Siapkan Lokasi Evakuasi WNI di Hanggar Bandara Natuna, Ini Penampakannya

Chandra Iswinarno

Sabtu, 01 Februari 2020 | 16:08 WIB
Siapkan Lokasi Evakuasi WNI di Hanggar Bandara Natuna, Ini Penampakannya
Hanggar Bandara Raden Sadjad yang akan dijadikan lokasi karantina ratusan WNI yang dievakuasi dari Wuhan. [Foto: Istimewa]

Suara.com - Kedatangan WNI dari Kota Wuhan Provinsi Hubei, China, yang dievakuasi menggunakan pesawat Batik Air sewaan Pemerintah Indonesia, dipastikan bakal didaratkan di Bandara Raden Sadjad, Ranai, Kabupaten Natuna Provinsi Kepulauan Riau setelah transit di Bandara Hang Nadim, Batam.

Pemerintah sendiri telah menyiapkan hanggar di Bandara Raden Sadjad sebagai lokasi isolasi 243 WNI yang dievakuasi dari daerah endemik Virus Corona di China. Nantinya selama di ruang isolasi tersebut akan dilakukan observasi oleh tim medis dan psikolog.

Bahkan di lokasi hanggar Lanud, sudah didirikan tenda-tenda dengan medical kit dan perlatan medis. Pemerintah melalui Kemenkes juga menurunkan tim medis selama perawatan.

Kepala BNPB Letjen TNI Doni Monardo menjelaskan pilihan ruang isolasi di kawasan tersebut bukan tanpa alasan.

"Karena mereka nanti akan ditempatkan sementara di hanggar milik Lanud RSA, dan di sana tempatnya luas, mereka bisa olahraga, bisa lari-lari, yang jelas cukup jauh dari terminal bandara sipil," katanya seperti diberitakan Batamnews.co.id-jaringan Suara.com pada Sabtu (1/2/2020).

Doni juga mengemukakan, mereka akan ditempatkan sementara kurang lebih selama 15 hari, sebelum dipulangkan daerahnya masing-masing.

"Ada tim medis gabungan yang diberangkatkan ke Natuna," ujarnya.

Meski begitu, Doni menyatakan WNI tersebut hanya ditempatkan sementara dan kondisi mereka dipastikan sehat. Karena hingga saat ini, WHO telah menetapkan sejumlah aturan, bahwa bagi yang positif mengidap Virus Corona dilarang keluar dari Wuhan.

"Mereka di Wuhan juga diperiksa kesehatannya dari sejumlah tim medis gabungan dari seluruh dunia, mereka yang akan dievakuasi itu sudah dipastikan sehat semua, hanya saja mereka butuh penempatan sementara dua minggu," katanya.

Untuk diketahui, kondisi Kota Wuhan saat ini sudah mengkhawatirkan. Di Provinsi Hubei sudah ada 249 korban meninggal akibat pneumonia yang disebabkan virus corona.

Presiden Jokowi sendiri sudah mengambil langkah agar WNI dari Wuhan segera dievakuasi. Natuna dipilih menjadi lokasi evakuasi. WNI yang dievakuasi dari Wuhan diangkut menggunakan pesawat Airbus milik maskapai Batik Air.

Sebelum tiba di lokasi isolasi yang berada di Pulau Natuna, pesawat akan transit di Batam.

Sumber artikel cek disini
Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Ikut Evakuasi WNI, Penampakan Kru Batik Air Kenakan Pakaian Antivirus

