Penyesalan WNI eks ISIS: Harapkan Surga Dunia Malah Dapat Neraka

Reza Gunadha, Chyntia Sami Bhayangkara

Jum'at, 07 Februari 2020 | 14:33 WIB
Penyesalan WNI eks ISIS: Harapkan Surga Dunia Malah Dapat Neraka
Raihan, jihadis ISIS asal Indonesia (DW)

Suara.com - Ratusan eks kombatan ISIS asal Indonesia hanya bisa merutuki nasib mereka, tinggal di kamp darurat dekat Raqqa, Suriah tanpa kepastian. Jauh dari kata 'surga dunia' yang dijanjikan oleh ISIS, hanya 'neraka' yang mereka dapatkan.

ISIS menawarkan janji-janji manis melalui internet untuk para jihadis yang bersedia bergabung. Utang dunia dilunasi hingga penggantian biaya perjalanan dari Indonesia menuju Suriah ternyata hanyalah omong kosong belaka.

Dengan membuta, tanpa mempedulikan realita yang terus disiarkan media mengenai kekejaman ISIS, teror hingga kesengsaraan warga lokal, ratusan warga Indonesia menjual semua harta miliknya, dan bergabung dengan milisi teror tersebut.

Sebuah keluarga Indonesia yang kini ditampung di kamp darurat dekat Raqqa mengaku, tahun 2015 dari menjual rumah dan harta bendanya, mereka berhasil mengumpulkan uang Rp 500 juta untuk bergabung dengan para jihadis yang menjanjikan 'surga' itu.

'Surga' yang Dijanjikan itu Ternyata 'Neraka'

Beberapa relawan dari Indonesia yang bergabung dengan ISIS demi mendapatkan surga dunia baru menyadari kekeliruan mereka setelah masuk dalam 'kalifat Islam' ala ISIS. Tak ada surga seperti yang dijanjikan, yang ada hanyalah neraka.

Mimpi buruk para relawan dimulai setelah menginjakkan kaki di Raqqa. Kaum pria yang tidak bersedia bertempur, langsung dipenjarakan atau disiksa. Sementara kaum wanitanya dipaksa untuk menjadi pengantin jihadis.

Raihan, jihadis ISIS asal Indonesia (DW)
Raihan, jihadis ISIS asal Indonesia (DW)

Tak ada fasilitas gratis, pekerjaan yang layak, makan dan hidup dengan ketenangan. Teror dan pertumpahan darah menjadi menjadi tontonan setiap hari.

Hari-hari mereka kini diselimuti dengan rasa penyesalan dan kegelisahan. Mereka mengharapkan Indonesia memiliki rasa belas kasihan dan mau menerima mereka kembali.

baca juga

Raihan, jihadis asal Indonesia alam wawancara dengan kantor berita AP mengaku sangat menyesali keputusannya terbang ke Raqqa untuk bergabung dengan ISIS. Ia hanya bisa berharap Indonesia mau menerimanya kembali dan bisa menjalani kehidupan normal seperti sedia kala di tanah kelahirannya.

"Saya ingin kembali ke Indonesia dan tak sudi datang lagi ke sini. Ini kesalahan terbesar kami, saya sangat kecewa," kata Raihan dikutip dari DW -- jaringan Suara.com, Jumat (7/1/2020).

Tak Sesuai Kaidah Islam

Nurshardrina Khairadhania (19), perempuan warga Indonesia yang tergiur janji surga kalifat ISIS mengaku amat menyesal, naif dan bodoh. Ia baru menyadari masuk dalam 'lubang buaya' saat setibanya di Turki.

Sayangnya, hal itu telah terlambar. Keluarganya tetap ngotot untuk pergi ke Raqqa menjemput surga.

Nurshardrina Khairadhania, WNI eks kombatan ISIS (DW)
Nurshardrina Khairadhania, WNI eks kombatan ISIS (DW)

Setibanya di Raqqa, kaum perempuan dipisahkan dari kaum lelaki dan dikurung di sebuah asrama. Di asrama itu pula, Nur dipaksa menjadi pengantin jihadis. Disebutkannnya, pagi hari ia diminta menikah dengan jihadis dan jawabannya harus diberikan malam hari itu juga.

"Banyak tindakan ISIS sangat jauh dari kaidah Islam. Banyak represi. Padahal Islam itu tentang keadilan dan perdamaian. Tapi dalam ISIS tak ada keadilan dan perdamaian," ungkapnya.

Pemerintah Indonesia mengeluarkan wacana untuk memulangkan para eks kombatan ISIS asal Indonesia. Wacana tersebut menimbulkan perdebatan di kalangan masyarakat.

