Ngadu ke Susi, Petani Garam Sindir Menteri Baru: Impor Boleh Asal Sopan

Reza Gunadha, Rifan Aditya

Minggu, 19 Januari 2020 | 13:19 WIB
Ngadu ke Susi, Petani Garam Sindir Menteri Baru: Impor Boleh Asal Sopan
Presiden Jokowi tinjau tambak garam dan bagikan sertifikat tanah di Kupang.

Suara.com - Mantan Menteri Kelautan dan Perikanan Susi Pudjiastuti menyoroti harga garam petani anjlok karena tingginya impor garam dari luar negeri.

Susi  membagikan keluhan petani garam melalui akun Twitter pribadinya @susipudjiastuti.

Keluhan ini berasal dari akun Twitter @dianppamungkas1 dalam unggahan yang ditulis pada Sabtu (18/1/2020).

Awalnya, @dianppamungkas1 membenarkan pernyataan Susi yang menyebut tahun 2015-2017 impor dibatasi sehingga harga garam petani mencapai di atas Rp 1500 - 2000 lebih per kilogram. Namun mulai 2018, impor garam naik hingga merugikan petani lokal.

"Leres bu Susi Pudjiastuti, 2015-2017 bisa merasakan 'asin'nya harga garam, sejak 2018 garam belum keluar dari gudang, harganya 'pahit'," tulis @dianppamungkas1.

"Tetap optimis bu, siapa tahu musim hujan berikutnya harga garam bisa 3000. Mohon dibantu agar impornya lebih sopan dan santun bu," imbuhnya.

Ia berharap agar kondisi ini tidak berlangsung lama. Sebab harga garam petani yang anjlok juga berimbas pada upah para penggaram tambak garam.

"Kalau kondisi ini bertahan lama, semoga saja hanya sebentar, kasian para penggarap tambak, kalau tidak produksi ya tidak dapat upah. tolonglah untuk bpk/ibu para pembuat kebijakan, perhatikan nasib para penggarap tambak," ujar @dianppamungkas1.

Keluhan petani garam yang dibagikan oleh Susi Pudjiastuti (twitter @dianppamungkas1)
Keluhan petani garam yang dibagikan oleh Susi Pudjiastuti (twitter @susipudjiastuti)

Menurutnya, seharusnya dibangun pabrik untuk meningkatkan mutu garam jika kualitas garam petani dianggap tidak memenuhi kebutuhan industri.

baca juga

"Yang punya gudang dan penuh ya tinggal nunggu harga baik saja. Kalau memang kadar NaCl garam rakyat hanya 90-94% dan industri butuh 96%, ya tolong buatlah pabrik peningkatan mutu garam atau mungkin ada solusi yang lain. Impor boleh tapi yang sopan," tulis @dianppamungkas1.

Sementara itu, Susi dalam cuitan yanga diunggah pada Rabu (15/1/2020) menyoroti tingginya impor garam.

"2015, 2016, 2017 impor kita batasi sehingga harga garam petani diatas Rp 1500 sd Rp 2000 lebih per kg. Semua produksi petani terserap oleh pasar," kata Susi, seperti dikutip Suara.com pada Minggu (19/1/2020).

Namun mulai tahun 2018 impor garam naik tinggi sekali hingga menyebabkan harga garam petani Indonesia menjadi anjlok.

"Neraca produksi garam diabaikan. Sehingga harga petani jatuh & masih belum bisa jual produksinya," ungkap Susi.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Pink Himalayan Salt, Benarkah Lebih Baik dari Garam Biasa?

Pink Himalayan Salt, Benarkah Lebih Baik dari Garam Biasa?

