Harlah ke-94 NU, Said Aqil Kritik Perbankan Masih Dikuasai Asing

Reza Gunadha, Novian Ardiansyah

Jum'at, 31 Januari 2020 | 23:06 WIB
Harlah ke-94 NU, Said Aqil Kritik Perbankan Masih Dikuasai Asing
Ketua Umum Pengurus Besar Nahdlatul Ulama Said Aqil Siradj berpidato pada acara peringatan Hari Lahir ke-94 Nahdlatul Ulama di kantor PBNU, Jakarta Pusat, Jumat (31/1/2020) malam. [Suara.com/Novian Ardiansyah]

Suara.com - Ketua Umum Pengurus Besar Nahdlatul Ulama Said Aqil Siradj menegaskan, banyak sektor perekonomian yang strategis masih dikuasai oleh segelintir golongan konglomerat.

Said Aqil mengungkapkan hal tersebut dalam pidatonya pada acara peringatan Hari Lahir ke-94 Nahdlatul Ulama di kantor PBNU, Jakarta Pusat, Jumat (31/1/2020) malam.

"Saat ini masih banyak sektor ekonomi strategis yang pengelolaannya dikuasai segelintir konglomerat, baik pribumi maupun asing,” kata Said Aqil.

Said Aqil, mengutip data Otoritas Jasa Keuangan, mengatakan sebanyak 33,5 persen aset perbankan Indonesia kuasai investor asing.

Dampaknya, kata dia, masyarakat dari golongan menengah ke bawah sulit membangun perekonomian. Sebab, bank masih berpihak pada pelaku usaha besar.

"Pemberian ruang kepada bank asing yang cukup luas, berpotensi memiliki implikasi pada kecilnya kontribusi perbankan pada perekonomian domestik. Kenyataan yang sering dijumpai, akses perbankan pelaku usaha mikro, kecil dan menengah tidak mudah, berbeda dengan pelaku usaha besar konglomerat. Selain persoalan bankable atau tidaknya, hal lain adalah mengenai pemihakan," tutur Said.

Said meluruskan, pernyataannya itu bukan lantas membuat NU anti-konglomerat. Hanya, Said mengharapkan ada konglomerasi yang sesuai Al Hadis.

“Dalam salah satu hadis riwayat Tarmidzi, disebutkan bukan termasuk golonganku orang yang tidak menghormati yang lebih besar di antara kami dan tidak menyayangi yang kecil,” kata dia.

Dengan begitu, lanjut Said, para konglomerat dapat bermanfaat dengan merangkul dan menaikkan derajat ekonomi kecil dan menengah.

baca juga

"Jika kelas menengah terangkat, kelas kecil dan mikro pun harus demikian. Ladang penghidupan pedagang bakso, penjual gorengan, dan usaha-usaha mikro dan kecil lainnya harus dilindungi, harus didampingi. Dan inilah Islam, bukan kapitalis, bukan sosialis. Tapi jalan tengah, moderat.”

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Harlah ke-92 NU, Ma'ruf Amin: Nahdliyin Harus Lebih Mandiri

Harlah ke-92 NU, Ma'ruf Amin: Nahdliyin Harus Lebih Mandiri

News | Jum'at, 31 Januari 2020 | 22:58 WIB

Ketua PBNU Said Aqil: Vape Haram atau Tidak, Tunggu Musyawarah Ulama

Ketua PBNU Said Aqil: Vape Haram atau Tidak, Tunggu Musyawarah Ulama

News | Sabtu, 25 Januari 2020 | 17:49 WIB

Meski China Investor Besar, PBNU Minta Pemerintah Tak Lembek soal Natuna

Meski China Investor Besar, PBNU Minta Pemerintah Tak Lembek soal Natuna

News | Senin, 06 Januari 2020 | 18:17 WIB

CEK FAKTA: Said Aqil Siradj Beragama Hindu, Benarkah?