Ikut Evakuasi WNI, Penampakan Kru Batik Air Kenakan Pakaian Antivirus

News | Sabtu, 01 Februari 2020 | 16:04 WIB

Simulasi Penanganan Pasien Virus Corona di Kudus

Simulasi Penanganan Pasien Virus Corona di Kudus

Foto | Sabtu, 01 Februari 2020 | 15:51 WIB

Epidemi Virus Corona Wuhan di China, Jumlah Korban Sembuh Semakin Banyak

Epidemi Virus Corona Wuhan di China, Jumlah Korban Sembuh Semakin Banyak

Health | Sabtu, 01 Februari 2020 | 15:50 WIB

Pesawat yang Ditumpangi WNI dari Wuhan Bakal Diberi Disinfektan

Pesawat yang Ditumpangi WNI dari Wuhan Bakal Diberi Disinfektan

News | Sabtu, 01 Februari 2020 | 15:49 WIB

Transit di Batam, Ini Skema Penjemputan Ratusan WNI dari China

Transit di Batam, Ini Skema Penjemputan Ratusan WNI dari China

News | Sabtu, 01 Februari 2020 | 15:34 WIB

Terkini

PSI: Kunjungan Jokowi ke Daerah Bukan Safari Politik, Tapi Memenuhi Undangan

PSI: Kunjungan Jokowi ke Daerah Bukan Safari Politik, Tapi Memenuhi Undangan

News | Selasa, 16 Juni 2026 | 22:35 WIB

1 Warga Tewas Akibat Gempa M6,7 di Sulawesi Tengah, 312 Jiwa Terdampak

1 Warga Tewas Akibat Gempa M6,7 di Sulawesi Tengah, 312 Jiwa Terdampak

News | Selasa, 16 Juni 2026 | 22:19 WIB

Apakah 'Nyanyian' Sony Sonjaya Bisa Jadi Kunci Bongkar Akar Korupsi MBG?

Apakah 'Nyanyian' Sony Sonjaya Bisa Jadi Kunci Bongkar Akar Korupsi MBG?

News | Selasa, 16 Juni 2026 | 21:58 WIB

BEM Bersatu Tuding Ada Sosok Eks Petinggi Militer di Balik Aksi Demo Mahasiswa Tolak MBG

BEM Bersatu Tuding Ada Sosok Eks Petinggi Militer di Balik Aksi Demo Mahasiswa Tolak MBG

News | Selasa, 16 Juni 2026 | 21:44 WIB

Guntur Romli Cium Motif Lain BEM Bersatu: Dari Mana Dana Bikin Konferensi Pers?

Guntur Romli Cium Motif Lain BEM Bersatu: Dari Mana Dana Bikin Konferensi Pers?

News | Selasa, 16 Juni 2026 | 21:35 WIB

Gus Ipul: Prof Nasar Jadi Salah Satu Figur Kuat untuk Ketua Umum PBNU

Gus Ipul: Prof Nasar Jadi Salah Satu Figur Kuat untuk Ketua Umum PBNU

News | Selasa, 16 Juni 2026 | 20:58 WIB

Wamendagri Ribka Haluk Dorong Penyelesaian RAP Dana Otsus Tambahan & DTI Tahun 2026

Wamendagri Ribka Haluk Dorong Penyelesaian RAP Dana Otsus Tambahan & DTI Tahun 2026

News | Selasa, 16 Juni 2026 | 20:50 WIB

BEM Bersatu Ungkap Fortuner Tyo Ardianto Atas Nama Adik Jenderal, Gerakan Mahasiswa Disusupi?

BEM Bersatu Ungkap Fortuner Tyo Ardianto Atas Nama Adik Jenderal, Gerakan Mahasiswa Disusupi?

News | Selasa, 16 Juni 2026 | 20:17 WIB

BEM Bersatu Tuding Ada Intervensi Politik di Balik Aksi Tolak MBG, Guntur Romli: Cocokologi

BEM Bersatu Tuding Ada Intervensi Politik di Balik Aksi Tolak MBG, Guntur Romli: Cocokologi

News | Selasa, 16 Juni 2026 | 20:15 WIB

Puluhan Ribu Jemaah Bakal Padati Monas, Jakarta Gelar Haul Akbar Ulama Betawi Terbesar

Puluhan Ribu Jemaah Bakal Padati Monas, Jakarta Gelar Haul Akbar Ulama Betawi Terbesar

News | Selasa, 16 Juni 2026 | 19:54 WIB