Soal Surat Pengakuan Amelia, Kuasa Hukum Klaim Tak Dilibatkan

Chandra Iswinarno, Muhammad Yasir

Minggu, 08 Desember 2019 | 20:30 WIB
Soal Surat Pengakuan Amelia, Kuasa Hukum Klaim Tak Dilibatkan
RA alias Amel, korban pemerkosaan eks pejabat BPJS. [Suara.com/Ria Rizky Nirmala Sari]

Suara.com - Kuasa hukum Rizky Amelia alias RA, Haris Azhar mengaku tidak dilibatkan kliennya dalam pembuatan surat pernyataan permohonan maaf kepada Syafri Adnan Baharuddin. Syafri sebelumnya disebut Amelia telah melakukan pelecehan seksual secara paksa.

Haris mengatakan dalam membuat surat tersebut Amelia hanya melibatkan orang tua, pihak kepolisian dan Syarif.

"Saya tidak dilibatkan. Itu antara orang tuanya, Polisi dan SAB, sejauh yang saya tahu. Sudah terjadi, saya baru diberitahu," kata Haris saat dikonfirmasi, Minggu (8/12/2019).

Terkait tindak lanjut proses hukum nantinya, Haris menyatakan selaku kuasa hukum menyerahkan sepenuhnya kepada Amelia. Namun, Haris mengatakan akan membuat laporan khusus ke Komnas Perempuan.

"Tetapi soal ini bisa diabstraksi ke tingkat yang lebih luas. Untuk dilihat secara lebih sistemik. Maka, saya akan membuat catatan khusus untuk saya sampaikan ke Komnas Perempuan. Di satu sisi korban lemah, di sisi lain, hukum tidak berjalan. Akhirnya seperti ini, Teater," katanya.

Direktur Lokataru itu pun mengaku telah bertemu dengan Amelia. Haris menyampaikan kondisi Amelia kekinian masih depresi.

"Saya bilang dia yang harus jelaskan ke orang. Tapi kalau lihat situasinya tidak mungkin. Karena dia dalam keadaan depresif," ungkapnya.

Sebelumnya, Rizky Amelia alias RA menyampaikan permohonan maaf atas pernyataannya yang mengaku menjadi korban pelecehan seksual oleh mantan anggota Dewan Pengawas BPJS Ketenagakerjaan Syafri Adnan Baharuddin alias SAB. Amelia mengaku bahwa pernyataan yang dia sampaikan sebelumnya itu tidak benar.

Hal itu disampaikan oleh Sayfri saat membacakan surat pernyataan permohonan maaf Amelia kepada awak media di Hotel Ibis Tamarin, Jakarta Pusat, Minggu (8/12/2019). Surat tersebut dibuat Amelia pada 26 November 2019 dan ditandangani di atas materai.

baca juga

Dalam surat tersebut Amelia menyampaikan permohonan maaf lantaran telah menuduh Syafri melakukan pelecehan seksual secara paksa terhadap dirinya.

"Saya meminta maaf yang sebesar-besarnya kepada Bapak Syafri Adnan Baharuddin dan keluarga atas tuduhan yang tidak benar tersebut yang telah menyebabkan kehormatan dan nama baik Bapak Syafri dan keluarga besar menjadi tercemar," kata Sayfri saat membacakan isi surat penyataan Amelia.

Atas surat pernyataan itu, Syafri pun mengaku telah memaafkan Amelia. Bahkan dia, menyatakan akan mencabut laporan dirinya kepolisian terhadap Amelia dengan tuduhan pencemaran nama baik.

