KPK Kini Tinggal Menunggu Waktu Ditinggalkan dan Dilupakan Rakyat

Reza Gunadha, Ria Rizki Nirmala Sari

Jum'at, 24 Januari 2020 | 21:52 WIB
KPK Kini Tinggal Menunggu Waktu Ditinggalkan dan Dilupakan Rakyat
[Suara.com/Ema Rohimah]

Suara.com - Komisi Pemberantasan Korupsi dinilai tinggal menunggu waktu untuk ditinggalkan pendukungnya serta dilupakan masyarakat.

Direktur Lingkar Madani sekaligus pengamat politik Ray Rangkuti mengatakan, hal tersebut adalah imbas sikap pimpinan KPK periode 2019 – 2023 yang diketuai Firli Bahuri dalam mengusut kasus suap caleg PDIP Harun Masiku terhadap anggota KPU Wahyu Setiawan.

Ray mengatakan, cara Firli Bahuri Cs mengungkap kasus suap terkait pergantian antarwaktu anggota Fraksi PDIP DPR tersebut sejak awal membuat jumlah dukungan publik terhadap KPK terus menurun.

Sebab, kata dia, ketidakjelasan operasi tangkap tangan hingga pernyataan-pernyataan Firli Cs kepada media membuat publik semakin tak memercayai kredibilitas serta kinerja KPK kekinian.

"KPK ini sebetulnya tinggal menunggu waktu untuk dilupakan oleh masyarakat," kata Ray dalam diskusi yang digelar di kantor Formappi, Jalan Matraman Raya, Jakarta Timur, Jumat (24/1/2020).

"Ada kegamangan dan juga keraguan terhadap KPK, apakah KPK ini masih bisa diandalkan dalam konteks pemberantasan korupsi.

Ray mencontohkan, KPK sudah melakukan blunder kita tak kunjung melakukan penggeledahan terhadap salah satu ruangan di kantor DPP PDIP—yang juga terkait kasus Harun Masiku.

Sebelumnya, mantan anggota KPK Bambang Widjojanto juga melontarkan kritik terhadap Ketua KPK Firli Bahuri dengan menyebut bahwa yang seharusnya 'digoreng' bukanlah nasi, melainkan koruptor.

Hal itu merujuk aksi Firli yang menjadi koki dadakan memasak nasi goreng untuk diberikan kepada awak media dalam acara silaturahmi, Senin (20/1) malam.

baca juga

"Percayalah korupsi tidak akan bisa kau habisi dengan ribuan piring dari nasi gorenganmu, karena yang perlu kau 'goreng' hingga gosong, hangus, dan kering kerontang adalah para koruptor, bukan nasi," ujar Bambang dalam keterangan tertulis, Selasa (21/1/2020).

Bambang mengatakan, Firli seharusnya ‘mengolah’ dan ‘memasak’ ramuan antikorupsi melalui program strategis serta ketegasan KPK menghadapi koruptor yang semakin banyak.

Bambang menilai, selebrasi yang dilakukan Firli dengan memasak untuk wartawan tidaklah terlalu penting.

Yang saat ini harus dilakukan, menurut dia, adalah membela kehormatan para penyelidik dan penyidik KPK agar makin kuat dan tidak mudah "dipecundangi" saat tengah melaksanakan tugas mengungkap praktik rasuah.

"Para penyelidik dan penyidik itu yang harus dibela, bukan disuguhi perilaku seleberasi naif yang tak penting sama sekali," kata Bambang.

Bambang lantas mengingatkan, tugas utama Firli adalah mengobarkan nyali di setiap insan KPK dalam melawan para koruptor, dan tidak membiarkan perjuangan dan kehormatan lembaga antirasuah jatuh di hadapan koruptor.

"Ketua KPK, hari ini, tugas utamamu adalah nyalakan nyali KPK untuk lawan koruptor dan bukan malah mematikan elan izah insan KPK di hadapan koruptor, sang musuh abadi kehidupan," kata Bambang.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Sekjen PDIP Hasto: Harun Masiku Sebenarnya adalah Korban

Sekjen PDIP Hasto: Harun Masiku Sebenarnya adalah Korban

News | Jum'at, 24 Januari 2020 | 20:05 WIB

Disebut Jadi Teman Kencan Wawan, Faye Nicole Bungkam dan Ditarik Pria

Disebut Jadi Teman Kencan Wawan, Faye Nicole Bungkam dan Ditarik Pria

News | Jum'at, 24 Januari 2020 | 18:03 WIB

Hasto Sanjung Harun Masiku Buronan KPK sebagai Kader Terbaik PDIP

Hasto Sanjung Harun Masiku Buronan KPK sebagai Kader Terbaik PDIP

News | Jum'at, 24 Januari 2020 | 17:58 WIB

Usai Salah Kasih Info, Imigrasi Bentuk Tim Cari Buronan KPK Harun Masiku

Usai Salah Kasih Info, Imigrasi Bentuk Tim Cari Buronan KPK Harun Masiku

News | Jum'at, 24 Januari 2020 | 17:19 WIB

Yasonna Salah Infokan Posisi Buronan KPK, Jokowi: Hati-hati Kasih Statement

Yasonna Salah Infokan Posisi Buronan KPK, Jokowi: Hati-hati Kasih Statement

News | Jum'at, 24 Januari 2020 | 16:27 WIB

Terkait Kasus Harun, KPK Harus Bisa Buktikan Tak Dikebiri Sistem Politik

Terkait Kasus Harun, KPK Harus Bisa Buktikan Tak Dikebiri Sistem Politik

News | Jum'at, 24 Januari 2020 | 15:33 WIB

Sebut Harun Jadi Kunci Kasus Suap, DEEP: Yasonna Ikut Pasang Badan

Sebut Harun Jadi Kunci Kasus Suap, DEEP: Yasonna Ikut Pasang Badan

News | Jum'at, 24 Januari 2020 | 14:55 WIB

Terkini

Terdampak kemarau, Ratusan Titik di Banten Kekurangan Air Bersih

Terdampak kemarau, Ratusan Titik di Banten Kekurangan Air Bersih

Foto | Rabu, 29 Juli 2026 | 06:00 WIB

Direktur Utama RSUP Prof. Dr. R. D. Kandou Manado Bantah Ada Penyimpangan Anggaran

Direktur Utama RSUP Prof. Dr. R. D. Kandou Manado Bantah Ada Penyimpangan Anggaran

Sulsel | Rabu, 29 Juli 2026 | 05:37 WIB

Pertamina EP Adera Sambung Harapan Anak Putus Sekolah Lewat Program Sekolah Kembali

Pertamina EP Adera Sambung Harapan Anak Putus Sekolah Lewat Program Sekolah Kembali

Sumsel | Selasa, 28 Juli 2026 | 23:49 WIB

Apa Itu Aplikasi AMPERA 24/7? Kini Warga Palembang Bisa Akses Layanan Polisi dari Ponsel

Apa Itu Aplikasi AMPERA 24/7? Kini Warga Palembang Bisa Akses Layanan Polisi dari Ponsel

Sumsel | Selasa, 28 Juli 2026 | 23:39 WIB

Murid Mengeluh Sepatunya Mengganjal saat Dipakai Sekolah, Isinya Diduga Paket Sabu

Murid Mengeluh Sepatunya Mengganjal saat Dipakai Sekolah, Isinya Diduga Paket Sabu

Sumsel | Selasa, 28 Juli 2026 | 23:22 WIB

5 Fakta Mahasiswa KKN Tenggelam di Sungai Rawas, Perahu Terbalik Usai Tabrak Kayu

5 Fakta Mahasiswa KKN Tenggelam di Sungai Rawas, Perahu Terbalik Usai Tabrak Kayu

Sumsel | Selasa, 28 Juli 2026 | 23:11 WIB

Ada Apa di Kejari Kabupaten Bogor? Kasi Pidsus Mendadak Dipanggil Kejagung

Ada Apa di Kejari Kabupaten Bogor? Kasi Pidsus Mendadak Dipanggil Kejagung

Jabar | Selasa, 28 Juli 2026 | 22:50 WIB

Pemenuhan Gizi Jadi Fondasi Tumbuh Kembang Anak, Ini yang Harus Diketahui Orang Tua

Pemenuhan Gizi Jadi Fondasi Tumbuh Kembang Anak, Ini yang Harus Diketahui Orang Tua

Health | Selasa, 28 Juli 2026 | 22:40 WIB

Dari Gudang hingga Rumah, Begini Perjalanan Produk Sebelum Sampai ke Tangan Konsumen

Dari Gudang hingga Rumah, Begini Perjalanan Produk Sebelum Sampai ke Tangan Konsumen

Lifestyle | Selasa, 28 Juli 2026 | 22:12 WIB

Ancaman Belum Usai: Sosiolog UNJ Ingatkan Bentrokan Matraman Rawan Dibajak Isu SARA

Ancaman Belum Usai: Sosiolog UNJ Ingatkan Bentrokan Matraman Rawan Dibajak Isu SARA

News | Selasa, 28 Juli 2026 | 22:06 WIB

×