Penjelasan Sunda Empire Buat Pengacara Kerajaan Agung Sejagat Geregetan

Reza Gunadha, Rifan Aditya

Rabu, 22 Januari 2020 | 14:29 WIB
Penjelasan Sunda Empire Buat Pengacara Kerajaan Agung Sejagat Geregetan
Rangga Sasana di ILC TV One (Screenshot Youtube Indonesia Lawyers Club)

Suara.com - Penjelasan petinggi Sunda Empire, Rangga Sasana membuat narasumber lain dan penonton tertawa.

Hal ini terjadi saat acara Indonesia Lawyers Club (ILC) TV One bertajuk "Siapa di Balik Raja-raja Baru" yang tayang pada Selasa (21/1/2020) malam.

Bahkan Muhammad Sofyan pengacara pemimpin Keraton Agung Sejagat (KAS) Totok Santoso dan Fanni Aminadia, sampai meringis dan tidak mengedipkan mata saat mendengat penjelasan Rangga.

Kejadian berawal saat Rangga menjelaskan tentang kekayaan Sunda Empire. Ia mengklaim anggota Sunda Empire tidak perlu membayar iuran apapun.

Karni Ilyas, pembawa acara bertanya, "Jadi Sunda Empire enggak perlu iuran anggota?"

Rangga langsung menjawab, "Enggak ada, lha wong punya duit kok iuran. Punya harta kok."

Ia menambahkan, "Begini tatanan bumi soal uang karena Sunda Empire punya tatanan satu tingkat tatanan alen dan bilen, ini undang-undang agraria perlu tahu semua. Maka dasar atas cetak uang negara itu didasarkan atas bumi kedalaman dengan 6 ribu kilometer sebanyak hampir 572 juta kilometer itu satu meter boleh cetak uang di dalam tatanan bumi sebagaimana Bank Dunia itu dengan dua ton metriks emas dengan harga sekarang konversinya".

Saat Rangga menjelaskan, Muhammad Sofyan yang duduk di sebelahnya tampak menatap dengan tajam. Wajahnya meringis dengan matanya tidak berkedip.

Ekspresi Sofyan saat menatap Rangga menjadi sorotan warganet. Beberapa warganet mengunggah fotonya di Twitter.

baca juga
Ekspresi pengacara Toto Santosa mendengarkan penjelasan Rangga Sasana petinggi Sunda Empire di ILC TV One (Screenshot Youtube Indonesia Lawyers Club)
Ekspresi pengacara Toto Santosa mendengarkan penjelasan Rangga Sasana petinggi Sunda Empire di ILC TV One (Screenshot Youtube Indonesia Lawyers Club)

Seperti unggahan yang dibuat akun Twitter @Cobeh09 yang melampirkan cuplikan video dari tayangan acara ILC semalam.

"Penjelasan..Letjen Rangga Sasana tentang kekayaan Sunda Empire sangat dahsyat! Sampai-sampai M. Sofyan (pengacara Totok Santoso) yang duduk di sebelahnya terpana, menatap penuh takjub..see..." tulis @Cobeh09.

Dia menambahkan, "M. Sofyan (pengacara Totok Santoso) yang duduk di sebelahnya tampak gregeten".

Sementara warganet lain yang merasa terwakilkan dengan ekspresi Sofyan.

Untuk diketahui, Rangga Sasana juga telah memberikan berbagai pernyataan kontroversial lain.

Ia mengklaim Sunda Empire dapat menghentikan perang nuklir hingga Bill Gates dan Jack Ma akan bergabung dengannya.

"Saya bilang yang bisa hentikan nuklir tidak diledakkan adalah Sunda Empire. Dalam waktu dekat akan diumumkan empire sistem. Jack Ma (pendiri Alibaba) dan Bill Gates (miliuner AS) ada di sana," klaim Rangga Sasana dalam video yang dilihat Suara.com, Minggu (19/1/2020).

