CEK FAKTA: Benarkah 5 Pasien Terduga Virus Corona, 1 Meninggal di Semarang?

Reza Gunadha, Rifan Aditya

Sabtu, 01 Februari 2020 | 14:48 WIB
CEK FAKTA: Benarkah 5 Pasien Terduga Virus Corona, 1 Meninggal di Semarang?
Video lima pasien "terkena" virus corona di Semarang meresahkan masyarakat (twitter)

Suara.com - Beredar video yang menjelaskan adanya lima pasien terkena virus corona di Semarang. Video tersebut beredar melalui aplikasi percakapan Whatsapp.

Masyarakat yang tinggal di Semarang menjadi takut atas beredarnya video tersebut. Seperti cuitan yang dibuat oleh akun Twitter @aiscreamchoco, Sabtu (1/2/2020) berikut ini.

"Serem banget, tadi papa kasih lihat 4 pasien yang di suspect kena virus corona dan itu di Semarang dong, di kota tempat tinggal ku serem banget," tulisnya.

Begitu juga dengan cuitan dari @dani_sha24 yang menulis, "Ada video berita pasien corona masuk RSUD Karyadi Semarang, 4 orang 1 meninggal, betul gak sih"

Video lima pasien "terkena" virus corona di Semarang meresahkan masyarakat (twitter)
Video lima pasien "terkena" virus corona di Semarang meresahkan masyarakat (twitter)

Video berdurasi 36 detik tersebut bersumber dari laporan berita Kompas Pagi di Kompas TV.

Penyiar berita mengatakan, "Lima pasien virus corona dari beberapa rumah sakit di Semarang mendapatkan perawatan serius di Rumah Sakit Umum Pusat dr. Kariadi Semarang. Satu dinyatakan meninggal dunia, empat pasien lainnya mendapat perawatan intensif di ruang isolasi".

Benarkah ada lima pasien suspect virus corona di Semarang?

Penjelasan

Berdasarkan penelusuran Suara.com, video 36 detik yang beredar melalui Whatsapp menunjukkan lima pasien suspect virus corona di Semarang adlaah tidak benar. Rekaman yang beredar itu tidak lengkap atau utuh.

baca juga

Kejadian dalam video tersebut merupakan simulasi penanganan pasien virus corona di Rumah Sakit Umum Pusat (RSUP) Dr. Kariadi Semarang.

Video lengkapnya terdapat dalam situs Kompas.tv yang diterbitkan pada Jumat, 31 Januari 2020 berjudul "RS Kariadi, Semarang Gelar Simulasi Penanganan Pasien Virus Corona". Berikut kutipan beritanya.

"RSUP Dr. Kariadi Semarang, menggelar simulasi siaga virus Corona. Ini dilakukan untuk persiapan, dan kesigapan tim RSUP Kariadi jika terdapat pasien terdampak virus Corona.

Dengan cekatan para tim medis yang dilengkapi pakaian khusus tertutup, membawa satu per satu pasien ke dalam ruang isolasi UGD RSUP Dr. Kariadi Semarang.

Satu per satu pasien dibawa ke ruang isolasi rawat di Ruang Rajawali. Dari lima pasien yang terjangkit virus Corona itu, satu di antaranya di nyatakan meninggal dunia."

Cek Fakta, Video lima pasien terkena virus corona di Semarang (kompas.tv)
Cek Fakta, Video lima pasien terkena virus corona di Semarang (kompas.tv)

Kepala Pusat Data Informasi dan Komunikasi Kebencanaan BNPB Indonesia, Agus Wibowo juga menyarankan agar masyarakat tidak panik dengan beredarnya video tersebut.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Lepas Tim Evakuasi WNI ke China, Menlu Retno: Selamat Jalan Teman-teman

Lepas Tim Evakuasi WNI ke China, Menlu Retno: Selamat Jalan Teman-teman

News | Sabtu, 01 Februari 2020 | 13:08 WIB

Jangan Percaya Isu, Dokter Reisa Ungkap 5 Mitos Virus Corona Wuhan!

Jangan Percaya Isu, Dokter Reisa Ungkap 5 Mitos Virus Corona Wuhan!

