Pria 65 Tahun Tega Perkosa Anak Tiri Berkali-kali di Lampung

Bangun Santoso

Selasa, 10 Desember 2019 | 06:47 WIB
Pria 65 Tahun Tega Perkosa Anak Tiri Berkali-kali di Lampung
Ilustrasi pelaku pencabulan anak. (Suara.com/Yacub)

Suara.com - Nasib tragis dialami seorang remaja 15 tahun berinisial RS, warga Kecamatan Seputih Agung, Lampung Tengah, Provinsi Lampung. Ia menjadi korban pemerkosaan oleh pria 65 tahun bernama Sumani yang tak lain adalah ayah tiri korban.

Sebagai seorang pria tua sekaligus orang tua, perilaku Sumani benar-benar di luar nalar. Bukannya melindungi perempuan yang juga anak dari istrinya, ia justru merudapaksa demi memuaskan hasrat nafsunya.

Dari keterangan di kepolisian, modus Sumani mencabuli anak tirinya adalah dengan mengancamnya terlebihd dahulu. Sedikitnya sudah lima kali Sumani merudapaksa anak tirinya itu sejak dua bulan terakhir.

Perbuatan cabul Sumani terungkap setelah kakak korban, PK (28) melapor ke kepolisian.

Menurut PK, adiknya itu terus murung dan kerap mengurung diri. Karena merasa terancam ia tak pernah menceritakan kejadian yang menimpanya kepada kerabatnya.

Namun, pada suatu hari, RS menceritakan perbuatan Sumani ke saudara perempuannya. Mendapat cerita RS, kemudian hal itu diceritakan kembali kepada PK.

"Saya mendapat cerita dari saudara saya, kalau adik saya (korban) mendapat perbuatan kekerasan seksual dari pelaku (Sumani). Kemudian apa yang saya dengar saya tanya kepada adik saya, dan ternyata itu benar," kata PK, sebagaimana dilansir Saibumi.com (jaringan Suara.com), Jumat (6/12/2019).

Setelah dilakukan pemeriksaan ke Puskesmas, ternyata hasilnya ada sobek bekas benda tumpul di bagian kemaluannya. Setelah itu, ia laporkan ke polisi.

"Kalau penjelasan adik saya, dia (Sumani) sudah lima kali melakukan itu ke adik saya. Pantas selama ini dia (korban) kerap mengurung diri dan jarang mau keluar rumah," katanya.

Ketua Lembaga Perlindungan Anak (LPA) Lamteng Eko Yuwono mengatakan, pelaku melakukan perbuatan tak senonoh terhadap korban saat pagi dan siang hari, atau ketika rumah dalam kondisi sepi.

"Pelaku melancarkan aksinya ketika rumah kosong, ia selalu masuk ke kamar korban, membekap korban lalu melakukan persetubuhan, diketahui sudah sebanyak lima kali," kata Eko Yuwono.

Pelaku mengancam korban supaya tidak menceritakan perbuatannya kepada orang lain. Apabila korban melapor, maka Sumani mengancam akan memukul ibunya.

Korban, kata Eko, saat ini masih dalam kondisi trauma dan takut. Siswa SMP itu saat ini masih diamankan di rumah aman Bandar Lampung. LPA juga telah melakukan pendampingan untuk memulihkan kondisi korban.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Suporter Membludak Saat Main di Markas Badak Lampung, Begini Respon Tavares

