Dikaitkan Virus Corona, Video Wanita Makan Sup Kelelawar Jadi Viral

Reza Gunadha | Rifan Aditya | Suara.com

Jum'at, 24 Januari 2020 | 08:37 WIB
Dikaitkan Virus Corona, Video Wanita Makan Sup Kelelawar Jadi Viral
Video wanita makan sup kelelawar viral dan dikaitkan dengan virus corona (Douyin / 77maggie77)

Suara.com - Virus corona yang telah menyebar ke berbagai negara dipercaya berasal dari kelelawar. Sebuah video yang memperlihatkan wanita makan sup kelelawar pun beredar luas di internet hingga meresahkan orang-orang.

Klaim video itu menyebutkan bahwa virus corona yang menewaskan 17 orang di China dapat menyebar ke manusia dari hidangan sup kelelawar.

Dilaporkan The Sun, Kamis (23/1/2020), wabah virus korona dimulai di kota Wuhan, yang kekinian telah dibatasi aksesnya oleh pemerintah China setelah lebih dari 600 orang di seluruh dunia terinfeksi.

Rekaman yang menunjukkan seseorang wanita makan sup kelelawar telah memicu kekhawatiran. Video ini dikaitkan dengan penyebaran virus corona.

Para ilmuwan China mengklaim bahwa virus jenis ini hanya ditemukan pada kelelawar buah. Sejak pernyataan dari ilmuwan ini diterbitkan di China Science Bulletin video tersebut viral.

Sup kelelawar merupakan hidangan yang tidak biasa tetapi populer khususnya di Wuhan, daerah di mana virus corona mulai terdeteksi.

Video seorang wanita makan sup dari mangkuk dengan kelelawar mati menyeringai ini belum dapat dikonfirmasi kebenarannya.

Video wanita makan sup kelelawar viral dan dikaitkan dengan virus corona (Douyin / 77maggie77)
Video wanita makan sup kelelawar viral dan dikaitkan dengan virus corona (Douyin / 77maggie77)

Gambar lain yang beredar di media sosil memperlihatkan sup kelelawar dimana perut mamalia itu diangkat dan diisi dengan kaldu.

Para ahli awalnya mengira virus corona itu tidak mampu menyebabkan epidemi seserius karena gennya berbeda. Tetapi penelitian terbaru membuktikan sebaliknya.

Studi baru ini dilakukan dari kerjasama antara Akademi Ilmu Pengetahuan Tiongkok, People's Liberation Army (PLA) dan Institut Pasteur Shanghai.

Terungkap bahwa virus ini memiliki "ikatan kuat yang mengikat" dengan protein manusia yang disebut ACE2. Para peneliti mengatakan bahwa protein pengikat ini memiliki kemiripan yang tinggi dengan virus SARS.

Dalam sebuah pernyataan, para peneliti mengatakan, "Host alami coronavirus Wuhan kemungkinan adalah kelelawar. Tetapi antara kelelawar dan manusia mungkin ada perantara yang tidak diketahui".

Para ilmuwan di Universitas Peking juga mengklaim bahwa virus corona ditularkan ke manusia dari kelelawar melalui ular, yang dijual di pasar terbuka di Wuhan.

Mereka mengatakan bahwa strain 2019-nCoV (nama resmi novel coronavirus) terdiri dari kombinasi yang mempengaruhi kelelawar dan virus lain yang tidak diketahui.

Sup kelelawar jadi viral karena dikaitkan dengan virus corona (twitter)
Sup kelelawar jadi viral karena dikaitkan dengan virus corona (twitter)

Peneliti percaya bahwa materi genetik gabungan dari keduanya mengambil protein yang memungkinkan virus mengikat sel inang tertentu, termasuk manusia.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Harga Tembaga Anjlok Imbas Virus Corona yang Makan Banyak Korban di China