Health | Minggu, 19 Januari 2020 | 09:28 WIB

Coba Scrub Rutin di Rumah Pakai Gula atau Garam, Ini Manfaatnya

Coba Scrub Rutin di Rumah Pakai Gula atau Garam, Ini Manfaatnya

Health | Senin, 13 Januari 2020 | 17:45 WIB

Kampung Halaman Susi Pudjiastuti Diguncang Gempa

Kampung Halaman Susi Pudjiastuti Diguncang Gempa

News | Sabtu, 11 Januari 2020 | 06:37 WIB

Jaga Kedaultan di Natuna, KKP Diminta Lanjutkan Program Penenggelaman Kapal

Jaga Kedaultan di Natuna, KKP Diminta Lanjutkan Program Penenggelaman Kapal

News | Kamis, 09 Januari 2020 | 19:45 WIB

Sebelum Menemui Dokter, Berikut Pertolongan Pertama pada Radang Tenggorokan

Sebelum Menemui Dokter, Berikut Pertolongan Pertama pada Radang Tenggorokan

Health | Kamis, 09 Januari 2020 | 18:00 WIB

Prabowo Disentil Susi soal Natuna, KSP Angkat Bicara

Prabowo Disentil Susi soal Natuna, KSP Angkat Bicara

Video | Selasa, 07 Januari 2020 | 10:07 WIB

China Masuk Laut Natuna, Susi: Bedakan Pencurian Ikan dan Persahabatan

China Masuk Laut Natuna, Susi: Bedakan Pencurian Ikan dan Persahabatan

News | Senin, 06 Januari 2020 | 09:27 WIB

Kaleidoskop 2019: 12 Tokoh Keren di Pentas Otomotif

Kaleidoskop 2019: 12 Tokoh Keren di Pentas Otomotif

Otomotif | Selasa, 31 Desember 2019 | 12:15 WIB

Kisruh Benih Lobster, Edhy Prabowo Luluh Usai Lihat Pembudidaya di Lombok

Kisruh Benih Lobster, Edhy Prabowo Luluh Usai Lihat Pembudidaya di Lombok

Bisnis | Jum'at, 27 Desember 2019 | 10:14 WIB

Terkini

20 Kardus dan Koper Berisi Uang Ratusan Miliar Diamankan KPK saat OTT Kasus HGB Bogor

20 Kardus dan Koper Berisi Uang Ratusan Miliar Diamankan KPK saat OTT Kasus HGB Bogor

News | Selasa, 15 September 2026 | 00:17 WIB

Titik Terang Kabar Pernikahan Andre Taulany dan Amanda Rigby, KUA: Surat Rekomendasi Sudah Masuk

Titik Terang Kabar Pernikahan Andre Taulany dan Amanda Rigby, KUA: Surat Rekomendasi Sudah Masuk

Entertainment | Selasa, 15 September 2026 | 00:04 WIB

KPK Tangkap 17 Orang saat OTT Kasus HGB Bogor! Ada Fahd A Rafiq hingga Arif Sugiyanto

KPK Tangkap 17 Orang saat OTT Kasus HGB Bogor! Ada Fahd A Rafiq hingga Arif Sugiyanto

News | Senin, 14 September 2026 | 23:56 WIB

Disulap 'Penyihir' Makassar, Toyota Alphard 2012 Ini Bisa 'Time Travel' ke Tahun 2026

Disulap 'Penyihir' Makassar, Toyota Alphard 2012 Ini Bisa 'Time Travel' ke Tahun 2026

Lifestyle | Senin, 14 September 2026 | 23:54 WIB

Kepala BPN Kabupaten Bogor Diamankan KPK dalam OTT, 17 Orang Diperiksa

Kepala BPN Kabupaten Bogor Diamankan KPK dalam OTT, 17 Orang Diperiksa

Jabar | Senin, 14 September 2026 | 23:42 WIB

Di Balik Penembakan 3 ASN di Muliama: Mengapa Konflik Bersenjata Papua Tak Kunjung Reda?

Di Balik Penembakan 3 ASN di Muliama: Mengapa Konflik Bersenjata Papua Tak Kunjung Reda?

News | Senin, 14 September 2026 | 22:51 WIB

Pejabat Kantor Pertanahan Terjaring OTT KPK di Jakarta dan Bogor

Pejabat Kantor Pertanahan Terjaring OTT KPK di Jakarta dan Bogor

News | Senin, 14 September 2026 | 22:08 WIB

KPK Konfirmasi Penindakan Senyap, Pihak Kantor Pertanahan Terjaring OTT

KPK Konfirmasi Penindakan Senyap, Pihak Kantor Pertanahan Terjaring OTT

Bogor | Senin, 14 September 2026 | 22:05 WIB

Jakarta Kian Seksi Bagi Musisi Dunia, Pramono: BTS hingga Kanye West Pilih Konser di Sini

Jakarta Kian Seksi Bagi Musisi Dunia, Pramono: BTS hingga Kanye West Pilih Konser di Sini

News | Senin, 14 September 2026 | 22:00 WIB

Puluhan Siswa MTsN 2 Kisaran Diduga Keracunan Usai Santap MBG

Puluhan Siswa MTsN 2 Kisaran Diduga Keracunan Usai Santap MBG

Sumut | Senin, 14 September 2026 | 21:53 WIB

×