Samakan WNI di Wuhan dengan Eks ISIS, Mardani Ali Sera Disemprot Gun Romli

Rendy Adrikni Sadikin

Jum'at, 07 Februari 2020 | 10:49 WIB
Samakan WNI di Wuhan dengan Eks ISIS, Mardani Ali Sera Disemprot Gun Romli
Politisi Partai Solidaritas Indonesia (PSI) Guntur Romli. (Suara.com/Ria Rizki Nirmala Sari)

Suara.com - Politikus Partai Solidaritas Indonesia (PSI) Mohamad Guntur Romli mengkritik pernyataan politikus Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Mardani Ali Sera soal wacana pemulangan WNI eks kombatan ISIS.

Dalam pernyataannya, Mardani Ali Sera menyamakan WNI yang terancam virus Corona di Wuhan, China, dengan WNI eks kombatan ISIS. Menurut Mardani, mereka sama-sama memerlukan kehadiran negara.

Menanggapi pernyataan Mardani, Guntur Romli langsung ngegas. Lewat cuitan di akun @GunRomli, dia membeberkan perbedaan WNI di Wuhan dengan Eks ISIS yang dinilai mesti dipahami Mardani.

Menurut Guntur Romli, WNI yang bergabung dengan ISIS adalah teroris dan sudah membakar paspornya. Pun mereka, kata Guntur Romli, dinilai berbahaya bagi keutuhan NKRI.

Sementara, imbuhnya, WNI di Wuhan itu menempuh studi atau belajar. Mereka, kata Guntur Romli, memiliki kontribusi bagi NKRI. Dia menilai Mardani bisa disamakan dengan pembunuh di Jombang, Ryan, karena sama-sama WNI.

"Pak @MardaniAliSera yang gabung ISIS itu teroris dan bakar paspor, bahaya bagi NKRI, yang di Wuhan itu studi, punya kontribusi bagi NKRI, tetap mau disamakan? Kalau gitu, Anda mau disamakan dengan Ryan dari Jombang karena cuma sama-sama WNI?" cuit Guntur Romli seperti dikutip Suara.com, Jumat (7/2/2020).

Cuitan Guntur Romli kritik pernyataan Mardani Ali Sera.(Twitter/@GunRomli)
Cuitan Guntur Romli kritik pernyataan Mardani Ali Sera.(Twitter/@GunRomli)

Sebelumnya, anggota DPR dari Fraksi Politikus Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Mardani Ali Sera menyamakan warga negara Indonesia eks kombatan ISIS dengan WNI di Wuhan, China, yang terancam virus Corona.

Menurut Mardani Ali Sera, keduanya sama-sama perlu mendapatkan perhatian khusus dari pemerintah, sebagaimana kewajiban negara menjamin hidup rakyatnya. Hal itu diungkap Mardani lewat cuitan di akun Twitter pribadinya, @MardaniAliSera.

"Kombatan ISIS adalah WNI, seperti juga WNI yang kena ancaman virus corona, mereka juga mesti diurus negara. Karena memang negara mesti hadir. Dan penanganan yang tepat justru jadi management knowledge yang mahal untuk SOP masa depan. RI semakin imun.#NegaraHarusHadir,"cuitnya seperti dikutip Suara.com, Kamis (6/2/2020).

baca juga

Ia mengatakan eks kombatan ISIS juga berhak mendapat perlakukan secara adil, baik dari pihak yang menolak maupun para pendukung mesti memberikan reaksi seimbang.

Wacana pemulangan ratusan WNI eks kombatan ISIS dari Timur Tengah menjadi soal. Namun, Presiden Joko Widodo menegaskan tidak menyetujui pemulangan mereka yang kedapatan membakar paspor masing-masing.

Namun, Jokowi mengatakan belum bisa secara resmi menuangkan hal tersebut menjadi satu kebijakan yang nantinya diimplementasikan pemerintah.

Sebab, kata Jokowi, pemerintah lebih dulu akan menggelar rapat terbatas sebelum memutuskan apakah bakal memulangkan atau tidak ratusan WNI eks ISIS tersebut.

"Ya kalau bertanya kepada saya, ini belum ratas ya. Kalau bertanya kepada saya, saya akan bilang tidak. Tapi, masih diratas-kan," ujar Jokowi di Istana Negara, Jakarta, Rabu (5/2)

Mantan Gubernur DKI Jakarta itu memastikan, semua kebijakan yang dilakukan pemerintah termasuk memulangkan WNI eks ISIS harus melalui perhitungan yang detail.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Update Virus Corona: 31 Ribu Orang Positif Terinfeksi, 636 Meninggal Dunia

