Mengenal Sosok Nakamura, Dokter Jepang yang Tewas Ditembak di Afghanistan

Bangun Santoso | Suara.com

Jum'at, 06 Desember 2019 | 07:59 WIB
Mengenal Sosok Nakamura, Dokter Jepang yang Tewas Ditembak di Afghanistan
Dokter Jepang Tetsu Nakamura tewas ditembak di Afghanistan. (Foto: AFP)

Suara.com - Insiden penembakan kembali terjadi di Afghanistan pada Rabu (4/12/2019). Kali ini menimpa rombongan yang salah satunya adalah seorang dokter asal Jepang sekaligus pekerja bantuan bernama Tetsu Nakamura. Sang dokter bersama sejumlah orang lainnya tewas akibat serangan tersebut.

Insiden itu dilaporkan terjadi di daerah Jalalabad, Kabul, Afghanistan. Di mana sekelompok bersenjata menembaki rombongan dokter Tetsu Nakamura hingga menewaskan sejumlah orang termasuk sang dokter.

Siapa sangka, Tetsu Nakamura sejatinya adalah seorang dokter disegani di Afghanistan, bahkan ia adalah orang asing pertama yang diberikan kewarganegaraan Afghanistan karena dedikasinya selama bertahun-tahun membantu masyarakat di tanah gurun tersebut.

Sebagaimana dilansir Reuters yang dikutip Antara, Kamis (5/12), Tetsu Nakamura, merupakan dokter asal Jepang sekaligus pekerja bantuan yang ditembak mati di Afganistan, lahir di Jepang barat. Ia menerima panggilan rekruitmen pada 1984 untuk bekerja di sebuah klinik yang merawat pasien kusta di Kota Pakistan, Peshawar.

Ia pun terpukau oleh keindahan kawasan tersebut.

Dokter berusia 73 tahun itu mulai merawat pengungsi Afghanistan yang membanjiri perbatasan setelah invasi Soviet ke Afghanistan pada 1979, yang mendorongnya membuka sebuah klinik di negara itu pada 1991.

"Saya tak mampu mengabaikan rakyat Afghanistan," katanya.

Menyusul kekeringan hebat pada 2000 yang mendatangkan banyak orang sakit dan kelaparan ke kliniknya, ia awalnya membantu membuat sumur dan kemudian muncul ide untuk membuat kanal irigasi, yang terinspirasi dari kesamaan antara sungai-sungai di Jepang dan Afghanistan.

Pada 2003 - tahun yang sama Nakamura dianugerahi penghargaan Ramon Magsaysay Award, yang kerap disebut Nobel Asia - konstruksi dimulai. Setelah enam tahun bekerja keras, kebanyakan dengan menggunakan tangan dan dalam suhu yang mencapai 50 derajat Celcius, kanal itu pun akhirnya rampung.

Sejak itu, sekitar 16.000 hektar gurun kembali hidup, menjadikan Nakamura tokoh yang dihormati di Afghanistan, yang awal tahun ini menjadi orang asing pertama yang diberikan kewarganegaraan Afghanistan.

"Sebagai seorang dokter, tidak ada yang lebih baik dari menyembuhkan pasien dan mengirim mereka pulang," dan menghijaukan kembali gurun melakukan hal yang sama bagi perdesaan Afghanistan, kata Nakamura kepada lembaga penyiar NHK.

"Sebuah rumah sakit merawat pasien satu per satu, tetapi ini membantu seluruh desa... Saya senang melihat sebuah desa hidup kembali."

Tetsu Nakamura dan rombongan diserang kelompok bersenjata di Jalalabad. Dalam serangan tersebut sebanyak enam orang, termasuk Nakamura, menjadi korban jiwa. Korban lainnya adalah lima warga tiga warga Afghanistan, di antaranya bodyguard Nakamura, seorang sopir dan sahabat Nakamura. (Antara/Reuters)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Bom Mobil Meledak di Ibu Kota Afghanistan, 7 Orang Tewas

