Sebut Presiden Tidak Paham Pancasila, Rocky Gerung Diancam Dilaporkan

Reza Gunadha | Rifan Aditya
Sebut Presiden Tidak Paham Pancasila, Rocky Gerung Diancam Dilaporkan
Junimart Girsang dan Rocky Gerung di acara ILC TV One bertema "Maju Mundur Izin FPI" (Screenshot YouTube Indonesia Lawyers Club)

Rocky menegaskan, "Iya saya serius menuduh itu dan enggak akan klarifikasi".

Suara.com - Anggota Komisi II DPR RI fraksi PDI Perjuangan, Junimart Girsang akan melaporkan pengamat politik Rocky Gerung ke polisi atas tuduhan menghina presiden.

Ancaman pelaporan ini bermula dari pernyataan Rocky Gerung di acara Indonesia Lawyers Club (ILC) TV One bertajuk "Maju Mundur Izin FPI" yang tayang pada Selasa (3/12/2019) malam.

Rocky dalam acara itu menyebut pemerintah telah melanggar Pancasila karena tidak menerapkan keadilan sosial.

"Pemerintah melanggar lingkungan itu sudah melanggar Pancasila, dengan keadilan sosial, karena merampas hak tanah yang harusnya dibagikan kepada rakyat," ujar Rocky.

Ia mengatakan, "Saya tidak Pancasilais, siapa yang berhak menghukum saya atau mengevaluasi saya, harus orang yang sudah Pancasilais, siapa di Indonesia? Enggak ada".

"Polisi Pancasila atau Presiden enggak ngerti Pancasila kan? Dia hafal tapi enggak paham. Kalau dia paham, dia enggak berhutang. Kalau dia paham dia enggak naikin BPJS. Kalau dia paham dia enggak melanggar Undang-undang lingkungan," imbuhnya.

Atas dasar pernyataan itu, Dewan Pakar Partai Keadilan dan Persatuan Indonesia (PKPI) Teddy Gusnaidi yang juga hadir di ILC meminta Rocky untuk memberi klarifikasi.

"Tadi bang Rocky bilang Presiden enggak ngerti Pancasila. Saya ini agak tersinggung, karena itu presiden kita. Enggak ngerti Pancasila itu ada dua, artinya begini kalau enggak ngerti dia menjalankan sesuatu bisa jadi sesuai dengan Pancasila, bisa jadi tidak karena dia tidak ngerti. Maka saya minta itu tolong, apa mau di sini atau itu di klarifikasi di sana, tapi itu harus diklarifikasi karena itu tuduhan yang sangat serius," ujar Teddy.

Rocky pun langsung menjawab dengan tegas, "Iya saya serius menuduh itu dan enggak akan klarifikasi".

Tidak lama kemudian Junimart Girsang mengambil mikrofon dan mengatakan akan melaporkan Rocky.

"Makasih Pak Gerung, Pak Presiden adalah kader dari PDI Perjuangan melalui forum ini dan atas izin dari pengurus saya akan melaporkan. Saya akan melaporkan bahwa Pak Gerung sudah menghina simbol negara pada malam hari ini, makasih," ucap Junimart.

Junimart Girsang dan Rocky Gerung di acara ILC TV One bertema "Maju Mundur Izin FPI" (Screenshot YouTube Indonesia Lawyers Club)
Junimart Girsang dan Rocky Gerung di acara ILC TV One bertema "Maju Mundur Izin FPI" (Screenshot YouTube Indonesia Lawyers Club)

"Saya enggak bicara kader, saya bicara dia sebagai Presiden," ucap Rocky.

"Sejak kapan Presiden jadi simbol negara itu, Presiden itu dipilih dan dibatalkan," imbuhnya.

Teddy menyela, "Udah, kalau mau diskusi nanti".

Rocky langsung menjawab, "Enggak, saya enggak mau diskusi".

Teddy kemudian membalas, "Kalau enggak mau diskusi, udah diem".

Rocky balik berkata, "You juga gak ada poin ngapaian komentar".

Karni Ilyas kemudian menengahi. Pembawa acara ILC ini meminta keduanya diam.

Tayangan acara ILC TV One bertajuk "Maju Mundur Izin FPI" ini juga diunggah di kanal YouTube Indonesia Lawyers Club pada Rabu (4/12/2019).

Komentar

Suara.Com

Dapatkan informasi terkini dan terbaru yang dikirimkan langsung ke Inbox anda

QUOTES OF THE DAY

INFOGRAFIS