Maruf soal Nasib WNI di China: Jepang Kirim Pesawat Belum Bisa Evakuasi

Agung Sandy Lesmana | Ria Rizki Nirmala Sari | Suara.com

Rabu, 29 Januari 2020 | 20:22 WIB
Maruf soal Nasib WNI di China: Jepang Kirim Pesawat Belum Bisa Evakuasi
Suasana sejumlah mahasiswa yang terisolasi dan harus tetap tinggal di dalam asrama Universitas Wuhan, China. (Foto: Aditya Fahmi/mahasiswa Indonesia di Universitas Wuhan)

Suara.com - Wakil Presiden Ma'ruf Amin mengklaim bahwa pemerintah sudah siap untuk mengevakuasi warga negara Indonesia (WNI) di Provinsi Hubei, China termasuk Wuhan yang diduga sebagai daerah pertama penyebaran virus Corona.

Menurutnya, saat ini pemerintah Indonesia masih menunggu keputusan dari pemerintah China karena Wuhan masih kini seperti kota mati karena masih diisolasi.

Ma'ruf menjelaskan bahwa saat ini tidak boleh ada aktivitas keluar masuk ke daerah Wuhan. Dengan begitu pemerintah Indonesia masih belum bisa melakukan evakuasi terhadap WNI yang ada di daerah Wuhan.

"Jadi akibatnya semuanya masih menunggu sikap pemerintah Tiongkok, bahkan yang dari Jepang yang sudah kirim pesawat pun (warganya) belum bisa dievakuasi," kata Ma'ruf di Kantor Wakil Presiden, Jalan Medan Merdeka Utara, Jakarta Pusat, Rabu (29/1/2020).

Meskipun belum bisa mengevakuasi, Ma'ruf mengklaim kondisi WNI yang masih terjebak akibat virus corona masih terus dipantau pemerintah. Bahkan, Ma'ruf mengatakan telah mengirimkan pasokan bahan makanan serta keperluan sehari-sehari bagi para WNI yang sebagian besar merupakan pelajar.

"Kalau enggak salah ada 100 orang, 84-nya itu mahasiswa dan kami membangun logistiknya melalui pusat-pusat kami di Tiongkok," kata dia.

Untuk diketahui, mahasiswa Indonesia di Kota Wuhan, China meminta agar Kementerian Luar Negeri segera mengambil keputusan untuk mengevakuasi mereka dari kota pusat penyebaran virus corona. Mereka menyebut situasi Kota Wuhan saat ini sudah darurat.

Salah seorang mahasiswa yang menempuh pendidikan tinggi di Kota Wuhan, Yuliannova mnelalui akun Twitter miliknya @ylchaniago memohon agar pemerintah Indonesia bisa segera menjemput ia dan mahasiswa asal Indonesia lainnya Kota Wuhan. Setelah enam hari otoritas China mengisolasi Kota Wuhan, kini para mahasiswa asal Indonesia mulai diselimuti rasa cemas.

"Ibu Menlu @Menlu_RI @jokowi @KBRI_Beijing kami memang bisa bertahan tapi ini sudah 6 hari tanpa kejelasan kapan status lockdown ini berakhir. Kami mohon bawa kami keluar dari Kota Wuhan. Kota ini tidak sehat bu," kata Yuliannova seperti dikutip Suara.com, Rabu (29/1/2020).

Dari data teranyar menunjukkan sudah ada 132 orang tewas akibat virus tersebut dan lebih dari 5.000 orang sudah terinfeksi virus mematikan. Ia memohon agar pemerintah Indonesia bisa segera bertindak menyelamatkan mereka

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Ilmuwan Australia Sukses Ciptakan Virus Corona seperti di Wuhan