Banyak pihak yang mengkhawatirkan eks kombatan ISIS akan menjadi teroris setibanya di Indonesia. Sebab, tak mudah untuk menghapus ideologi keras yang telah mereka pegang dari ISIS.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Soal WNI Eks ISIS, Cholil Nafis: Lupakan Mereka karena Sudah Lupa NKRI

Soal WNI Eks ISIS, Cholil Nafis: Lupakan Mereka karena Sudah Lupa NKRI

News | Jum'at, 07 Februari 2020 | 11:28 WIB

Samakan WNI di Wuhan dengan Eks ISIS, Mardani Ali Sera Disemprot Gun Romli

Samakan WNI di Wuhan dengan Eks ISIS, Mardani Ali Sera Disemprot Gun Romli

News | Jum'at, 07 Februari 2020 | 10:49 WIB

Mardani Ali Sera Samakan WNI di Wuhan dengan Eks ISIS

Mardani Ali Sera Samakan WNI di Wuhan dengan Eks ISIS

News | Jum'at, 07 Februari 2020 | 10:27 WIB

Pengamat: Pemulangan WNI eks Teroris ISIS Pertanggungjawaban Kemanusiaan

Pengamat: Pemulangan WNI eks Teroris ISIS Pertanggungjawaban Kemanusiaan

News | Jum'at, 07 Februari 2020 | 07:05 WIB

Pulangkan WNI ISIS, Pemerintahan Jokowi 'Digencet' Isu HAM dan Radikalisme

Pulangkan WNI ISIS, Pemerintahan Jokowi 'Digencet' Isu HAM dan Radikalisme

News | Kamis, 06 Februari 2020 | 19:27 WIB

Jika Dipulangkan, Pemerintah Disarankan Karantina 600 WNI Eks ISIS di Aceh

Jika Dipulangkan, Pemerintah Disarankan Karantina 600 WNI Eks ISIS di Aceh

News | Kamis, 06 Februari 2020 | 18:41 WIB

Mahfud MD: Mungkin 600 WNI eks Teroris ISIS Tak Dipulangkan

Mahfud MD: Mungkin 600 WNI eks Teroris ISIS Tak Dipulangkan

News | Kamis, 06 Februari 2020 | 16:05 WIB

Terkini

OJK Ungkap Kelanjutan Kasus Gagal Bayar DSI

OJK Ungkap Kelanjutan Kasus Gagal Bayar DSI

Bisnis | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 18:16 WIB

JK Sampaikan Duka Cita atas Wafatnya Mantan PM Jepang Yasuo Fukuda

JK Sampaikan Duka Cita atas Wafatnya Mantan PM Jepang Yasuo Fukuda

Jakarta | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 18:15 WIB

Tayang 4 November, Intip Sinopsis Drakor Fantasi The Remarried Empress

Tayang 4 November, Intip Sinopsis Drakor Fantasi The Remarried Empress

Your Say | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 18:15 WIB

Tiga Pelanggaran dengan Denda Tilang Terbesar di Operasi Patuh Jaya 2026

Tiga Pelanggaran dengan Denda Tilang Terbesar di Operasi Patuh Jaya 2026

Otomotif | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 18:15 WIB

The Lament of Autumn: Drama Republik dalam Vibes Love Hate yang Bikin Baper

The Lament of Autumn: Drama Republik dalam Vibes Love Hate yang Bikin Baper

Your Say | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 18:10 WIB

Suahasil Akui APBN Habis RP 60 T buat Banjir Sumatra & Karhutla, Belanja Negara Naik ke Rp 3.942 T

Suahasil Akui APBN Habis RP 60 T buat Banjir Sumatra & Karhutla, Belanja Negara Naik ke Rp 3.942 T

Bisnis | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 18:09 WIB

Begini Cara Mobil Listrik Melejit Ingin Kuasai Pasar Indonesia

Begini Cara Mobil Listrik Melejit Ingin Kuasai Pasar Indonesia

Sulsel | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 18:06 WIB

Kepala BGN Sudaryono Curhat Didemo Setiap Hari: Senin - Jumat Kok Nggak Ada yang Dukung MBG?

Kepala BGN Sudaryono Curhat Didemo Setiap Hari: Senin - Jumat Kok Nggak Ada yang Dukung MBG?

Video | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 18:01 WIB

4 Milky Toner Korea Bikin Wajah Auto Kenyal, Terhidrasi, dan Cerah Seketika

4 Milky Toner Korea Bikin Wajah Auto Kenyal, Terhidrasi, dan Cerah Seketika

Your Say | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 17:52 WIB

Bupati Bogor Sulap Horison Sayaga Jadi Destinasi Rekreasi

Bupati Bogor Sulap Horison Sayaga Jadi Destinasi Rekreasi

Bogor | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 17:50 WIB

×