Bom Mobil Meledak di Ibu Kota Afghanistan, 7 Orang Tewas

Bangun Santoso

Kamis, 14 November 2019 | 07:44 WIB
Bom Mobil Meledak di Ibu Kota Afghanistan, 7 Orang Tewas
Sebagai ilustrasi: Aparat berwenang Afghanistan tampak tengah menjaga wilayah yang diserang bom mobil di jantung ibu kota Kabul, Rabu (31/5/2017). [AFP/Shah Marai]

Suara.com - Sedikitnya tujuh orang tewas dan 10 orang lainnya luka, termasuk empat warga negara asing (WNA) akibat bom yang meledak di Kabul, ibu kota Afghanistan pada Rabu (13/11/2019), kata pihak otoritas setempat.

Menurut pihak terkait, bom itu berasal dari sebuah mobil yang menargetkan kendaraan milik perusahaan keamanan asing.

Sampai saat ini, belum ada pihak manapun yang mengklaim bertanggung jawab atas insiden pada jam sibuk itu.

Ledakan bom di Kabul terjadi sehari setelah Pemerintah Afghanistan sepakat menukar sandera yang ditahan dengan anggota garis keras Taliban. Pertukaran itu diharapkan dapat menjadi awal perundingan damai dua pihak.

Nasrat Rahimi, juru bicara Kementerian Dalam Negeri, mengatakan seorang pelaku bom bunuh diri mengendarai sebuah mobil dan menabrak kendaraan lapis baja milik GardaWorld, perusahaan penyedia jasa keamanan asal Kanada. Akibat kejadian itu, empat pegawai GardaWorld luka-luka.

"Tujuh warga Afghanistan tewas akibat ledakan, 10 orang lainnya termasuk empat WNA luka-luka," kata Rahimi sebagaimana dilansir Antara dari Reuters.

Walaupun demikian, Rahimi belum dapat menyampaikan kewarganegaraan pekerja asing yang terluka, tetapi seorang pejabat senior di Afghanistan menyampaikan kemungkinan mereka berasal dari India atau Nepal.

Kepolisian di Kabul masih bekerja untuk mengetahui identitas dari korban luka-luka.

GardaWorld dan pejabat dari Kementerian Luar Negeri India dan Nepal belum dapat dihubungi untuk dimintai keterangan.

baca juga

Dua komandan Taliban dan pemimpin organisasi garis keras Haqqani dibebaskan oleh aparat sebagai ganti dari dua profesor berkebangsaan Amerika Serikat dan Australia yang ditahan oleh organisasi garis keras itu. Bagi sejumlah pengamat, pertukaran tahanan dengan sandera dapat membuka perundingan damai bagi dua pihak.

Taliban sejauh ini menolak untuk berunding dengan Pemerintah Afghanistan yang didukung oleh AS. Menurut Taliban, pemerintah merupakan "rezim boneka".

Salah satu anggota garis keras yang dibebaskan, Anas Haqqani, merupakan adik Sirajuddin Haqqani, petinggi kedua Taliban serta pemimpin jaringan Haqqani. Jaringan itu diyakini sebagai kelompok yang cukup berbahaya karena kerap bertanggung jawab atas sejumlah serangan di Kabul.

Ledakan bom pada Rabu ini terjadi pada masa yang cenderung tenang setelah pemilihan presiden pada September. Selama pemungutan suara berlangsung, jumlah aksi teror Taliban terkait pemilu di berbagai wilayah meningkat sampai menewaskan sekitar 85 orang.

Sekitar 4.000 warga sipil tewas dan luka-luka sampai pertengahan tahun ini, angka itu menunjukkan peningkatan jumlah korban cukup tinggi akibat konflik pemerintah dan pasukan asing, menurut data Perserikatan Bangsa-Bangsa.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Ledakan saat Salat Jumat di Afghanistan, 62 Orang Tewas