Suporter Membludak Saat Main di Markas Badak Lampung, Begini Respon Tavares

Bola | Senin, 09 Desember 2019 | 10:42 WIB

Persija Kalah dari Badak Lampung, Edson Tavares: Mengecewakan

Persija Kalah dari Badak Lampung, Edson Tavares: Mengecewakan

Bola | Senin, 09 Desember 2019 | 09:31 WIB

Penampakan Rumah Terendam Lumpur di Sulteng

Penampakan Rumah Terendam Lumpur di Sulteng

Foto | Senin, 09 Desember 2019 | 06:33 WIB

Badak Lampung Habisi Macan Kemayoran di Stadion Sumpah Pemuda

Badak Lampung Habisi Macan Kemayoran di Stadion Sumpah Pemuda

Bola | Minggu, 08 Desember 2019 | 20:50 WIB

Miris, Perempuan Korban Pemerkosaan Tewas Dibakar Saat akan Jalani Sidang

Miris, Perempuan Korban Pemerkosaan Tewas Dibakar Saat akan Jalani Sidang

News | Minggu, 08 Desember 2019 | 07:53 WIB

Kecanduan Remas Payudara, Jejak Cabul Riyan di Depok Sudah Sasar 5 Cewek

Kecanduan Remas Payudara, Jejak Cabul Riyan di Depok Sudah Sasar 5 Cewek

Jabar | Minggu, 08 Desember 2019 | 06:00 WIB

Murid Disumpah Alquran untuk Dicabuli, Guru BK Huda Pakai Ijazah Palsu

Murid Disumpah Alquran untuk Dicabuli, Guru BK Huda Pakai Ijazah Palsu

Jatim | Sabtu, 07 Desember 2019 | 19:10 WIB

Murid Disumpah Alquran Sebelum Cabuli, Pengakuan Mengejutkan Guru BK Huda

Murid Disumpah Alquran Sebelum Cabuli, Pengakuan Mengejutkan Guru BK Huda

Jatim | Sabtu, 07 Desember 2019 | 18:41 WIB

Terkini

KPK Ungkap Alasan Tak Menerbitkan Surat Panggilan untuk Silmy Karim

KPK Ungkap Alasan Tak Menerbitkan Surat Panggilan untuk Silmy Karim

News | Sabtu, 06 Juni 2026 | 21:30 WIB

Pemprov DKI Buka 2.843 Lowongan Padat Karya, Syaratnya Cukup KTP Jakarta

Pemprov DKI Buka 2.843 Lowongan Padat Karya, Syaratnya Cukup KTP Jakarta

News | Sabtu, 06 Juni 2026 | 20:56 WIB

Gus Ipul Kunjungi Al Falah Ploso, Minta Doa Kiai Huda untuk Munas-Konbes 2026

Gus Ipul Kunjungi Al Falah Ploso, Minta Doa Kiai Huda untuk Munas-Konbes 2026

News | Sabtu, 06 Juni 2026 | 20:12 WIB

Sepertiga Kelurahan di Jakarta Belum Punya Pos Pemadam Kebakaran

Sepertiga Kelurahan di Jakarta Belum Punya Pos Pemadam Kebakaran

News | Sabtu, 06 Juni 2026 | 19:37 WIB

Prasasti: Stabilitas Rupiah dan Inflasi Jadi Ujian Pemerintah

Prasasti: Stabilitas Rupiah dan Inflasi Jadi Ujian Pemerintah

News | Sabtu, 06 Juni 2026 | 18:38 WIB

Ekstradisi Paulus Tannos ke Indonesia Tunggu Sidang Lanjutan di Singapura pada Agustus 2026

Ekstradisi Paulus Tannos ke Indonesia Tunggu Sidang Lanjutan di Singapura pada Agustus 2026

News | Sabtu, 06 Juni 2026 | 17:40 WIB

ICW soal Kasus Silmy Karim: Pemerasan Masih Marak, Pemerintah Gagal Benahi Sistem Perizinan.

ICW soal Kasus Silmy Karim: Pemerasan Masih Marak, Pemerintah Gagal Benahi Sistem Perizinan.

News | Sabtu, 06 Juni 2026 | 17:18 WIB

4 Cara Mengelola Pengeluaran Bulanan agar Saldo Dompet Digital Lebih Hemat dengan ShopeePay

4 Cara Mengelola Pengeluaran Bulanan agar Saldo Dompet Digital Lebih Hemat dengan ShopeePay

News | Sabtu, 06 Juni 2026 | 16:48 WIB

Sengketa Tanah Kedoya Memanas, Tergugat Persoalkan Status Kuasa Hukum Penggugat

Sengketa Tanah Kedoya Memanas, Tergugat Persoalkan Status Kuasa Hukum Penggugat

News | Sabtu, 06 Juni 2026 | 16:35 WIB

Jakarta Siapkan Sistem Peringatan Dini Kualitas Udara, Warga Bisa Cek Polusi 3 Hari ke Depan

Jakarta Siapkan Sistem Peringatan Dini Kualitas Udara, Warga Bisa Cek Polusi 3 Hari ke Depan

News | Sabtu, 06 Juni 2026 | 14:54 WIB