Gelar Rakorsus, Mahfud MD Bahas Omnibus Law Keamanan Laut

Bangun Santoso, Novian Ardiansyah

Selasa, 07 Januari 2020 | 11:08 WIB
Gelar Rakorsus, Mahfud MD Bahas Omnibus Law Keamanan Laut
Menkopolhukam Mahfud MD. (Suara.com/Yasir).

Suara.com - Menteri Koordinator Bidang Politik, Humum dan Keamanan (Menkopolhukam) Mahfud MD menggelar Rapat Koordinasi Khusus (Rakorsus) terkait pengamanan laut Indonesia.

Dalam rapat itu, ia memanggil seluruh pihak untuk membahas omnibus law keamanan laut. Di antaranya, Kemenlu, Kemenkeu, KKP, Polair, TNI AL, Imigrasi, serta Bakamla dan instansi terkait lainnya.

Mahfud mengatakan, lembaga maupun instansi terkait pengamanan kelautan sengaja diundang untuk melaksanakan secara lebih teknis instruksi Presiden Joko Widodo (Jokowi) kepada Menko Polhukam dan Menko Kemaritiman dan Investasi Luhut Binsar Pandjaitan untuk menyiapkan aturan kembali mengenai penanganan laut dan perairan di Indonesia.

Dalam penyiapan omnibus law keamanan laut tersebut akan dibuat lebih sederhana mengenai instansi mana yang nantinya bakal menjadi ujung tombak melakukan pengamanan laut. Sebab, saat ini ada sejumlah instansi dan lembaga yang memiliki kewenangan serupa sehingga mengakibatkan tugas mereka menjadi tumpang tindih.

"Pada waktu itu presiden mengatakan, sekurang-kurangnya ada 7 lembaga, kata presiden yang sepertinya tumpang tindih dalam mengurus kelautan. Kalau dilihat dari masing-masing itu bagus. Bakamla bagus, Polair bagus, AL bagus, KKP bagus, Imigrasi bagus," kata Mahfud di Kantor Kemenko Polhukam, Jakarta Pusat, Selasa (7/1/2020).

"Yang bagus itu supaya tidak tumpang tindih sehingga kita diminta untuk menyiapkan aturan yang ada satu pintu penanganan masalah laut itu tanpa mengurangi wewenang masing-masing yang sudah ada," sambungnya.

Mahfud menuturkan bahwa Jokowi sempat menyebut Bakamla untuk menjadi ujung tombak dari pengamanan wilayah perairan Indonesia. Namun keputusan tersebut masih terus dipertimbangkan dan didiskusikan dalam pembahasan omnibus law.

"Tapi pintu penjurunya harus sudah ada. Nanti kita diskusikan. Pada waktu itu Presiden menyebut Bakamla. Tapi nanti kita diskusikan solusi itu betul atau tidak, yang penting bagi Presiden itu satu pintu," kata Mahfud.

Untuk memperkuat posisi Bakamla dalam mengamankan laut juga disampaikan oleh Menko Kemaritiman dan Investasi Luhut Binsar Pandjaitan usai membahas omnibus law keamanan laut bersama Mahfud pada Senin kemarin.

baca juga

"Omnibus itu saya bicara sama pak Mahfud kita supaya segerakan omnibus itu selesai supaya nanti coast guard itu Bakamla itu betul-betul menjadi coast guard yang benar. Supaya perannya itu kuat. Kita juga taruh kapal perang ke ZEE aneh juga itu," ujar Luhut.

Sebelumnya, Menko Polhukam Mahfud MD menggelar rapat tertutup bersama pihak Badan Keamanan Laut (Bakamla) untuk membahas soal penyederhanaan regulasi atau omnibus law khusus keamanan laut.

Dia menyampaikan, nantinya tim untuk perancangan omnibus law akan bekerja pada 2020 awal.

Mahfud mengatakan bahwa omnibus law keamanan laut tersebut tidak terlepas dari instruksi dari Presiden Jokowi yang ingin merampingkan regulasi di ranah kelautan. Hal tersebut diminta Jokowi karena melihat setidaknya ada 7 undang-undang yang terkait dengan keamanan laut.

"Itu sama sekali tidak efisien menghambat administrasi pemerintahan dan menghambat laju perdagangan juga, lalu lintas barang dan manusia agak terhambat gitu," kata Mahfud di Kantor Kemenko Polhukam, Jalan Medan Merdeka Barat, Jakarta Pusat, Senin (30/12/2019).

