: Penumpang Keluhkan Bau Pesing

Bus Transjakarta Jadi Tempat 'Nginep' Tunawisma: Penumpang Keluhkan Bau Pesing

News | Selasa, 22 September 2026 | 10:11 WIB

Houthi Tuduh Arab Saudi Nodai Kesucian Makkah: Dari Konser Hiburan hingga Corong Zionis

Houthi Tuduh Arab Saudi Nodai Kesucian Makkah: Dari Konser Hiburan hingga Corong Zionis

News | Selasa, 22 September 2026 | 10:04 WIB

5 Sunscreen Mengandung Vitamin C dan Niacinamide, Ampuh Atasi Wajah Kusam dan Cegah Flek

5 Sunscreen Mengandung Vitamin C dan Niacinamide, Ampuh Atasi Wajah Kusam dan Cegah Flek

Lifestyle | Selasa, 22 September 2026 | 10:03 WIB

Banjir Bandang Solok: 4 Warga Luka, 11 Kantor Pemerintahan dan Puluhan Kendaraan Rusak Parah

Banjir Bandang Solok: 4 Warga Luka, 11 Kantor Pemerintahan dan Puluhan Kendaraan Rusak Parah

News | Selasa, 22 September 2026 | 10:00 WIB

Review Film Heart of the Beast: Drama Survival yang Sangat Menyentuh Hati

Review Film Heart of the Beast: Drama Survival yang Sangat Menyentuh Hati

Your Say | Selasa, 22 September 2026 | 10:00 WIB

Jadi Rekan Setim, Marc Marquez Prediksi Bakal Dikalahkan oleh Pedro Acosta

Jadi Rekan Setim, Marc Marquez Prediksi Bakal Dikalahkan oleh Pedro Acosta

Your Say | Selasa, 22 September 2026 | 09:59 WIB

Harga Emas Antam Turun Lagi Jadi Rp2.627.000/Gram

Harga Emas Antam Turun Lagi Jadi Rp2.627.000/Gram

Bisnis | Selasa, 22 September 2026 | 09:58 WIB

Bukan Cuma Jual TBS, Petani Sawit Didorong Punya Pabrik CPO Sendiri

Bukan Cuma Jual TBS, Petani Sawit Didorong Punya Pabrik CPO Sendiri

Bisnis | Selasa, 22 September 2026 | 09:51 WIB

×