CEK FAKTA: Said Aqil Siradj Beragama Hindu, Benarkah?

News | Jum'at, 03 Januari 2020 | 16:44 WIB

Ogah Ikut Campur Isu Rizieq Dicekal, Ketua PBNU: Itu Urusan Polisi

Ogah Ikut Campur Isu Rizieq Dicekal, Ketua PBNU: Itu Urusan Polisi

News | Selasa, 12 November 2019 | 19:06 WIB

Gelar Pertemuan, Kapolri Idham dan Said Aqil Bahas Terorisme hingga Korupsi

Gelar Pertemuan, Kapolri Idham dan Said Aqil Bahas Terorisme hingga Korupsi

Video | Selasa, 12 November 2019 | 19:06 WIB

Said Aqil usai Ditemui Kapolri: Selayaknya Polisi Menggandeng Civil Society

Said Aqil usai Ditemui Kapolri: Selayaknya Polisi Menggandeng Civil Society

News | Selasa, 12 November 2019 | 18:46 WIB

Terkini

5 Tanda Kasir Anda Butuh Alat Notifikasi Suara Pembayaran

5 Tanda Kasir Anda Butuh Alat Notifikasi Suara Pembayaran

Jakarta | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 21:06 WIB

Pulihkan Kerugian Korban, Panja DPR Masukkan Kejahatan Investasi Bodong ke RUU Perampasan Aset

Pulihkan Kerugian Korban, Panja DPR Masukkan Kejahatan Investasi Bodong ke RUU Perampasan Aset

News | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 21:01 WIB

Cekcok Transfer Uang Berujung Maut: Pemilik Kafe di Lampung Timur Tikam Pelanggan

Cekcok Transfer Uang Berujung Maut: Pemilik Kafe di Lampung Timur Tikam Pelanggan

Lampung | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 20:54 WIB

Ketua PP Siak Terlibat Kecelakaan: Renggut Nyawa Pelajar, Belum Ditetapkan Tersangka

Ketua PP Siak Terlibat Kecelakaan: Renggut Nyawa Pelajar, Belum Ditetapkan Tersangka

Riau | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 20:54 WIB

22,4 Juta Batang Rokok Ilegal Disita di Sumsel dan Sekitarnya, Mengapa Peredaran Sulit Diberantas?

22,4 Juta Batang Rokok Ilegal Disita di Sumsel dan Sekitarnya, Mengapa Peredaran Sulit Diberantas?

Sumsel | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 20:51 WIB

Siap Debut Jepang, Baby DONT Cry Akan Rilis Single "Replay" di 2 Negara!

Siap Debut Jepang, Baby DONT Cry Akan Rilis Single "Replay" di 2 Negara!

Your Say | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 20:50 WIB

Tak Harus Mengubah Bentuk Wajah, Ini Cara Baru Menjaga Penampilan Tetap Awet Muda

Tak Harus Mengubah Bentuk Wajah, Ini Cara Baru Menjaga Penampilan Tetap Awet Muda

Lifestyle | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 20:47 WIB

Survei Kinerja Bahlil Tuai Sorotan, Bos IPO Beberkan Mengapa Hasilnya Beda denagn Celios

Survei Kinerja Bahlil Tuai Sorotan, Bos IPO Beberkan Mengapa Hasilnya Beda denagn Celios

News | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 20:45 WIB

SIPEF dan KIS Bangun Pabrik BioCNG di Simalungun, Ubah Limbah Sawit Jadi Energi Bersih

SIPEF dan KIS Bangun Pabrik BioCNG di Simalungun, Ubah Limbah Sawit Jadi Energi Bersih

Sumut | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 20:40 WIB

Ikan Melimpah Kini Jadi Sumber Cuan, Nelayan Kampung Saharey Raup Rp800 Ribu per Hari

Ikan Melimpah Kini Jadi Sumber Cuan, Nelayan Kampung Saharey Raup Rp800 Ribu per Hari

Sulsel | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 20:38 WIB

×