Ledakan saat Salat Jumat di Afghanistan, 62 Orang Tewas

News | Sabtu, 19 Oktober 2019 | 13:21 WIB

Bom Meledak Saat Kampanye Presiden di Afghanistan, 24 Orang Tewas

Bom Meledak Saat Kampanye Presiden di Afghanistan, 24 Orang Tewas

News | Rabu, 18 September 2019 | 08:56 WIB

6 Wartawan Afghanistan Diculik Taliban

6 Wartawan Afghanistan Diculik Taliban

News | Sabtu, 07 September 2019 | 22:10 WIB

Bom Meledak di Afghanistan Tewaskan 8 Orang

Bom Meledak di Afghanistan Tewaskan 8 Orang

News | Senin, 02 September 2019 | 15:52 WIB

Belasan Ledakan Bom Guncang Afghanistan, Ratusan Orang Terluka

Belasan Ledakan Bom Guncang Afghanistan, Ratusan Orang Terluka

News | Selasa, 20 Agustus 2019 | 15:32 WIB

Bom Bunuh Diri Meledak di Acara Pesta Perkawinan, 63 Orang Tewas

Bom Bunuh Diri Meledak di Acara Pesta Perkawinan, 63 Orang Tewas

News | Minggu, 18 Agustus 2019 | 13:40 WIB

Diduga Lagi Pesta Seks, Pencari Suaka Afganistan Digerebek di Hotel Jakarta

Diduga Lagi Pesta Seks, Pencari Suaka Afganistan Digerebek di Hotel Jakarta

News | Kamis, 08 Agustus 2019 | 12:08 WIB

Terkini

Parigi Moutong Diguncang Gempa M 6,2 Tengah Malam, BMKG Minta Warga Waspada

Parigi Moutong Diguncang Gempa M 6,2 Tengah Malam, BMKG Minta Warga Waspada

News | Minggu, 16 Agustus 2026 | 02:04 WIB

Pengibaran Bendera Bulan Bintang Picu Bentrok di Masjid Raya Baiturrahman

Pengibaran Bendera Bulan Bintang Picu Bentrok di Masjid Raya Baiturrahman

Sumut | Minggu, 16 Agustus 2026 | 01:59 WIB

Air Laut Surut Lalu Masuk Permukiman, Warga Pasimarannu Panik Mengungsi Mandiri

Air Laut Surut Lalu Masuk Permukiman, Warga Pasimarannu Panik Mengungsi Mandiri

Sulsel | Minggu, 16 Agustus 2026 | 01:54 WIB

Soroti Manuver Politik di Kasus Eks Jampidsus, Sejumlah Akademisi Minta Prabowo Turun Tangan

Soroti Manuver Politik di Kasus Eks Jampidsus, Sejumlah Akademisi Minta Prabowo Turun Tangan

News | Sabtu, 15 Agustus 2026 | 23:20 WIB

Dua Pidato di DPR Tunjukkan Arah Ekonomi Prabowo Semakin Jelas

Dua Pidato di DPR Tunjukkan Arah Ekonomi Prabowo Semakin Jelas

Bisnis | Sabtu, 15 Agustus 2026 | 23:15 WIB

Gempa NTT, Selly Gantina Minta Pemerintah Segera Tembus Daerah Berdampak

Gempa NTT, Selly Gantina Minta Pemerintah Segera Tembus Daerah Berdampak

News | Sabtu, 15 Agustus 2026 | 23:15 WIB

PTBA Kembali Hadirkan BIDIKSIBA, Buka Jalan Generasi Muda Menuju Pendidikan Tinggi

PTBA Kembali Hadirkan BIDIKSIBA, Buka Jalan Generasi Muda Menuju Pendidikan Tinggi

Sumsel | Sabtu, 15 Agustus 2026 | 23:14 WIB

Spot 17-an Kekinian di Blok M: Dari Secret Gig sampai Tantangan Senyum!

Spot 17-an Kekinian di Blok M: Dari Secret Gig sampai Tantangan Senyum!

Lifestyle | Sabtu, 15 Agustus 2026 | 23:07 WIB

Beras Fortifikasi Jadi Pelarian Produsen Akibat Melonjaknya Harga Gabah

Beras Fortifikasi Jadi Pelarian Produsen Akibat Melonjaknya Harga Gabah

Bisnis | Sabtu, 15 Agustus 2026 | 23:00 WIB

Hendardi Singgung Manuver Hukum Eks Jampidsus, Dinilai Kelabui Publik Soal Substansi Perkara

Hendardi Singgung Manuver Hukum Eks Jampidsus, Dinilai Kelabui Publik Soal Substansi Perkara

News | Sabtu, 15 Agustus 2026 | 22:59 WIB

×