Viral Toko Kue di Depok Toal Tulis Happy Birthday

Reza Gunadha | Rifan Aditya
Viral Toko Kue di Depok Toal Tulis Happy Birthday
Ilustrasi Kue ulang tahun. [pixabay]

Widiastri heran dan bertanya, "Wait, bedanya Bornday sama Birthday apa ya?"

Suara.com - Sebuah toko kue di Depok menolak menulis ucapan "Happy Birthday". Ini mirip kejadian viral di toko kue Tous Les Jours (TLJ) beberapa waktu yang lalu.

Kejadian kali ini dialami oleh Widiastri Chandra Dewi. Ia mengaku mendapat penolakan dari toko kue di Depok saat akan memesan kue untuk ulang tahun.

Widiastri menceritakan pengalamannya ini melalui postingan Facebook yang diunggah pada Sabtu (7/12/2019).

"Gila akhirnya gue ngalamin beli kue ultah tokonya gak bolehin tulis Happy Birthday! Toko Roti & Kue (Jl. Kejayaan, Depok)," ungkap Widiastri.

Ia menceritakan bahwa pelayan di sana sebenarnya menawarkan untuk memberi tulisan di kue.

"Mau pakai tulisan bu? Ulang Tahun atau apa? (ada 2 mbak & 1 mas yang layanin di kasir). Saya menjawab: Iya ulang tahun," cerita Widiastri.

Pelayan toko kue tersebut menjelaskan, "Kami disini bisa tuliskan dengan pilihan: Selamat Hari Lahir, Happy Bornday & Barrakallah fii umrik". Tapi mereka kemudian menolak saat Widiastri meminta menulis "Happy Birthday".

"Maaf bu gak bisa," jawab pelayan wanita di toko kue itu.

Viral Toko Kue di Depok Menolak Tulis Happy Birthday untuk ucapan kue (Facebook Widiastri Chandra Dewi)
Viral Toko Kue di Depok Menolak Tulis Happy Birthday untuk ucapan kue (Facebook Widiastri Chandra Dewi)

Toko kue di Depok ini hanya tidak mau menulis "Happy Birthday" berdasarkan ucapan dari pegawainya dan tidak menjelaskan alasan yang jelas.

Widiastri heran dan bertanya, "Wait, bedanya Bornday sama Birthday apa ya?"

Pelayan itu menolak lagi, "Maaf bu, dari management kami seperti itu".

Widiastri kemudian berkomentar, "Wew ini kayak TLJ yang viral kemarin nih". Ia kemudian tidak jadi membeli kue ulang tahun di sana.

Ia beralasan, "Sorry ya, kalau kalian punya prinsip, gue juga punya, gue gak pernah mau beli dagangan orang sentimen SARA!"

Widiastri juga mengunggah foto toko kue di Depok ini. Postingannya kemudian mendapatkan banyak reaksi dari warganet.

Lebih dari 8 ribu warganet memberikan emotikon di unggahan Widiastri itu. Bahkan ada lebih dari 3 ribu komentar di sana.

Warganet juga ikut heran dengan larangan toko kue di Depok ini. Misalnya seperti Nia Susanti yang berkomentar, "Masih gagal paham born = boleh & birth = gak boleh, #MikirKeras".

Sementara warganet lain memberi saran kepada Widiastri untuk melupakan masalah larangan tersebut.

"Kalau emang gak suka kan cukup cari tempat lain, kalau emang gak laku juga itu keputusan mereka sendiri, bukan karna postingan ini yang malah kesannya menjelek-jelekan. Kira-kira gimana nih perkembangannya? Makin sepi?" tulis Gandhi Azari Hedwar Boer.

Komentar

Suara.Com

Dapatkan informasi terkini dan terbaru yang dikirimkan langsung ke Inbox anda

QUOTES OF THE DAY

INFOGRAFIS