Health | Sabtu, 01 Februari 2020 | 13:30 WIB

WNI dari Wuhan yang Dievakuasi ke Batam Wajib Kenakan Baju Mirip Astronot

WNI dari Wuhan yang Dievakuasi ke Batam Wajib Kenakan Baju Mirip Astronot

News | Sabtu, 01 Februari 2020 | 12:50 WIB

Alumni UI Asal China: Jumlah Korban Tewas Corona Jangan Digubris Berlebihan

Alumni UI Asal China: Jumlah Korban Tewas Corona Jangan Digubris Berlebihan

News | Sabtu, 01 Februari 2020 | 12:35 WIB

Tingkat Kematian Hanya 3 Persen, Pasien Virus Corona Pulih Akan Bertambah

Tingkat Kematian Hanya 3 Persen, Pasien Virus Corona Pulih Akan Bertambah

Health | Sabtu, 01 Februari 2020 | 12:27 WIB

Menlu, Menkes hingga Panglima TNI Akan Lepas Tim Evakuasi WNI ke Wuhan

Menlu, Menkes hingga Panglima TNI Akan Lepas Tim Evakuasi WNI ke Wuhan

News | Sabtu, 01 Februari 2020 | 12:07 WIB

Kepala BNPB Bantah Pemerintah Mau Karatina WNI yang Dijemput dari China

Kepala BNPB Bantah Pemerintah Mau Karatina WNI yang Dijemput dari China

News | Sabtu, 01 Februari 2020 | 11:37 WIB

Minum Air Putih 25 Liter Sehari, Pria ini Sembuh dari Virus Corona!

Minum Air Putih 25 Liter Sehari, Pria ini Sembuh dari Virus Corona!

Health | Sabtu, 01 Februari 2020 | 12:18 WIB

Gara-Gara Virus Corona, Industri Pariwisata China Rugi Hampir 2 Triliun

Gara-Gara Virus Corona, Industri Pariwisata China Rugi Hampir 2 Triliun

Lifestyle | Sabtu, 01 Februari 2020 | 11:30 WIB

Terkini

Surya Paloh Desak RUU Pemilu Dikebut: Jangan Tunggu Sampai Tahun Depan

Surya Paloh Desak RUU Pemilu Dikebut: Jangan Tunggu Sampai Tahun Depan

News | Sabtu, 19 September 2026 | 23:45 WIB

Emil Audero Jadi Penyelamat Rayo Vallecano, 2 Kali Gagalkan Peluang Emas Osasuna

Emil Audero Jadi Penyelamat Rayo Vallecano, 2 Kali Gagalkan Peluang Emas Osasuna

Bola | Sabtu, 19 September 2026 | 23:10 WIB

Korban Keracunan MBG Jadi Bahan Candaan, Pegawai SPPG Bantul Dipanggil BGN

Korban Keracunan MBG Jadi Bahan Candaan, Pegawai SPPG Bantul Dipanggil BGN

News | Sabtu, 19 September 2026 | 23:00 WIB

Jateng Tembus 3 Besar Era Luthfi, Dubai Siapkan Rp5 T untuk Kilang Jepara, GSI: Ramah Investasi

Jateng Tembus 3 Besar Era Luthfi, Dubai Siapkan Rp5 T untuk Kilang Jepara, GSI: Ramah Investasi

Jawa Tengah | Sabtu, 19 September 2026 | 22:38 WIB

Penipu Catut Nama Orderkuota, Sebar CS Palsu Lewat Google

Penipu Catut Nama Orderkuota, Sebar CS Palsu Lewat Google

Bisnis | Sabtu, 19 September 2026 | 22:38 WIB

Kronologis WNI Terancam Hukuman Mati di Malaysia: Negatif Narkoba, Tidak Punya Riwayat Kejahatan

Kronologis WNI Terancam Hukuman Mati di Malaysia: Negatif Narkoba, Tidak Punya Riwayat Kejahatan

News | Sabtu, 19 September 2026 | 22:35 WIB

Buntut Presidential Threshold Dihapus, Surya Paloh Cium Wacana Syarat Capres Minimal Dukungan 2 Frak

Buntut Presidential Threshold Dihapus, Surya Paloh Cium Wacana Syarat Capres Minimal Dukungan 2 Frak

News | Sabtu, 19 September 2026 | 22:29 WIB

RUU Perampasan Aset Didesak Publik, Surya Paloh Ingatkan Jangan Dipaksakan

RUU Perampasan Aset Didesak Publik, Surya Paloh Ingatkan Jangan Dipaksakan

News | Sabtu, 19 September 2026 | 22:15 WIB

Harga Cabai Naik, Kemarau Panjang dan Jeda Panen Jadi Biang Kerok

Harga Cabai Naik, Kemarau Panjang dan Jeda Panen Jadi Biang Kerok

Bisnis | Sabtu, 19 September 2026 | 22:05 WIB

Surya Paloh Buka-bukaan Soal Parliamentary Threshold 7 Persen: NasDem Rela Tersingkir dari Parlemen

Surya Paloh Buka-bukaan Soal Parliamentary Threshold 7 Persen: NasDem Rela Tersingkir dari Parlemen

News | Sabtu, 19 September 2026 | 21:34 WIB

×