Update Virus Corona: 31 Ribu Orang Positif Terinfeksi, 636 Meninggal Dunia

Health | Jum'at, 07 Februari 2020 | 10:33 WIB

Mardani Ali Sera Samakan WNI di Wuhan dengan Eks ISIS

Mardani Ali Sera Samakan WNI di Wuhan dengan Eks ISIS

News | Jum'at, 07 Februari 2020 | 10:27 WIB

Pengamat: Pemulangan WNI eks Teroris ISIS Pertanggungjawaban Kemanusiaan

Pengamat: Pemulangan WNI eks Teroris ISIS Pertanggungjawaban Kemanusiaan

News | Jum'at, 07 Februari 2020 | 07:05 WIB

Tangkal Virus Corona ke Indonesia, PBB Dukung Penuh Kebijakan Jokowi

Tangkal Virus Corona ke Indonesia, PBB Dukung Penuh Kebijakan Jokowi

News | Kamis, 06 Februari 2020 | 23:20 WIB

Mardani Minta Negara Urus Eks ISIS seperti WNI yang Terancam Virus Corona

Mardani Minta Negara Urus Eks ISIS seperti WNI yang Terancam Virus Corona

News | Kamis, 06 Februari 2020 | 21:20 WIB

Pulangkan WNI ISIS, Pemerintahan Jokowi 'Digencet' Isu HAM dan Radikalisme

Pulangkan WNI ISIS, Pemerintahan Jokowi 'Digencet' Isu HAM dan Radikalisme

News | Kamis, 06 Februari 2020 | 19:27 WIB

Kabar Baik, 5 Pasien Virus Corona di Thailand Dinyatakan Sembuh!

Kabar Baik, 5 Pasien Virus Corona di Thailand Dinyatakan Sembuh!

Health | Kamis, 06 Februari 2020 | 19:25 WIB

Dipercaya Bisa Sembuhkan Virus Corona, Obat HIV Laris Manis di China

Dipercaya Bisa Sembuhkan Virus Corona, Obat HIV Laris Manis di China

Health | Kamis, 06 Februari 2020 | 18:43 WIB

Jika Dipulangkan, Pemerintah Disarankan Karantina 600 WNI Eks ISIS di Aceh

Jika Dipulangkan, Pemerintah Disarankan Karantina 600 WNI Eks ISIS di Aceh

News | Kamis, 06 Februari 2020 | 18:41 WIB

DPR Desak Polda Sumbar Ungkap Pemesan PSK NN dan 4 Berita Populer Lainnya

DPR Desak Polda Sumbar Ungkap Pemesan PSK NN dan 4 Berita Populer Lainnya

News | Jum'at, 07 Februari 2020 | 10:00 WIB

Terkini

Jamuan Rakyat di 40 Titik Jakarta Jadi Upaya Pemerintah Dekatkan Layanan kepada Masyarakat

Jamuan Rakyat di 40 Titik Jakarta Jadi Upaya Pemerintah Dekatkan Layanan kepada Masyarakat

News | Selasa, 18 Agustus 2026 | 19:05 WIB

Jay Idzes Gigit Jari Saat Sassuolo Lolos Coppa Italia 2026

Jay Idzes Gigit Jari Saat Sassuolo Lolos Coppa Italia 2026

Bola | Selasa, 18 Agustus 2026 | 19:05 WIB

Pelatih yang Pernah Berselisih dengan Messi Semaput Kena Tempeleng Istri

Pelatih yang Pernah Berselisih dengan Messi Semaput Kena Tempeleng Istri

Bola | Selasa, 18 Agustus 2026 | 19:03 WIB

Bukan Korban KMP Putri Yasmin, Jenazah di Pelabuhan Lembar Ternyata Buruh Bongkar Muat

Bukan Korban KMP Putri Yasmin, Jenazah di Pelabuhan Lembar Ternyata Buruh Bongkar Muat

News | Selasa, 18 Agustus 2026 | 19:01 WIB

Masjid Agung An-Nur Pare, Bangunan Modern yang Kental dengan Arsitektur Jawa

Masjid Agung An-Nur Pare, Bangunan Modern yang Kental dengan Arsitektur Jawa

Your Say | Selasa, 18 Agustus 2026 | 19:00 WIB

Panduan Rute Palembang - Singapura via Jakarta: Transit Mulus Tanpa Ribet

Panduan Rute Palembang - Singapura via Jakarta: Transit Mulus Tanpa Ribet

Lifestyle | Selasa, 18 Agustus 2026 | 18:58 WIB

Lepas WN Malayia? Facundo Garces Dicatat sebagai Pemain Argentina oleh Deportivo Alaves

Lepas WN Malayia? Facundo Garces Dicatat sebagai Pemain Argentina oleh Deportivo Alaves

Bola | Selasa, 18 Agustus 2026 | 18:54 WIB

Korban Gempa NTT Dievakuasi via Helikopter ke Labuan Bajo

Korban Gempa NTT Dievakuasi via Helikopter ke Labuan Bajo

Foto | Selasa, 18 Agustus 2026 | 18:54 WIB

WNA India Produksi Emas Ilegal hingga 30 Kg Sehari, Sahroni Minta Pembeking Diusut

WNA India Produksi Emas Ilegal hingga 30 Kg Sehari, Sahroni Minta Pembeking Diusut

News | Selasa, 18 Agustus 2026 | 18:52 WIB

WN India Garong Emas RI 30 Kg Sehari, Sahroni Desak Polri Usut Sosok Beking di Baliknya

WN India Garong Emas RI 30 Kg Sehari, Sahroni Desak Polri Usut Sosok Beking di Baliknya

News | Selasa, 18 Agustus 2026 | 18:52 WIB

×