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Sebut Tak Ada Konflik dengan China, Mahfud MD: Kami Tak Mau Perang

Sebut Tak Ada Konflik dengan China, Mahfud MD: Kami Tak Mau Perang

News | Senin, 06 Januari 2020 | 20:55 WIB

Presiden Jokowi Targetkan RUU Omnibus Law Rampung Minggu Depan

Presiden Jokowi Targetkan RUU Omnibus Law Rampung Minggu Depan

News | Senin, 06 Januari 2020 | 16:41 WIB

Dibeking Pemerintah, Nelayan Pantura Siap Berjaga di Perairan Natuna

Dibeking Pemerintah, Nelayan Pantura Siap Berjaga di Perairan Natuna

News | Senin, 06 Januari 2020 | 14:21 WIB

Indonesia - China Memanas, Mahfud MD: Usir Negara Lain dari Natuna

Indonesia - China Memanas, Mahfud MD: Usir Negara Lain dari Natuna

News | Senin, 06 Januari 2020 | 12:41 WIB

Perintahkan Nelayan Jaga Natuna, Mahfud MD: Kewajiban Saudara Bela Negara

Perintahkan Nelayan Jaga Natuna, Mahfud MD: Kewajiban Saudara Bela Negara

News | Senin, 06 Januari 2020 | 11:46 WIB

Omnibus Law : Strategi Seksi Atasi Penghindaran Pajak, Benarkah?

Omnibus Law : Strategi Seksi Atasi Penghindaran Pajak, Benarkah?

Your Say | Senin, 06 Januari 2020 | 11:08 WIB

Konflik dengan China: Indonesia Perketat Natuna

Konflik dengan China: Indonesia Perketat Natuna

News | Minggu, 05 Januari 2020 | 14:11 WIB

Mahfud MD Keras soal Natuna: Indonesia Tak Negosiasi dengan China

Mahfud MD Keras soal Natuna: Indonesia Tak Negosiasi dengan China

News | Minggu, 05 Januari 2020 | 14:00 WIB

Terkini

Jatuh dari Tongkang di Sungai Baung OKI, Dua Korban Ditemukan Meninggal

Jatuh dari Tongkang di Sungai Baung OKI, Dua Korban Ditemukan Meninggal

Sumsel | Minggu, 09 Agustus 2026 | 23:14 WIB

Karhutla Dekati Runway Bandara Atung Bungsu, Penerbangan Pagar Alam Masih Normal?

Karhutla Dekati Runway Bandara Atung Bungsu, Penerbangan Pagar Alam Masih Normal?

Sumsel | Minggu, 09 Agustus 2026 | 22:56 WIB

Baru 2 Hari Direhab, Anak Mantan DPRD Muratara Kabur Usai Dobrak Pintu Yayasan

Baru 2 Hari Direhab, Anak Mantan DPRD Muratara Kabur Usai Dobrak Pintu Yayasan

Sumsel | Minggu, 09 Agustus 2026 | 22:38 WIB

Program Cetak Sawah Berhadapan dengan Karhutla, Api Membakar Lahan di Muara Enim

Program Cetak Sawah Berhadapan dengan Karhutla, Api Membakar Lahan di Muara Enim

Sumsel | Minggu, 09 Agustus 2026 | 22:16 WIB

Kebakaran Bromo Meluas hingga 520 Hektare, Destinasi Wisata Probolinggo Disebut Masih Aman

Kebakaran Bromo Meluas hingga 520 Hektare, Destinasi Wisata Probolinggo Disebut Masih Aman

News | Minggu, 09 Agustus 2026 | 22:06 WIB

Pernah Jadi Anak Buah Nadiem, Pakar Minta Kejagung Ganti Jaksa Chatarina di Kasus Eks Jampidsus

Pernah Jadi Anak Buah Nadiem, Pakar Minta Kejagung Ganti Jaksa Chatarina di Kasus Eks Jampidsus

News | Minggu, 09 Agustus 2026 | 21:43 WIB

Puluhan Kios di Bawah Jembatan Babat Terbakar, Polisi Selidiki Dugaan Pembakaran Sampah

Puluhan Kios di Bawah Jembatan Babat Terbakar, Polisi Selidiki Dugaan Pembakaran Sampah

News | Minggu, 09 Agustus 2026 | 21:39 WIB

30 Ribu Kopdes Merah Putih Dikebut Sebelum 17 Agustus, Siapa yang Akan Mengelola?

30 Ribu Kopdes Merah Putih Dikebut Sebelum 17 Agustus, Siapa yang Akan Mengelola?

News | Minggu, 09 Agustus 2026 | 21:11 WIB

Bangga! Prestasi Apik Ditorehkan Kevin Diks di Awal Musim Bundesliga 2026/2027

Bangga! Prestasi Apik Ditorehkan Kevin Diks di Awal Musim Bundesliga 2026/2027

Bola | Minggu, 09 Agustus 2026 | 21:05 WIB

Prabowo Puji Sepatu Inovasi BRIN Berbahan Limbah Sawit, Harganya Cuma 60 Ribuan!

Prabowo Puji Sepatu Inovasi BRIN Berbahan Limbah Sawit, Harganya Cuma 60 Ribuan!

Video | Minggu, 09 Agustus 2026 | 21:05 WIB

×