Harga Tembaga Anjlok Imbas Virus Corona yang Makan Banyak Korban di China

Bisnis | Jum'at, 24 Januari 2020 | 08:21 WIB

Singapura Umumkan Kasus Virus Corona Pertama di Negaranya

Singapura Umumkan Kasus Virus Corona Pertama di Negaranya

Health | Jum'at, 24 Januari 2020 | 07:37 WIB

Hits: Radang Tenggorokan Dikira Virus Corona, Menkes Terawan Buktikan Aman

Hits: Radang Tenggorokan Dikira Virus Corona, Menkes Terawan Buktikan Aman

Health | Jum'at, 24 Januari 2020 | 07:26 WIB

Infografis: Ketahui Peta Sebaran dan Gejala Virus Corona Baru dari China

Infografis: Ketahui Peta Sebaran dan Gejala Virus Corona Baru dari China

Health | Jum'at, 24 Januari 2020 | 07:05 WIB

Cegah Virus Corona Masuk Lewat Bali, Turis Tiongkok Wajib Kenakan Masker

Cegah Virus Corona Masuk Lewat Bali, Turis Tiongkok Wajib Kenakan Masker

News | Kamis, 23 Januari 2020 | 22:41 WIB

Waspada! Virus Corona Kini Sudah Menjalar ke Negeri Tetangga, Singapura

Waspada! Virus Corona Kini Sudah Menjalar ke Negeri Tetangga, Singapura

News | Kamis, 23 Januari 2020 | 22:41 WIB

Sidak ke Gedung BRI II, Menkes Terawan Bagikan Kiat Tangkal Virus Corona

Sidak ke Gedung BRI II, Menkes Terawan Bagikan Kiat Tangkal Virus Corona

Health | Jum'at, 24 Januari 2020 | 06:00 WIB

Karyawan Gedung BRI II Panik, Diduga Ada yang Terjangkit Virus Corona

Karyawan Gedung BRI II Panik, Diduga Ada yang Terjangkit Virus Corona

Foto | Kamis, 23 Januari 2020 | 21:02 WIB

Kasus Virus Corona di China: Segala yang Perlu Anda Ketahui

Kasus Virus Corona di China: Segala yang Perlu Anda Ketahui

Health | Jum'at, 24 Januari 2020 | 08:00 WIB

Terkini

Mendagri Pastikan Pascabencana Sumatera Masuk Tahap Pemulihan, Anggaran Rp100,1 Triliun Disiapkan

Mendagri Pastikan Pascabencana Sumatera Masuk Tahap Pemulihan, Anggaran Rp100,1 Triliun Disiapkan

News | Senin, 25 Mei 2026 | 22:14 WIB

Renduk Pemulihan Pascabencana Himpun 11.512 Kegiatan, Ini Skala Prioritasnya

Renduk Pemulihan Pascabencana Himpun 11.512 Kegiatan, Ini Skala Prioritasnya

News | Senin, 25 Mei 2026 | 22:04 WIB

Standardisasi Kemasan Rokok, Kebijakan Kesehatan atau Ancaman Ekonomi Rakyat?

Standardisasi Kemasan Rokok, Kebijakan Kesehatan atau Ancaman Ekonomi Rakyat?

News | Senin, 25 Mei 2026 | 21:33 WIB

Tak Pandang Bulu! Bareskrim Akui Anggota Polisi Berinisial AFH Terseret Kasus Narkoba B Fashion

Tak Pandang Bulu! Bareskrim Akui Anggota Polisi Berinisial AFH Terseret Kasus Narkoba B Fashion

News | Senin, 25 Mei 2026 | 21:31 WIB

Sambil Terisak, Megawati Tegaskan Indonesia Haramkan Hubungan Diplomatik dengan Israel

Sambil Terisak, Megawati Tegaskan Indonesia Haramkan Hubungan Diplomatik dengan Israel

News | Senin, 25 Mei 2026 | 21:29 WIB

Uang Negara Menguap Triliunan! Kejagung Didesak Bongkar Mafia di Balik Investasi Telkomsel ke GoTo

Uang Negara Menguap Triliunan! Kejagung Didesak Bongkar Mafia di Balik Investasi Telkomsel ke GoTo

News | Senin, 25 Mei 2026 | 21:22 WIB

Geger! Kafe AfterHour di Poins Square Hangus Dilalap Sijago Merah, Satu Karyawan Jadi Korban

Geger! Kafe AfterHour di Poins Square Hangus Dilalap Sijago Merah, Satu Karyawan Jadi Korban

News | Senin, 25 Mei 2026 | 21:20 WIB

Teka-teki 9 Kotak Jam Mewah Fadia Arafiq, KPK Buru Sisa Rolex yang 'Hilang' dari Wadahnya

Teka-teki 9 Kotak Jam Mewah Fadia Arafiq, KPK Buru Sisa Rolex yang 'Hilang' dari Wadahnya

News | Senin, 25 Mei 2026 | 21:14 WIB

Waspada Lewat S. Parman! Begal Modus Polisi Gadungan Gentayangan, Tuduh Korban Bawa Narkoba

Waspada Lewat S. Parman! Begal Modus Polisi Gadungan Gentayangan, Tuduh Korban Bawa Narkoba

News | Senin, 25 Mei 2026 | 21:09 WIB

Lingkaran Setan Kekerasan, 70 Persen Ayah yang Memukul Ternyata Pernah Jadi Korban Masa Kecil

Lingkaran Setan Kekerasan, 70 Persen Ayah yang Memukul Ternyata Pernah Jadi Korban Masa Kecil

News | Senin, 25 Mei 2026 | 21:03 WIB