"Kami akan segera cabut. Sudah cukup ini," ucapnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Amel, Korban Pencabulan Terima Tambahan Uang dari Eks Pejabat BPJS

Amel, Korban Pencabulan Terima Tambahan Uang dari Eks Pejabat BPJS

News | Jum'at, 11 Januari 2019 | 21:59 WIB

Ade Armando Klaim Pegang Bukti Chat Mesum Eks Petinggi BPJS ke Amel

Ade Armando Klaim Pegang Bukti Chat Mesum Eks Petinggi BPJS ke Amel

News | Jum'at, 11 Januari 2019 | 21:36 WIB

Pemerkosa Amel Dikenal Tempramen, Petinggi BPJS:Saya Pernah Dimarahi

Pemerkosa Amel Dikenal Tempramen, Petinggi BPJS:Saya Pernah Dimarahi

News | Jum'at, 11 Januari 2019 | 19:54 WIB

Terenyuh Kisah Korban Pemerkosaan, Petinggi BPJS: Saya Jadi Ingat Anak

Terenyuh Kisah Korban Pemerkosaan, Petinggi BPJS: Saya Jadi Ingat Anak

News | Jum'at, 11 Januari 2019 | 17:53 WIB

Terkini

Bahrain Diserang Iran, Kemendagri Bunyikan Sirine Umumkan Darurat Warga Disuruh Berlindung

Bahrain Diserang Iran, Kemendagri Bunyikan Sirine Umumkan Darurat Warga Disuruh Berlindung

News | Selasa, 14 Juli 2026 | 11:52 WIB

Kembali Diperiksa KPK, Gus Yaqut Berharap Kebenaran Terungkap di Kasus Kuota Haji

Kembali Diperiksa KPK, Gus Yaqut Berharap Kebenaran Terungkap di Kasus Kuota Haji

News | Selasa, 14 Juli 2026 | 11:46 WIB

FKBI Kritik Tayangan World Cup 2026 TVRI Gara-Gara Promosi Super Soccer

FKBI Kritik Tayangan World Cup 2026 TVRI Gara-Gara Promosi Super Soccer

News | Selasa, 14 Juli 2026 | 11:12 WIB

Sekolah Rakyat Junjung Prinsip Setiap Siswa Berharga, ESQ Dukung Pemetaan Talenta Siswa

Sekolah Rakyat Junjung Prinsip Setiap Siswa Berharga, ESQ Dukung Pemetaan Talenta Siswa

News | Selasa, 14 Juli 2026 | 11:11 WIB

Gawat! Perang AS - Iran Kali Ini Tanpa Batas Waktu, Trump Ungkit Kesepakatan Awal

Gawat! Perang AS - Iran Kali Ini Tanpa Batas Waktu, Trump Ungkit Kesepakatan Awal

News | Selasa, 14 Juli 2026 | 11:05 WIB

28.478 Siswa Baru Masuk Sekolah Rakyat

28.478 Siswa Baru Masuk Sekolah Rakyat

News | Selasa, 14 Juli 2026 | 11:03 WIB

MPLS Sekolah Rakyat Digelar Bertahap Empat Gelombang

MPLS Sekolah Rakyat Digelar Bertahap Empat Gelombang

News | Selasa, 14 Juli 2026 | 10:51 WIB

JPO Tendean Nyaris Ambruk, Crane Masih Tersangkut dan Kemacetan Mengular

JPO Tendean Nyaris Ambruk, Crane Masih Tersangkut dan Kemacetan Mengular

News | Selasa, 14 Juli 2026 | 10:47 WIB

Tiang Copot Usai Dihantam Truk! JPO Tendean Harus Dibongkar Total, Arus ke Blok M Bakal Ditutup

Tiang Copot Usai Dihantam Truk! JPO Tendean Harus Dibongkar Total, Arus ke Blok M Bakal Ditutup

News | Selasa, 14 Juli 2026 | 10:31 WIB

Sempat Dijaga TNI Rumah Febrie di Radio Dalam Bakal Digeledah? Kejagung Siap Cari Bunker Rahasia

Sempat Dijaga TNI Rumah Febrie di Radio Dalam Bakal Digeledah? Kejagung Siap Cari Bunker Rahasia

News | Selasa, 14 Juli 2026 | 10:13 WIB

×