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Sunda Empire Klaim Akan Gelar Pertemuan Seluruh Ibu Negara dan Ratu Dunia

Sunda Empire Klaim Akan Gelar Pertemuan Seluruh Ibu Negara dan Ratu Dunia

News | Rabu, 22 Januari 2020 | 13:45 WIB

Soal Keraton Agung Sejagat, Polisi: Bukan Lucu-lucuan, Ini Kriminal Murni

Soal Keraton Agung Sejagat, Polisi: Bukan Lucu-lucuan, Ini Kriminal Murni

News | Rabu, 22 Januari 2020 | 12:37 WIB

Sunda Empire Klaim PBB dan Pentagon Lahir di Bandung, Roy Suryo Ngakak

Sunda Empire Klaim PBB dan Pentagon Lahir di Bandung, Roy Suryo Ngakak

News | Rabu, 22 Januari 2020 | 10:15 WIB

Petinggi Sunda Empire: Jangan Samakan Kami dengan Keraton Baru Lainnya!

Petinggi Sunda Empire: Jangan Samakan Kami dengan Keraton Baru Lainnya!

News | Rabu, 22 Januari 2020 | 09:16 WIB

Korban Keraton Agung Sejagat Takut Disemprot Istri saat Pulang ke Rumah

Korban Keraton Agung Sejagat Takut Disemprot Istri saat Pulang ke Rumah

News | Rabu, 22 Januari 2020 | 08:39 WIB

Soal Kerajaan Fiktif, Guru Besar Psikologi UGM: Ke Depan Akan Tetap Ada

Soal Kerajaan Fiktif, Guru Besar Psikologi UGM: Ke Depan Akan Tetap Ada

Jogja | Rabu, 22 Januari 2020 | 07:56 WIB

Terkini

Tragedi Pantura Indramayu, Korban Tewas Kecelakaan Beruntun Bertambah Jadi 10 Orang

Tragedi Pantura Indramayu, Korban Tewas Kecelakaan Beruntun Bertambah Jadi 10 Orang

News | Minggu, 12 Juli 2026 | 21:50 WIB

Pikap Warkidi Dihantam Truk di Pantura Indramayu: 3 Penumpang Tewas, Belasan Orang Luka-Luka

Pikap Warkidi Dihantam Truk di Pantura Indramayu: 3 Penumpang Tewas, Belasan Orang Luka-Luka

News | Minggu, 12 Juli 2026 | 21:25 WIB

Prabowo Kritik Teori Neolib: Katanya Kakayaan Menetes ke Bawah, Kalian Percaya?

Prabowo Kritik Teori Neolib: Katanya Kakayaan Menetes ke Bawah, Kalian Percaya?

News | Minggu, 12 Juli 2026 | 20:25 WIB

Ketua Umum FKDT Apresiasi Langkah Presiden Redakan Polemik Kasus Febrie Adriansyah

Ketua Umum FKDT Apresiasi Langkah Presiden Redakan Polemik Kasus Febrie Adriansyah

News | Minggu, 12 Juli 2026 | 20:23 WIB

Kebakaran Maut di Pulogadung, 3 Orang Tewas Saat Tidur Lelap

Kebakaran Maut di Pulogadung, 3 Orang Tewas Saat Tidur Lelap

News | Minggu, 12 Juli 2026 | 19:55 WIB

Prabowo Kecam Pemimpin Provokator Ajak Bakar-bakar: Saya Percaya Hukum Karma

Prabowo Kecam Pemimpin Provokator Ajak Bakar-bakar: Saya Percaya Hukum Karma

News | Minggu, 12 Juli 2026 | 19:50 WIB

Amnesty Kritik Pemekaran Papua: Negara Hanya Dengar Mereka yang Setuju Saja

Amnesty Kritik Pemekaran Papua: Negara Hanya Dengar Mereka yang Setuju Saja

News | Minggu, 12 Juli 2026 | 19:39 WIB

Bukan Cuma Peluru, Pengungsi Papua Terancam Putus Sekolah dan Minim Medis

Bukan Cuma Peluru, Pengungsi Papua Terancam Putus Sekolah dan Minim Medis

News | Minggu, 12 Juli 2026 | 19:32 WIB

Sebut Tanggung Jawab Wapres, Bambang Pacul Dinilai 'Main-main' dengan Isu Papua

Sebut Tanggung Jawab Wapres, Bambang Pacul Dinilai 'Main-main' dengan Isu Papua

News | Minggu, 12 Juli 2026 | 19:24 WIB

Polri Serahkan Berkas Kasus Korupsi Eks Jampidsus Febrie Adriansyah ke Kejagung, Ini Detailnya

Polri Serahkan Berkas Kasus Korupsi Eks Jampidsus Febrie Adriansyah ke Kejagung, Ini Detailnya

News | Minggu, 12 Juli 2026 | 19:10 WIB

×