Setuju dengan Luhut, Pengamat: Indonesia Butuh Nuklir

Pebriansyah Ariefana, Ria Rizki Nirmala Sari

Rabu, 05 Februari 2020 | 13:52 WIB
Setuju dengan Luhut, Pengamat: Indonesia Butuh Nuklir
Lokasi nuklir di Chernobyl. (Tom Scott, University of Bristol)

Suara.com - Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi Luhut Binsar Pandjaitan mengungkapkan keinginannya yakni Indonesia bisa memiliki senjata nuklir. Pengamat Militer & Pertahanan, Connie Rahakundini Bakrie mengatakan Indonesia perlu mengelola sumber daya energi dari nuklir ketimbang harus selalu bergantung kepada bahan bakar fosil.

Connie mengatakan bahwa energi yang bersumber dari nuklir itu justru berongkos paling murah ketimbang energi terbarukan lainnya seperti tenaga surya, tenaga angin, arus air proses biologi, ataupun panas bumi. Menurutnya Indonesia tidak melulu harus bergantung kepada bahan bakar fosil saja.

"Kita sendiri masih memerlukan bagaimana mungkin negara segede ini kalau nanti energinya sangat relain ke bahan bakar fosil," kata Connie saat dihubungi Suara.com, Rabu (5/2/2020).

Connie sangat mendukung keinginan Luhut tersebut dapat terwujudkan. Saat ini Indonesia hanya memiliki reaktornya saja yang tersebar di Bandung, Jogjakarta dan Serpong. Akan tetapi keinginan Luhut itu terganjal dengan adanya perjanjian antarnegara pemilik senjata nuklir untuk tidak membantu negara lain memproduksinya. Setidaknya ada 62 negara yang menandatangani Perjanjian Nuklir atau Nuclear Non-proliferation Treaty (Perjanjian Non-proliferasi Nuklir) pada 1 Juli 1968 termasuk Indonesia.

"Maka kita itu enggak boleh punya senjata nuklir," ujarnya.

Apabila Luhut tetap ingin mewujudkan keinginannya, maka menurutnya Luhut mesti meninjau ulang bersama Kementerian Luar Negeri (Kemenlu) terkait dengan perjanjian tersebut.

"Pak Luhut juga harus dorong, kita tinjau ulang dan batalkan NPT kita," pungkasnya.

Untuk diketahui, Luhut sempat mencurahkan hati alias curhat ketika menghadiri World Economic Forum (WEF) di Davos, Swiss pada awal Januari 2020. Luhut menyebut kalau ia sempat tidak diajak ngobrol oleh perwakilan dari negara-negara yang sudah memiliki tenaga nuklir Amerika Serikat, China, India, dan Korea Utara.

Luhut pun merasa jengkel karena merasa tidak dianggap. Akibatnya Luhut memiliki impian kalau Indonesia bisa memiliki senjata nuklir.

baca juga

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Prabowo Enak Kerja di Bawah Jokowi, Luhut: Rival yang Kesatria

Prabowo Enak Kerja di Bawah Jokowi, Luhut: Rival yang Kesatria

Bisnis | Selasa, 04 Februari 2020 | 13:29 WIB

Anak Buah Menko Airlangga Sebut Pemindahan Ibu Kota Kompleks

Anak Buah Menko Airlangga Sebut Pemindahan Ibu Kota Kompleks

Bisnis | Selasa, 28 Januari 2020 | 13:01 WIB

Merasa Dizalimi, Kivlan Zen: Itu Rekayasa Polri dan Instruksi Wiranto

Merasa Dizalimi, Kivlan Zen: Itu Rekayasa Polri dan Instruksi Wiranto

News | Rabu, 22 Januari 2020 | 17:21 WIB

Pawai Obor Olimpiade 2020 Dipastikan Aman dari Ancaman Radiasi Nuklir

Pawai Obor Olimpiade 2020 Dipastikan Aman dari Ancaman Radiasi Nuklir

Sport | Rabu, 22 Januari 2020 | 15:25 WIB

Terkini

Emiten PGEO Pasang Target Kapasitas PLTP Capai 1,8 GW pada 2034

Emiten PGEO Pasang Target Kapasitas PLTP Capai 1,8 GW pada 2034

Bisnis | Rabu, 15 Juli 2026 | 19:05 WIB

Hyundai New CRETA Dilengkapi Drive Mode Adaptif untuk Berbagai Kondisi Berkendara

Hyundai New CRETA Dilengkapi Drive Mode Adaptif untuk Berbagai Kondisi Berkendara

Jawa Tengah | Rabu, 15 Juli 2026 | 19:00 WIB

ICW Cium Gelagat Kasus Eks Jampidsus Bakal Berhenti di Tengah Jalan: Sulit Lacak Aktor Besar

ICW Cium Gelagat Kasus Eks Jampidsus Bakal Berhenti di Tengah Jalan: Sulit Lacak Aktor Besar

News | Rabu, 15 Juli 2026 | 18:56 WIB

Modus Judi Online Makin Canggih, Terbaru Lewat QRIS hingga E-Wallet

Modus Judi Online Makin Canggih, Terbaru Lewat QRIS hingga E-Wallet

Bisnis | Rabu, 15 Juli 2026 | 18:55 WIB

Bukan Sekadar Tren, Alasan Barrel Pants Kini Jadi Andalan Gaya Sehari-hari

Bukan Sekadar Tren, Alasan Barrel Pants Kini Jadi Andalan Gaya Sehari-hari

Lifestyle | Rabu, 15 Juli 2026 | 18:52 WIB

Produk Tembakau Alternatif Bisa Bantu Perokok Dewasa Beralih, Tapi Tetap Berisiko

Produk Tembakau Alternatif Bisa Bantu Perokok Dewasa Beralih, Tapi Tetap Berisiko

Bisnis | Rabu, 15 Juli 2026 | 18:48 WIB

Daftar Pemain Terkuat dan Berpengaruh di Piala Dunia 2026

Daftar Pemain Terkuat dan Berpengaruh di Piala Dunia 2026

Your Say | Rabu, 15 Juli 2026 | 18:45 WIB

Sebulan Tak Diguyur Hujan, Sungai Cisadane Mulai Mengering

Sebulan Tak Diguyur Hujan, Sungai Cisadane Mulai Mengering

Foto | Rabu, 15 Juli 2026 | 18:40 WIB

Asing Jual Bersih Rp160 Miliar, BMRI hingga RANS Malah Diborong

Asing Jual Bersih Rp160 Miliar, BMRI hingga RANS Malah Diborong

Bisnis | Rabu, 15 Juli 2026 | 18:40 WIB

Bukan Didorong, ASN Nias Tewas Lompat dari Apartemen di Medan Gegara Diperas 2 Wanita

Bukan Didorong, ASN Nias Tewas Lompat dari Apartemen di Medan Gegara Diperas 2 Wanita

Sumut | Rabu, 15 Juli 2026 | 18:38 WIB

×