Gerhana Matahari Ganggu Sistem Penerbangan? Ini Penjelasan AirNav

Kamis, 26 Desember 2019 | 13:00 WIB
Gerhana Matahari Ganggu Sistem Penerbangan? Ini Penjelasan AirNav
Pengataman Gerhana Matahari Cincin oleh BMKG (Tangkap Layar channel Youtube BMKG)

Suara.com - Direktur Utama Lembaga Penyelenggara Pelayanan Navigasi Penerbangan Indonesia (LPPNPI) atau AirNav Indonesia Novie Riyanto menjelaskan gerhana matahari cincin tidak menggangu sistem penerbangan pesawat. Operasional penerbangan pesawat masih berjalan lancar dan frekuensi penerbangan tidak terganggu dengan adanya gerhana matahari cincin.

Apabila terjadi gangguan, kata Novie, AirNav telah memiliki cadangan sistem yang membuat frekuensi penerbangan tetap berjalan normal.

Prakiraan cuaca Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) menginformasikan menjelang gerhana matahari cincin yang terjadi siang ini, cuaca di daerah dengan posisi pengamatan terbaik diperkirakan akan cerah berawan saat fenomena itu terjadi. Dua daerah di Indonesia dengan posisi pengamatan terbaik gerhana matahari cincin yakni di Siak, Riau dan Singkawang, Kalimantan Barat.

"Kalau dari dari sisi ATC (Air Traffic Controller) tidak ada (pengaruh) karena kita tidak langsung kontak ke matahari," ujar Novia di Kantor Kementerian BUMN, Jakarta, Kamis (26/12/2019).

"Insyallah nggak ada masalah karena kalau ada gangguan frekuensi segala macam kita tuh semua dual atau ada back up dari radar, komunikasi, satelit GPS juga ada backup, satu gagal, satu masih bisa jalan," lanjut Novie.

BMKG memperkirakan langit di Batam di Kepulauan Riau akan tertutup awan pada siang hari. Di Pontianak, Kalimantan Barat diperkirakan langit akan cerah berawan sementara matahari akan tertutup awan di Tarakan di Kalimantan Utara, dan hujan akan mengguyur beberapa wilayah Balikpapan di Kalimantan Timur.

Di Jakarta, yang dapat melihat gerhana matahari parsial, pada siang hari tampaknya akan sedikit sulit mengamati fenomena gerhana matahari karena BMKG memperkirakan menjelang siang akan berawan dan setelahnya terjadi hujan ringan.

Sementara itu, di daerah-daerah lain yang dapat melihat gerhana matahari parsial atau sebagian seperti Padang di Sumatera Barat, Manado di Sulawesi Utara, dan Makassar di Sulawesi Selatan diperkirakan pada siang hari akan mengalami hujan lokal. Gerhana matahari cincin adalah fenomena ketika bulan berada segaris dengan bumi dan matahari, serta bulan berada pada titik terjauh dengan bumi. Inilah yang menyebabkan piringan bulan akan terlihat lebih kecil daripada matahari dan tidak akan menutupi piringan matahari sepenuhnya.

Baca Juga: Warga Melongok Kagum Lihat Gerhana Matahari dari Teleskop di Planetarium

Sumber artikel cek disini
Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Materi Teks Informasi Lengkap Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Cek Seberapa Sehat Jam Tidurmu Selama Bulan Puasa?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika Kelas 6 SD Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kamu Paling Cocok Jadi Takjil Apa saat Buka Puasa?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis: Jajal Seberapa Jawamu Lewat Tebak Kosakata Jatuh
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tebak Jokes Bapak-bapak, Cek Seberapa Lucu Kamu?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 20 Soal Matematika Kelas 9 SMP Materi Statistika dan Peluang
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 20 Soal Bahasa Indonesia Kelas 9 SMP dengan Kunci Jawaban dan Penjelasan
Ikuti Kuisnya ➔
×
Zoomed

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI