Kemenlu Upayakan Kirim Makanan Bagi 100 WNI yang Terisolasi di Wuhan

Bangun Santoso

Selasa, 28 Januari 2020 | 12:22 WIB
Kemenlu Upayakan Kirim Makanan Bagi 100 WNI yang Terisolasi di Wuhan
Menteri Luar Negeri Retno Marsudi. (Suara.com/Ria Rizki).

Suara.com - Pemerintah melalui KBRI Beijing berupaya memasok makanan dan kebutuhan sehari-hari bagi 100 WNI yang masih tertahan di Kota Wuhan, Provinsi Hubei, China.

Menurut laporan yang diterima Menteri Luar Negeri RI Retno Marsudi, ketersediaan makanan dan kebutuhan sehari-hari di kota yang kini dikarantina oleh pemerintah China untuk mencegah penyebaran virus corona itu, hanya akan bertahan 3-5 hari ke depan.

“Ini yang akan segera kita pasok, karena pada saat bahan makanan menipis tentu semua menjadi khawatir,” kata Menlu Retno usai meluncurkan Keketuaan Indonesia untuk Foreign Policy and Global Health (FPGH) Initiative di Jakarta, Selasa (28/1/2020).

Untuk mempercepat pasokan logistik masuk ke Wuhan, Dubes RI untuk China terus berkoordinasi dengan otoritas setempat.

“Perlu diketahui status Wuhan saat ini adalah lockdown, sehingga kita tidak bisa membawa bahan makanan masuk (ke kota itu). Semua pergerakan kita harus dikoordinasikan dengan otoritas China, termasuk dalam pengiriman logistik,” Retno melanjutkan.

Selain makanan, WNI yang berada di Wuhan juga mengeluhkan pasokan masker yang semakin menipis. Menurut informasi dari Persatuan Pelajar Indonesia di Tiongkok (PPIT), harga makanan dan kebutuhan sehari-hari termasuk masker masih tersedia di sejumlah toko di Wuhan, namun harganya menjadi lebih mahal.

Merespons laporan tersebut, Kemlu berkoordinasi dengan Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) untuk pengiriman segera masker melalui maskapai Garuda Indonesia ke Beijing.

“Di Beijing ada biro pengiriman yang mendapat izin dari otoritas China untuk masuk ke Wuhan, dan KBRI Beijing kemarin sudah menghubungi biro pengiriman itu untuk membawa masker-masker yang diperlukan para WNI,” tutur Retno.

Berdasarkan data Kemlu, seperti diungkapkan Menlu Retno pada Selasa, terdapat 100 WNI di Wuhan, yang terdiri dari 84 mahasiswa dan 16 tamu mahasiswa dari tempat lain. Sementara di Provinsi Hubei, secara keseluruhan ada 243 WNI.

baca juga

Selama sepekan terakhir, pemerintah China telah mengisolasi Kota Wuhan dan menyiagakan 15 titik karantina di Provinsi Hubei, sebagai respons dari wabah virus corona tipe baru, yang telah menewaskan sedikitnya 106 orang dan menjangkiti ribuan lainnya.

Pemerintah Indonesia melalui perwakilannya di China, kata Menlu, memberikan perhatian besar terhadap kesehatan dan keselamatan WNI di negara itu terutama yang berada di titik-titik karantina.

“Jadi intinya kita ingin memastikan bahwa meskipun para WNI yang ada di sana dalam posisi tidak bisa keluar dan tidak bisa bergerak, mereka masih bisa mendapatkan logistik yang diperlukan. Dari waktu ke waktu kita berkomunikasi untuk menanyakan apa yang mereka perlukan sekali lagi karena status lockdown tersebut maka semua langkah yang kita lakukan harus bekerja sama dengan otoritas China,” ujar Menlu Retno.

Sumber: Antara

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Menkes Terawan: Tidak Semua WN China yang Datang Bawa Virus Corona

Menkes Terawan: Tidak Semua WN China yang Datang Bawa Virus Corona

Health | Selasa, 28 Januari 2020 | 12:15 WIB

Corona Masuk Jateng, RSUD Soewondo Kendal Siapkan Ruang Isolasi

Corona Masuk Jateng, RSUD Soewondo Kendal Siapkan Ruang Isolasi

News | Selasa, 28 Januari 2020 | 12:12 WIB

Teror Corona, Menhub Tak Larang Pesawat China Masuk Indonesia

Teror Corona, Menhub Tak Larang Pesawat China Masuk Indonesia

News | Selasa, 28 Januari 2020 | 12:00 WIB

Korban Bertambah, Virus Corona Lebih Sulit Ditangani daripada SARS

Korban Bertambah, Virus Corona Lebih Sulit Ditangani daripada SARS

Health | Selasa, 28 Januari 2020 | 11:54 WIB

RS Siloam Jember Tampik Rawat Pasien Suspect Virus Corona

RS Siloam Jember Tampik Rawat Pasien Suspect Virus Corona

Jatim | Selasa, 28 Januari 2020 | 11:33 WIB

Tiga Rumah Sakit di Jateng Disebut Merawat Pasien Suspect Corona

Tiga Rumah Sakit di Jateng Disebut Merawat Pasien Suspect Corona

Jawa Tengah | Selasa, 28 Januari 2020 | 11:30 WIB

Corona, Menpar Alihkan Promosi Wisata di Wuhan, ke AS, Australia dan Eropa

Corona, Menpar Alihkan Promosi Wisata di Wuhan, ke AS, Australia dan Eropa

News | Selasa, 28 Januari 2020 | 11:29 WIB

Undang Sejumlah Menteri, Menko PMK Bahas Wabah Virus Corona

Undang Sejumlah Menteri, Menko PMK Bahas Wabah Virus Corona

News | Selasa, 28 Januari 2020 | 11:25 WIB

Terkini

Kalahkan Persiba Tiga Gol, Kendal Tornado FC Ambil Alih Puncak Klasemen

Kalahkan Persiba Tiga Gol, Kendal Tornado FC Ambil Alih Puncak Klasemen

Jawa Tengah | Jum'at, 16 Oktober 2026 | 23:33 WIB

Menggambar Bukan Sekadar Bermain, Ini Manfaatnya untuk Imajinasi Anak

Menggambar Bukan Sekadar Bermain, Ini Manfaatnya untuk Imajinasi Anak

Lifestyle | Jum'at, 16 Oktober 2026 | 23:26 WIB

Mahasiswa Malaysia Pelajari Mitigasi Bencana dan Tata Air Pesisir Jakarta

Mahasiswa Malaysia Pelajari Mitigasi Bencana dan Tata Air Pesisir Jakarta

Jakarta | Jum'at, 16 Oktober 2026 | 23:18 WIB

Memilih Produk Perawatan Pakaian, Apa yang Jadi Pertimbangan Konsumen?

Memilih Produk Perawatan Pakaian, Apa yang Jadi Pertimbangan Konsumen?

Lifestyle | Jum'at, 16 Oktober 2026 | 23:05 WIB

UMKM Binaan Astra Catat Transaksi Ekspor Rp400 Miliar, Bidik Pasar Global

UMKM Binaan Astra Catat Transaksi Ekspor Rp400 Miliar, Bidik Pasar Global

Jakarta | Jum'at, 16 Oktober 2026 | 23:00 WIB

Kabut Asap Karhutla Tekan Ekonomi Palembang, 7 Hotel Laporkan Penurunan Tingkat Hunian

Kabut Asap Karhutla Tekan Ekonomi Palembang, 7 Hotel Laporkan Penurunan Tingkat Hunian

Sumsel | Jum'at, 16 Oktober 2026 | 22:56 WIB

Tangis Haru Heri Latif, 1,5 Tahun Cari Nafkah Pakai Pick-up Box Berbuah Hadiah Umrah Gratis

Tangis Haru Heri Latif, 1,5 Tahun Cari Nafkah Pakai Pick-up Box Berbuah Hadiah Umrah Gratis

Lifestyle | Jum'at, 16 Oktober 2026 | 22:54 WIB

Bukan Sekadar Tanam Mangrove: Strategi Baru Ubah Pesisir Malang Jadi Mesin Uang Warga

Bukan Sekadar Tanam Mangrove: Strategi Baru Ubah Pesisir Malang Jadi Mesin Uang Warga

Malang | Jum'at, 16 Oktober 2026 | 22:49 WIB

KPK Bongkar Dugaan Setoran Upah Pungut ke Bupati Klaten Rp280 Juta

KPK Bongkar Dugaan Setoran Upah Pungut ke Bupati Klaten Rp280 Juta

News | Jum'at, 16 Oktober 2026 | 22:24 WIB

Sumsel United vs Persikad Depok: Laskar Juaro Incar Kemenangan Ketiga, Hibiki Mochizuki Berpeluang M

Sumsel United vs Persikad Depok: Laskar Juaro Incar Kemenangan Ketiga, Hibiki Mochizuki Berpeluang M

Sumsel | Jum'at, 16 Oktober 2026 | 22:10 WIB

×