Tewas di Tangan Pacar, Puisi Terakhir Mahasiswi UIN Makassar Viral

Reza Gunadha, Husna Rahmayunita

Minggu, 15 Desember 2019 | 17:13 WIB
Tewas di Tangan Pacar, Puisi Terakhir Mahasiswi UIN Makassar Viral
Ilustrasi jenazah (Shutterstock).

Suara.com - Kasus pembunuhan yang menimpa Asmaul Husna (24), seorang mahasiswi Universitas Islam Negeri Alauddin Makassar (UINAM) pada Sabtu (14/12/2019) malam, menggemparkan publik. Pasalnya, korban tewas secara mengenaskan di tangan pacarnya sendiri.

Jenazah Husna ditemukan oleh kerabat di kamar kosnya dalam kondisi mengenaskan, kepalanya tertutup bantal dan tubuhnya bersimbah darah. Pelaku pembunuhan yang diduga bernama Ridho membunuh korban dengan mengunakan sebilah pisau.

Namun sebelum ditemukan dalam kondisi tak bernyama, mahasiswi jurusan Akutansi UINAM tersebut nyatanya sempat menuliskan puisi bertema kesedihan melalui jejaring Instagram pribadinya.

Bidikan layar puisi terakhir korban kini beredar luas di media sosial hingga menjadi pembicaraan warganet.

Dalam puisinya Husna yang menggunakan akun Instagram bernama @aulhsn_ menuliskan curahan hati seorang yang tengah memendam masalah. Ia mengalami pertentangan batin tentang masalahnya dan hanya bisa mengingat ibunya yang berpisah jarak.

Selengkapnya, berikut puisi mahasiswi UIN Makasara yang tewas di tangan pacarnya sendiri.

Anak Ibu sedang menahan tangis;

Katanya karma sedang berjalan menuju ke arahnya, katanya karma akan segera menjemputnya.

Anak ibu Ialu menangis;

baca juga

Tangisannya pelan tak terdengar dibalik pintu toilet karena sedang menggigit bibir bawahnya agar suaranya tangisannya tak pecah hingga akan muncul desas desus tanya para penggibah.

Tangisnya tak terdengar karena disamarkan oleh suara air yang keluar dengan patuhnya dari mulut bapak keran di toilet.

Anak ibu Ialu diam;

Pikirannya penuh dengan kesalahan dan cara menempuh penebusan.

Haruskah anak ibu meninggalkan dunia dengan cara paling tragis atau hidup di dunia dengan cara paling tragis pula.

Anak ibu kemudian tertidur;

Terpejam dengan mata sembab, tubuh dingin dipeluk angin malam tak ada yang peduli.

Sebab ibu jauh di sana dan tak tahu apa-apa tentang anaknya ini.

Puisi terakhir mahasiswi UIN Makassar yang dibunuh pacarnya. (Instagram/@komentatorpedas)
Puisi terakhir mahasiswi UIN Makassar yang dibunuh pacarnya. (Instagram/@komentatorpedas)

Hingga kini, kasus pembunuhan mahasiswi UIN Makassar tengah ditangani pihak berwajib.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Tewas Mengenaskan, Mahasiswi UIN Alauddin Makassar Ternyata Dibunuh Pacar

Tewas Mengenaskan, Mahasiswi UIN Alauddin Makassar Ternyata Dibunuh Pacar

News | Minggu, 15 Desember 2019 | 11:00 WIB

Viral Wajibkan Kue Bersertifikat Halal, Yoshinoya Buka Suara

Viral Wajibkan Kue Bersertifikat Halal, Yoshinoya Buka Suara

Lifestyle | Minggu, 15 Desember 2019 | 08:09 WIB

Viral Video Peserta Ikut Tes Masuk, Sebut Dalang G30S adalah Soeharto

Viral Video Peserta Ikut Tes Masuk, Sebut Dalang G30S adalah Soeharto

News | Sabtu, 14 Desember 2019 | 17:06 WIB

Viral Emak-emak Wheelie saat Naik Motor Matik, Warganet: Emaknya Siapa Nih?

Viral Emak-emak Wheelie saat Naik Motor Matik, Warganet: Emaknya Siapa Nih?

Otomotif | Sabtu, 14 Desember 2019 | 16:14 WIB

Terkini

KPK Cecar Yaqut soal Barang Bukti Kasus Korupsi Haji yang Telah Dikumpulkan Penyidik

KPK Cecar Yaqut soal Barang Bukti Kasus Korupsi Haji yang Telah Dikumpulkan Penyidik

News | Sabtu, 20 Juni 2026 | 10:50 WIB

Sekolah Rakyat Jadi Harapan Baru Anak Miskin, Wamensos: Presiden Jalankan Amanat Konstitusi

Sekolah Rakyat Jadi Harapan Baru Anak Miskin, Wamensos: Presiden Jalankan Amanat Konstitusi

News | Sabtu, 20 Juni 2026 | 06:18 WIB

Pramono Siapkan 500 Ondel-Ondel Karya Desainer Top untuk Rayakan 5 Abad Jakarta

Pramono Siapkan 500 Ondel-Ondel Karya Desainer Top untuk Rayakan 5 Abad Jakarta

News | Jum'at, 19 Juni 2026 | 22:55 WIB

Irma Suryani: Program MBG Bisa Jadi Mudarat Jika Salah Sasaran dan Tak Dikelola Profesional

Irma Suryani: Program MBG Bisa Jadi Mudarat Jika Salah Sasaran dan Tak Dikelola Profesional

News | Jum'at, 19 Juni 2026 | 22:33 WIB

Dasco di Mobil Komando Aksi: Aspirasi Kawan-kawan Sudah Disampaikan, Hidup Mahasiswa!

Dasco di Mobil Komando Aksi: Aspirasi Kawan-kawan Sudah Disampaikan, Hidup Mahasiswa!

News | Jum'at, 19 Juni 2026 | 22:31 WIB

Metromini dan Kopaja Sudah Pergi, tapi Jakarta Belum Selesai Merindukannya

Metromini dan Kopaja Sudah Pergi, tapi Jakarta Belum Selesai Merindukannya

News | Jum'at, 19 Juni 2026 | 22:15 WIB

Sembunyi di Kawasan Elit Bangkok, Istri Frans Antoni Ikut Terseret Jaringan Fredy Pratama

Sembunyi di Kawasan Elit Bangkok, Istri Frans Antoni Ikut Terseret Jaringan Fredy Pratama

News | Jum'at, 19 Juni 2026 | 22:15 WIB

Jejak Perjuangan Riyan Hidayat: Dari Kebun Kopi Perbatasan Hingga ke Panggung Kepemimpinan Nasional

Jejak Perjuangan Riyan Hidayat: Dari Kebun Kopi Perbatasan Hingga ke Panggung Kepemimpinan Nasional

News | Jum'at, 19 Juni 2026 | 22:02 WIB

Mendagri dan Menteri ATR/BPN Terbitkan SEB untuk Perkuat Perlindungan Lahan Pertanian Pangan

Mendagri dan Menteri ATR/BPN Terbitkan SEB untuk Perkuat Perlindungan Lahan Pertanian Pangan

News | Jum'at, 19 Juni 2026 | 21:51 WIB

Penandatanganan SKB Kemendagri & Menteri PKP Perkuat Peran Pemda dalam Program 3 Juta Rumah

Penandatanganan SKB Kemendagri & Menteri PKP Perkuat Peran Pemda dalam Program 3 Juta Rumah

News | Jum'at, 19 Juni 2026 | 21:42 WIB