Anies Cabut Penghargaan Colosseum, Teddy PKPI Beri Sindiran Telak

Rendy Adrikni Sadikin | Husna Rahmayunita | Suara.com

Selasa, 17 Desember 2019 | 12:08 WIB
Anies Cabut Penghargaan Colosseum, Teddy PKPI Beri Sindiran Telak
Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan. [Suara.com/Fakhri Fuadi]

Suara.com - Politikus Partai Keadilan dan Persatuan Indonesia (PKPI) menyindir Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan terkait kebijkaan pencabutan Anugerah Adikarya Wisata 2019 kepada Diskotek Colosseum. Teddy menyebut Anies sebagai pengecut.

Hal itu disampaikan Teddy melalui jejaring Twitter pribadinya @TeddyGusnaidi. Lewat cuitannya, Teddy membuat sindiran dalam bentuk analogi.

Menurut Teddy, kebijakan yang dikeluarkan Anies sama saja dengan sikap seorang yang menarik kembali uang pemberiannya kepada orang lain karena takut dimarahi istrinya. Ia pun memention akun Twitter milik Anies Baswedan.

"Ngasih duit ke orang. Setelah duitnya dikasih, sampai dirumah diomelin bini. beberapa hari kemudian, duit yang dikasih diambil lagi. Ini sama seperti penghargaan yang diberikan Anies ke diskotik Colosseum. #pengecut @aniesbaswedan," cuit Teddy seperti yang dikutip Suara.com, Selasa (17/12/2019).

Cuitan Teddy itu seketika ditanggapi oleh warganet, salah satunya pemilik akun @jojo170280. Ia melontarkan pertanyaan terkait perintah untuk memberikan penghargaan tersebut.

"Katanya ga ada perintah, percaya bang?" tanyanya kepada Teddy.

Tak berselang lama, Teddy pun memberikan balasan. Ia menyebut, orang yang memberikan penghargaan tersebut tanpa seizin Anies adalah orang tak waras. Namun ia berbalik memberikan pertanyaan mengenai keberadaan orang tidak waras di sekitar Anies.

"Hanya orang sakit jiwa yang mengeluarkan penghargaan bertandatangan Anies, tanpa perintah, aturan atau sepengetahuan Anies. Emang ada yang sakit jiwa dilingkungan Anies? @aniesbaswedan," tulis Teddy.

Cuitan Teddy Gusnaidi soal dicabutnya penghargaan diskotek Colosseum. (Twitter/@TeddyGusnaidi)
Cuitan Teddy Gusnaidi soal dicabutnya penghargaan diskotek Colosseum. (Twitter/@TeddyGusnaidi)

Untuk diketahui, Anugerah Adikarya Wisata 2019 yang diberikan kepada diskotek Colosseum menuai polemik. Hasilnya, Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta mencabut penghargaan tersebut.

Hal ini diungkap Sekretaris Daerah (Sekda) Saefullah saat menggelar konferensi pers soal penghargaan ini. Menurutnya keputusan diambil setelah pihaknya melakukan beberapa pertimbangan.

Saefullah menjelaskan, penghargaan itu seharusnya diberikan kepada usaha pariwisata yang memiliki kinerja bisnis unggul dan berprestasi. Para penerima dipilih melalui tahapan seleksi dan dianggap menyumbang kontribusi dalam pariwisata di Jakarta.

Namun, setelah penghargaan diberikan, pihak Disparbud justru melewatkan temuan Badan Nasional Narkotika Provinsi (BNNP) pada 7 September 2019. Saat itu, BNNP menyatakan menemukan adanya indikasi penggunaan narkoba di Colosseum.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Penghargaan Diskotek Colosseum Dicabut, Tiba-tiba Ada yang Teriak Oh My God

Penghargaan Diskotek Colosseum Dicabut, Tiba-tiba Ada yang Teriak Oh My God

News | Selasa, 17 Desember 2019 | 11:04 WIB

Ada Narkoba di Diskotek Colosseum, Tapi Belum Juga Ditutup Anies

Ada Narkoba di Diskotek Colosseum, Tapi Belum Juga Ditutup Anies

News | Selasa, 17 Desember 2019 | 11:01 WIB

Anies Cabut Penghargaan Colosseum, Tengku Zul: Itulah Pemimpin Bijaksana

Anies Cabut Penghargaan Colosseum, Tengku Zul: Itulah Pemimpin Bijaksana

News | Selasa, 17 Desember 2019 | 09:37 WIB

Sekda Jakarta Apresiasi Wartawan soal Penghargaan Colosseum

Sekda Jakarta Apresiasi Wartawan soal Penghargaan Colosseum

News | Selasa, 17 Desember 2019 | 05:15 WIB

Terkini

Terkait Reformasi Polri, Boni Hargens Apresiasi Komitmen Kapolri Listyo Sigit

Terkait Reformasi Polri, Boni Hargens Apresiasi Komitmen Kapolri Listyo Sigit

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 23:13 WIB

Banyak Kasus Terlambat Ditangani, Dokter Ingatkan Pentingnya Deteksi Dini Kanker Paru

Banyak Kasus Terlambat Ditangani, Dokter Ingatkan Pentingnya Deteksi Dini Kanker Paru

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 22:30 WIB

Terbongkar! WNA China Sulap Apartemen Jakarta Jadi Pabrik Vape Narkoba Etomidate

Terbongkar! WNA China Sulap Apartemen Jakarta Jadi Pabrik Vape Narkoba Etomidate

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 22:10 WIB

Alih Fungsi Kali Ciputat dan Kelalaian Proyek Jadi Biang Kerok Banjir di Taman Mangu Indah?

Alih Fungsi Kali Ciputat dan Kelalaian Proyek Jadi Biang Kerok Banjir di Taman Mangu Indah?

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 21:56 WIB

Hakim Militer Minta Ahli Kimia Uji Campuran Air Keras dalam Kasus Andrie Yunus

Hakim Militer Minta Ahli Kimia Uji Campuran Air Keras dalam Kasus Andrie Yunus

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 21:43 WIB

Ade Armando Pamit dari PSI: Tameng untuk Jokowi atau Sekadar Strategi 'Cuci Tangan' Politik?

Ade Armando Pamit dari PSI: Tameng untuk Jokowi atau Sekadar Strategi 'Cuci Tangan' Politik?

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 21:01 WIB

Siasat Licin Teroris JAD di Sulteng: Jualan Buah di Siang Hari, Sebar Propaganda ISIS di Medsos

Siasat Licin Teroris JAD di Sulteng: Jualan Buah di Siang Hari, Sebar Propaganda ISIS di Medsos

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 20:50 WIB

Waka DPR Soroti Darurat Kekerasan Seksual di Pendidikan: Harus Ada Efek Jera dan Sanksi Berat!

Waka DPR Soroti Darurat Kekerasan Seksual di Pendidikan: Harus Ada Efek Jera dan Sanksi Berat!

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 20:37 WIB

Kata Pengamat Soal Rupiah Melemah: Jangan Panik, Tak Bakal Ganggu Daya Beli

Kata Pengamat Soal Rupiah Melemah: Jangan Panik, Tak Bakal Ganggu Daya Beli

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 20:08 WIB

Kemensos Siapkan Skema Transisi Dapur Mandiri Siswa Sekolah Rakyat

Kemensos Siapkan Skema Transisi Dapur Mandiri Siswa Sekolah Rakyat

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 20:07 WIB