Roy Suryo Bongkar Kejanggalan Video Garuda Isi Mobil dan Motor Mewah

Reza Gunadha | Rifan Aditya | Suara.com

Selasa, 10 Desember 2019 | 13:36 WIB
Roy Suryo Bongkar Kejanggalan Video Garuda Isi Mobil dan Motor Mewah
Ilustrasi maskapai Garuda Indonesia. (Dok : Kemenpar)

Suara.com - Mantan Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) Roy Suryo menyebut ada kejanggalan dalam video keselamatan Garuda Indonesia. Ia menyebut ini berkaitan dengan penumpang pesawat Garuda yang menyelundupkan moge Harley.

Roy menduga ada iklan terselubung dalam video keselamatan Garuda Indonesia. Sebab dalam video itu terdapat mobil dan motor bermerek.

Hal tersebut disampaikannya melalui kicauan yang diunggah ke akun Twitter pribadinya, @KRMTRoySuryo2, pada Selasa (10/12/2019).

Roy juga meminta Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Erick Thohir dan Menteri Perhubungan Budi Karya untuk menertibkan video itu.

"Terima kasih saran-sarannya, saya mention langsung ke Pak Erick Thohir & Pak Budi Karya. Twit kemarin soal 'Iklan terselubung' 2 mobil & 1 motor di Garuda Indonesia Safety Video. Terindikasi jelas erat kaitannya dengan 1 dari 22 penumpang GA-9721 A330-900 Neo yang bermasalah itu," tulis Roy Suryo.

Ia juga menampilkan tangkapan layar video keselamatan tersebut. Tampak ada dua mobil mewah yakni Mini Cooper dan Renault Twizy, serta motor gede merek BMW yang terekam di sana.

Roy juga menanggapi surat kepabeanan yang diklaim telah dikirim oleh Garuda Indonesia kepada Bea Cukai.

Menurutnya, surat itu hanya bersifat permohonan dan tidak dicantumkan muatan kargo yang dibawa oleh pesawat terbaru milik maskapai nasional ini.

"Terkait 'Surat Kepabeanan' yang diklaim sudah diajukan Garuda, kalau membaca isinya masih bersifat 'permohonan' & belum berupa Izin yang semestinya. Juga hanya dicantumkan tentang jenis pesawat & penumpangnya, sama sekali tidak dituliskan barang atau cargonya, apalagi detail isinya," ujar Roy.

Roy Suryo bongkar kejanggalan di video Garuda dan Surat Kepabeanan (twitter @KRMTRoySuryo2)
Roy Suryo bongkar kejanggalan di video Garuda dan Surat Kepabeanan (twitter @KRMTRoySuryo2)

Sebelumnya, Direktorat Bea dan Cukai Kementerian Keuangan menemukan adanya dugaan selundupan barang mewah, yaitu motor gede Harley Davidson dan sepeda Brompton.

Hal itu terjadi saat petugas Bea dan Cukai memeriksa pesawat baru milik maskapai Garuda Indonesia Airbus A300-900 Neo.

Kasubdit Komunikasi dan Publikasi Direktorat Jenderal Bea dan Cukai, Deny Sujantoro menuturkan, petugas bea dan cukai mendapati 18 boks berwarna cokelat yang dibawa penumpang dalam pesawat tersebut. Setelah diperiksa, isinya terdapat onderdil motor gede Harley Davidson.

"Dan dua boks isinya sepeda Brompton dalam kondisi baru. Atas itu kita lakukan penelitian," ucap Deny.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Ah, Ada Video Terselubung Produsen Otomotif di Garuda Indonesia?

Ah, Ada Video Terselubung Produsen Otomotif di Garuda Indonesia?

Otomotif | Selasa, 10 Desember 2019 | 12:05 WIB

KPK Panggil 9 Mantan Pejabat Garuda Terkait Kasus Suap Mesin Pesawat

KPK Panggil 9 Mantan Pejabat Garuda Terkait Kasus Suap Mesin Pesawat

News | Selasa, 10 Desember 2019 | 11:19 WIB

Calon Dirut Garuda Indonesia, Pilih Susi Pudjiastuti Atau Ignasius Jonan?

Calon Dirut Garuda Indonesia, Pilih Susi Pudjiastuti Atau Ignasius Jonan?

Bisnis | Selasa, 10 Desember 2019 | 11:09 WIB

Terkini

Ironi Pelapor Mafia Tanah Jadi Tersangka Fitnah, Kini Minta Perlindungan LPSK

Ironi Pelapor Mafia Tanah Jadi Tersangka Fitnah, Kini Minta Perlindungan LPSK

News | Selasa, 26 Mei 2026 | 23:57 WIB

Bantah Main Mata, PMJ Tegaskan Kasus Andrie Yunus Tak Dihentikan Diam-diam

Bantah Main Mata, PMJ Tegaskan Kasus Andrie Yunus Tak Dihentikan Diam-diam

News | Selasa, 26 Mei 2026 | 23:45 WIB

Dukung Putusan MK, Dasco Pastikan Syarat Keterwakilan Perempuan Masuk RUU Pemilu

Dukung Putusan MK, Dasco Pastikan Syarat Keterwakilan Perempuan Masuk RUU Pemilu

News | Selasa, 26 Mei 2026 | 23:07 WIB

Dasco Dukung Putusan MK soal Parpol Tanpa 30 persen Caleg Perempuan Bakal Gugur

Dasco Dukung Putusan MK soal Parpol Tanpa 30 persen Caleg Perempuan Bakal Gugur

News | Selasa, 26 Mei 2026 | 22:49 WIB

Pemerataan Pendidikan, Anak-Anak di Daerah Terpencil Bogor Kini Punya Gedung Sekolah Dasar Baru

Pemerataan Pendidikan, Anak-Anak di Daerah Terpencil Bogor Kini Punya Gedung Sekolah Dasar Baru

News | Selasa, 26 Mei 2026 | 22:24 WIB

Lawan Impunitas, Nasib Kasus Air Keras Andrie Yunus Ditentukan 2 Juni

Lawan Impunitas, Nasib Kasus Air Keras Andrie Yunus Ditentukan 2 Juni

News | Selasa, 26 Mei 2026 | 22:10 WIB

Kementerian PANRB dan Kemenkes Perkuat SDM Kesehatan Dukung Program Prioritas Presiden

Kementerian PANRB dan Kemenkes Perkuat SDM Kesehatan Dukung Program Prioritas Presiden

News | Selasa, 26 Mei 2026 | 21:42 WIB

Bocoran Der Spiegel: AS Berencana Pangkas Drastis Kontribusi Militer untuk NATO

Bocoran Der Spiegel: AS Berencana Pangkas Drastis Kontribusi Militer untuk NATO

News | Selasa, 26 Mei 2026 | 21:41 WIB

Misteri CCTV 'Gaib' di Kasus Andrie Yunus: Muncul Saat Rilis, Lenyap di Meja Hijau

Misteri CCTV 'Gaib' di Kasus Andrie Yunus: Muncul Saat Rilis, Lenyap di Meja Hijau

News | Selasa, 26 Mei 2026 | 21:35 WIB

Fleksibilitas Kerja ASN Perkuat Budaya Kerja Profesional dan Berbasis Kinerja

Fleksibilitas Kerja ASN Perkuat Budaya Kerja Profesional dan Berbasis Kinerja

News | Selasa, 26 Mei 2026 | 21:29 WIB