Bom Mobil Meledak di Ibu Kota Afghanistan, 7 Orang Tewas

News | Kamis, 14 November 2019 | 07:44 WIB

Ledakan saat Salat Jumat di Afghanistan, 62 Orang Tewas

Ledakan saat Salat Jumat di Afghanistan, 62 Orang Tewas

News | Sabtu, 19 Oktober 2019 | 13:21 WIB

Bom Meledak Saat Kampanye Presiden di Afghanistan, 24 Orang Tewas

Bom Meledak Saat Kampanye Presiden di Afghanistan, 24 Orang Tewas

News | Rabu, 18 September 2019 | 08:56 WIB

6 Wartawan Afghanistan Diculik Taliban

6 Wartawan Afghanistan Diculik Taliban

News | Sabtu, 07 September 2019 | 22:10 WIB

Bom Meledak di Afghanistan Tewaskan 8 Orang

Bom Meledak di Afghanistan Tewaskan 8 Orang

News | Senin, 02 September 2019 | 15:52 WIB

Belasan Ledakan Bom Guncang Afghanistan, Ratusan Orang Terluka

Belasan Ledakan Bom Guncang Afghanistan, Ratusan Orang Terluka

News | Selasa, 20 Agustus 2019 | 15:32 WIB

Bom Bunuh Diri Meledak di Acara Pesta Perkawinan, 63 Orang Tewas

Bom Bunuh Diri Meledak di Acara Pesta Perkawinan, 63 Orang Tewas

News | Minggu, 18 Agustus 2019 | 13:40 WIB

Terkini

Menteri PU Panggil Pulang ASN Tugas Belajar di London Diduga Hina Program MBG

Menteri PU Panggil Pulang ASN Tugas Belajar di London Diduga Hina Program MBG

News | Jum'at, 15 Mei 2026 | 20:14 WIB

Nasib Santri Ponpes Pati Usai Geger Kasus Pelecehan, Sekolah Tetap Lanjut atau Pindah?

Nasib Santri Ponpes Pati Usai Geger Kasus Pelecehan, Sekolah Tetap Lanjut atau Pindah?

News | Jum'at, 15 Mei 2026 | 19:44 WIB

Polda Metro Jaya Bentuk Tim Pemburu Begal, Kombes Iman: Kami Siap Beraksi 24 Jam!

Polda Metro Jaya Bentuk Tim Pemburu Begal, Kombes Iman: Kami Siap Beraksi 24 Jam!

News | Jum'at, 15 Mei 2026 | 19:36 WIB

Kepulauan Seribu Diserbu Wisatawan Saat Liburan, Polres Sebar Polisi di Tiap Dermaga

Kepulauan Seribu Diserbu Wisatawan Saat Liburan, Polres Sebar Polisi di Tiap Dermaga

News | Jum'at, 15 Mei 2026 | 19:29 WIB

Kedubes Jepang Warning Warganya: Nekat Prostitusi Anak di RI, Siap-siap Dibui di Dua Negara

Kedubes Jepang Warning Warganya: Nekat Prostitusi Anak di RI, Siap-siap Dibui di Dua Negara

News | Jum'at, 15 Mei 2026 | 19:21 WIB

Polisi Ciduk Komplotan Jambret di Tamansari, Uang Hasil Kejahatan Dipakai Buat Pesta Sabu

Polisi Ciduk Komplotan Jambret di Tamansari, Uang Hasil Kejahatan Dipakai Buat Pesta Sabu

News | Jum'at, 15 Mei 2026 | 19:06 WIB

Sebut Prabowo Anggap Gagasannya Suci, Sobary: Oh Paus Saja Ndak Begitu Bung!

Sebut Prabowo Anggap Gagasannya Suci, Sobary: Oh Paus Saja Ndak Begitu Bung!

News | Jum'at, 15 Mei 2026 | 19:00 WIB

Tak Ada Ampun! Hanya 6 Hari Pasca Penggerebekan, Pemprov DKI Sikat Habis Izin B Fashion Hotel

Tak Ada Ampun! Hanya 6 Hari Pasca Penggerebekan, Pemprov DKI Sikat Habis Izin B Fashion Hotel

News | Jum'at, 15 Mei 2026 | 18:58 WIB

Ekonom UGM: Pemindahan Ibu Kota ke IKN Masuk Fase Ketidakpastian, Berisiko jika Dipaksakan Pindah

Ekonom UGM: Pemindahan Ibu Kota ke IKN Masuk Fase Ketidakpastian, Berisiko jika Dipaksakan Pindah

News | Jum'at, 15 Mei 2026 | 18:36 WIB

Singgung Nasib Bambang Tri hingga Jonan, Sobary Beberkan Cara Jokowi Matikan Karier Politik Lawan

Singgung Nasib Bambang Tri hingga Jonan, Sobary Beberkan Cara Jokowi Matikan Karier Politik Lawan

News | Jum'at, 15 Mei 2026 | 18:14 WIB