Warga yang menolak itu mengaku syok dengan informasi tiba-tiba dari pemerintah pusat dan khawatir dengan ganasnya virus corona.
"Siapa yang menjamin para WNI itu sehat semuanya? kita kan nggak tahu, apalagi informasinya ditutup-tutupi. Bukannya kita nggak manusiawi dengan saudara-saudara WNI. Cuma ini kan penyakit ganas. Kan masih ada jalan lain lokasinya untuk karantina. Kita juga takut jika virus corona sampai ke Natuna," keluh Dewi, seorang warga yang ikut aksi penolakan.