Iran Ogah Berikan Black Box Pesawat Ukraina yang Jatuh ke Boeing

Chyntia Sami Bhayangkara | Suara.com

Kamis, 09 Januari 2020 | 12:30 WIB
Iran Ogah Berikan Black Box Pesawat Ukraina yang Jatuh ke Boeing
Penampakan lokasi jatuhnya pesawat Boeing 737 milik Ukraina yang jatuh di Teheran, Iran, 8 Januari 2020. (Foto: AFP)

Suara.com - Otoritas Penerbangan Iran menegaskan tidak akan memberikan kotak hitam atau black box pesawat Ukraine International Airlines Boeing 737-800 kepada Boeing dan otoritas penerbangan Amerika Serikat. Pesawat itu jatuh di dekat Teheran pada Rabu (8/1/2020).

Dialihbahasakan dari The Guardian, Kamis (9/1/2020), black box pesawat Ukraina telah ditemukan di lokasi jatuhnya pesawat. Meski demikian, Kepala Otoritas Penerbangan Iran Ali Abedzadeh menegaskan tidak akan memberikannya kepada Boeing ataupun otoritas penerbangan AS seperti kejadian kecelakaan pesawat lain.

"Kami tidak akan memberikan kotak hitam itu kepada pabrik (Boeing) dan orang Amerika. Belum diketahui negara mana yang akan dituju untuk menyelidiki kotak hitam ini," kata Ali.

Seluruh proses penyelidikan sepenuhnya dilakukan oleh organisasi penerbangan Iran dan dibantu oleh Ukraina. Mereka telah menyepakati tidak akan memberikan rekaman penerbangan dalam black box kepada Boeing.

"Kecelakaan ini akan diinvestigasi oleh organisasi penerbangan Iran, tetapi Ukraina bisa turut hadir selama investigasi kecelakaan," lanjutnya.

Dalam pesawat yang terbang menuju ke Kiev, Ukraina itu mengangkut 163 penumpang dan 9 awak kabin. Mereka terdiri dari 82 warga berkebangsaan Iran, 63 warga Kanada dan 11 warga Ukraina. Selain itu ada 10 warga Swedia. empat warga Afghanistan, tiga warga Jerman dan tiga warga Inggris.

Perdana Menteri Kanada Justin Trudeau mengatakan pihaknya akan melanjutkan investigasi secara tertutup. Sehingga misteri kematian warganya dalam insiden pesawat dapat terjawab.

"Kami akan melanjutkan investigasi secara tertutup dengan nitra internasional untuk memastikan (kecelakaan itu) diselidiki secara menyeluruh," ungkapnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Detik-detik Pesawat Boeing 737 Ukraina Jatuh dan Meledak di Iran

Detik-detik Pesawat Boeing 737 Ukraina Jatuh dan Meledak di Iran

News | Rabu, 08 Januari 2020 | 17:29 WIB

Pesawat Boeing 737 Ukraina Jatuh di Iran, 170 Penumpang Dipastikan Tewas

Pesawat Boeing 737 Ukraina Jatuh di Iran, 170 Penumpang Dipastikan Tewas

News | Rabu, 08 Januari 2020 | 13:35 WIB

Jika Belum Aman, Boeing 737 MAX 8 Tak Akan Terbang di Amerika Serikat

Jika Belum Aman, Boeing 737 MAX 8 Tak Akan Terbang di Amerika Serikat

Bisnis | Senin, 28 Oktober 2019 | 08:05 WIB

Investigasi KNKT Ungkap 9 Faktor Jatuhnya Lion Air JT 610 di Laut Karawang

Investigasi KNKT Ungkap 9 Faktor Jatuhnya Lion Air JT 610 di Laut Karawang

News | Jum'at, 25 Oktober 2019 | 17:29 WIB

Lima Pesawat Boeing 737 NG di Indonesia Alami Keretakan

Lima Pesawat Boeing 737 NG di Indonesia Alami Keretakan

Bisnis | Sabtu, 19 Oktober 2019 | 23:47 WIB

Pesawatnya Retak, Garuda Indonesia Bakal Minta Kompensasi ke Boeing

Pesawatnya Retak, Garuda Indonesia Bakal Minta Kompensasi ke Boeing

Bisnis | Rabu, 16 Oktober 2019 | 20:42 WIB

Terkini

Resmi Disahkan! Panduan Lengkap UU PPRT: Apa yang Berubah bagi Majikan dan Pekerja?

Resmi Disahkan! Panduan Lengkap UU PPRT: Apa yang Berubah bagi Majikan dan Pekerja?

News | Kamis, 23 April 2026 | 22:26 WIB

Aiptu YS Diduga Jadi Broker Proyek Rp16 M di Bekasi, IPW Desak PTDH dan Tersangka

Aiptu YS Diduga Jadi Broker Proyek Rp16 M di Bekasi, IPW Desak PTDH dan Tersangka

News | Kamis, 23 April 2026 | 22:05 WIB

'Kiamat' Pandemi COVID-19 Bisa Terulang Jika Selat Hormuz Terus Diblokir Iran

'Kiamat' Pandemi COVID-19 Bisa Terulang Jika Selat Hormuz Terus Diblokir Iran

News | Kamis, 23 April 2026 | 22:05 WIB

Singgung Kasus Rocky Gerung, Todung Tak Yakin Saiful Mujani Berakhir di Pengadilan

Singgung Kasus Rocky Gerung, Todung Tak Yakin Saiful Mujani Berakhir di Pengadilan

News | Kamis, 23 April 2026 | 21:58 WIB

Perintah 'Tembak Mati' Donald Trump: Selat Hormuz di Ambang Perang Terbuka!

Perintah 'Tembak Mati' Donald Trump: Selat Hormuz di Ambang Perang Terbuka!

News | Kamis, 23 April 2026 | 21:45 WIB

Kejagung Tetapkan 3 Tersangka Baru Kasus Dugaan Korupsi Penyimpangan dan Pengelolaan Tambang

Kejagung Tetapkan 3 Tersangka Baru Kasus Dugaan Korupsi Penyimpangan dan Pengelolaan Tambang

News | Kamis, 23 April 2026 | 21:29 WIB

Bantargebang di Ambang Kolaps, DPRD DKI Desak Strategi Pengelolaan Sampah Segera Dieksekusi

Bantargebang di Ambang Kolaps, DPRD DKI Desak Strategi Pengelolaan Sampah Segera Dieksekusi

News | Kamis, 23 April 2026 | 21:24 WIB

Dikaitkan dengan Kasus Kuota Haji, Khalid Basalamah Tegaskan Tak Pernah Interaksi dengan Gus Yaqut

Dikaitkan dengan Kasus Kuota Haji, Khalid Basalamah Tegaskan Tak Pernah Interaksi dengan Gus Yaqut

News | Kamis, 23 April 2026 | 21:17 WIB

Gus Lilur Gaungkan 'Abuktor' di Muktamar NU 2026: Syarat Mutlak Pemimpin PBNU Bebas Korupsi

Gus Lilur Gaungkan 'Abuktor' di Muktamar NU 2026: Syarat Mutlak Pemimpin PBNU Bebas Korupsi

News | Kamis, 23 April 2026 | 20:33 WIB

Hari Bumi: BNI Rehabilitasi 50 Hektare Mangrove di Banyuwangi, Berikan Dampak Ekonomi ke 5.000 Warga

Hari Bumi: BNI Rehabilitasi 50 Hektare Mangrove di Banyuwangi, Berikan Dampak Ekonomi ke 5.000 Warga

News | Kamis, 23 April 2026 | 20:32 WIB