Ilmuwan Australia Sukses Ciptakan Virus Corona seperti di Wuhan

Tekno | Rabu, 29 Januari 2020 | 20:17 WIB

Takut Kena Virus Corona, Sopir Taksi Usir Penumpang

Takut Kena Virus Corona, Sopir Taksi Usir Penumpang

Video | Rabu, 29 Januari 2020 | 20:16 WIB

Jawab Kegelisahan Masyarakat, Kemenkes: Tak Ada Kasus Corona di Indonesia

Jawab Kegelisahan Masyarakat, Kemenkes: Tak Ada Kasus Corona di Indonesia

Health | Rabu, 29 Januari 2020 | 19:57 WIB

Christian Sugiono Syuting di Bangkok, Titi Kamal Cemas Virus Corona

Christian Sugiono Syuting di Bangkok, Titi Kamal Cemas Virus Corona

Entertainment | Rabu, 29 Januari 2020 | 19:55 WIB

Meski Mudah Menular, Virus Corona Bukan Penyebab Tunggal Kematian di China

Meski Mudah Menular, Virus Corona Bukan Penyebab Tunggal Kematian di China

Health | Rabu, 29 Januari 2020 | 19:11 WIB

Sempat Dirawat di Sardjito, Balita Asal China Dinyatakan Negatif Corona

Sempat Dirawat di Sardjito, Balita Asal China Dinyatakan Negatif Corona

Jogja | Rabu, 29 Januari 2020 | 18:58 WIB

Kocak, Wanita Ini Buang Belasan Bir karena Ingin Bersihkan Virus Corona

Kocak, Wanita Ini Buang Belasan Bir karena Ingin Bersihkan Virus Corona

Lifestyle | Rabu, 29 Januari 2020 | 19:22 WIB

Virus Corona Mulai Jangkiti Ekonomi Global, Menteri Sri Mulyani Waspada

Virus Corona Mulai Jangkiti Ekonomi Global, Menteri Sri Mulyani Waspada

Bisnis | Rabu, 29 Januari 2020 | 18:33 WIB

Takut Virus Corona, Luna Maya Lakukan Medical Check Up

Takut Virus Corona, Luna Maya Lakukan Medical Check Up

Entertainment | Rabu, 29 Januari 2020 | 18:25 WIB

Soal Virus Corona, PKS Minta Indonesia Cabut Bebas Visa untuk China

Soal Virus Corona, PKS Minta Indonesia Cabut Bebas Visa untuk China

News | Rabu, 29 Januari 2020 | 18:36 WIB

Terkini

Sentil BGN Borong Motor Listrik, Hasto PDI-P: Belajarlah dari Gojek, Jangan Hamburkan Anggaran

Sentil BGN Borong Motor Listrik, Hasto PDI-P: Belajarlah dari Gojek, Jangan Hamburkan Anggaran

News | Kamis, 09 April 2026 | 15:09 WIB

Roy Suryo Dukung JK Polisikan Rismon Sianipar, Bantah Terima Dana Rp50 M di Kasus Ijazah Jokowi

Roy Suryo Dukung JK Polisikan Rismon Sianipar, Bantah Terima Dana Rp50 M di Kasus Ijazah Jokowi

News | Kamis, 09 April 2026 | 15:06 WIB

AMSI Minta Dewan Pers Lindungi Magdalene dari Pembatasan Akses Konten

AMSI Minta Dewan Pers Lindungi Magdalene dari Pembatasan Akses Konten

News | Kamis, 09 April 2026 | 15:00 WIB

Riset WRI Ungkap Paradoks Banjir: Investasi Besar Tak Selalu Kurangi Risiko, Kenapa?

Riset WRI Ungkap Paradoks Banjir: Investasi Besar Tak Selalu Kurangi Risiko, Kenapa?

News | Kamis, 09 April 2026 | 15:00 WIB

DPR Kutuk Serangan Israel ke Beirut, Dinilai Cederai Gencatan Senjata IranAS

DPR Kutuk Serangan Israel ke Beirut, Dinilai Cederai Gencatan Senjata IranAS

News | Kamis, 09 April 2026 | 14:54 WIB

Kubu Roy Suryo Bantah Keras Isu Dana Rp5 M dari JK: Satu Rupiah Pun Tidak Pernah!

Kubu Roy Suryo Bantah Keras Isu Dana Rp5 M dari JK: Satu Rupiah Pun Tidak Pernah!

News | Kamis, 09 April 2026 | 14:51 WIB

Menaker Lapor Ada 1.590 Aduan THR 2026, DKI Jakarta dan Jabar Terbanyak

Menaker Lapor Ada 1.590 Aduan THR 2026, DKI Jakarta dan Jabar Terbanyak

News | Kamis, 09 April 2026 | 14:49 WIB

Eks Dirut Inhutani V Divonis 4 Tahun Penjara Kasus Suap Hutan Lampung, Rubicon Dirampas Negara

Eks Dirut Inhutani V Divonis 4 Tahun Penjara Kasus Suap Hutan Lampung, Rubicon Dirampas Negara

News | Kamis, 09 April 2026 | 14:47 WIB

Prabowo: Alhamdulillah Antrean Haji Paling Lama 26 Tahun, Tidak lagi 48 Tahun

Prabowo: Alhamdulillah Antrean Haji Paling Lama 26 Tahun, Tidak lagi 48 Tahun

News | Kamis, 09 April 2026 | 14:44 WIB

Kutuk Serangan Israel, Macron Desak Lebanon Harus Diikutsertakan Dalam Gencatan Senjata AS dan Iran

Kutuk Serangan Israel, Macron Desak Lebanon Harus Diikutsertakan Dalam Gencatan Senjata AS dan Iran

News | Kamis, 09 April 2026 | 14:36 WIB