Kapal Dikarantina karena Corona, Penumpang: Awalnya Seperti Dikurung

Reza Gunadha, Husna Rahmayunita

Rabu, 12 Februari 2020 | 14:38 WIB
Kapal Dikarantina karena Corona, Penumpang: Awalnya Seperti Dikurung
Ilustrasi kapal pesiar. (Pixabay/Skeeze)

Suara.com - Cheryl Molesky, penumpang kapal pesiar Diamond Princess mengaku hidupnya seperti terkurung ketika  menjalani karantina akibat wabah virus corona.

Ia dan ribuan penumpang lain, kini lebih banyak menghabiskan waktu di kamar, untuk menunggu hasil pemeriksaaan kesehatan yang diperkirakan keluar pada 19 Februari mendatang.

"Aktivitas kami hanya di dalam kamar saja. Setiap hari kami dijinkan untuk keluar kamar hanya 90 menit, tapi kebanyakan memilih tinggal," ungkap Cheryl seperti dikutip dari DW -- jaringan Suara.com, Rabu (12/2/2020).

Diketahui, sudah sepekan, sebanyak 3.711 penumpang dan kru kapal Diamond Princess menjalani karantina. Kapal mereka diisolasi di Pelabuhan Yokohama, dekat Tokyo.

Tindakan ini dipilih oleh otoritas Jepang, seusai seorang penumpang dari Hong Kong terjangkit virus corona.

Cheryl mengatakan, banyak orang-orang yang merasa gelisah karena memikirkan kondisi kesehatan mereka selama tinggal di kapal pesiar.

"Tetangga kami di seberang lorong pernah mengatakan mereka lapar karena makanan tidak diantarkan tepat waktu di awal karantina. Pria yang tinggal di sebelah kamar kami juga menderita diabetes, dia khawatir tentang pengobatannya," imbuhnya.

Kondisi inipun kian menguji penumpang, lantaran mereka juga dituntut untuk menaati segala peraturan, seperti saling menjaga jarak dua meter serta memakai pelindung masker dan sarung tangan, setiap diizinkan keluar kamar.

"Sejak karantina dimulai, rasanya seperti dikurung, tetapi kami punya balkon sehingga ada ruang untuk berolahraga. Namun mereka yang tinggal di kamar bagian dalam, tidak terkena matahari dan tidak ada ruang untuk sekadar meregangkan tubuh," imbuhnya.

baca juga

Kendati begitu, Chery mengaku, otoritas Jepang dan kru kapal memberikan pelayanan yang maksimal selama karantina.

Menurut Cheryl, setiap penumpang diberi sarung karet, masker, termometer, lap sampai deterjen. Kapten kapal juga akan mengabarkan kondisi mereka setiap harinya untuk menghindari penyebaran virus corona.

Untuk itu, meski harus menjalani karantina, Cheryl berterimakasih kepada otoritas Jepang dan semua kru kapal.

"Jujur, pengalaman karantina ini berjalan lebih baik dari yang dibayangkan. Kami menerima banyak sekali bantuan dari pemerintah Jepang dan juga operator pelayaran," tukasnya.

Dilaporkan Reuters, Senin (10/2), sebanyak 136 penumpang kapal Diamond Princess positif terjangkit virus corona, termasuk 66 kasus baru.

Pihak medis Jepang mengatakan, 66 temuan baru infeksi virus corona tersebut meliputi 45 warga Jepang, 11 warga Amerika, 4 orang Australia, 3 orang Filipina, serta dua warga dari Ukraina dan Kanada.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Pakar UGM: Wabah Virus Corona Wuhan Peluang Mandiri Bawang Putih

Pakar UGM: Wabah Virus Corona Wuhan Peluang Mandiri Bawang Putih

Jogja | Rabu, 12 Februari 2020 | 12:28 WIB

Biar Semangat, Staf Medis di Wuhan Ajak Pasien Virus Corona Joget Bersama

Biar Semangat, Staf Medis di Wuhan Ajak Pasien Virus Corona Joget Bersama

News | Rabu, 12 Februari 2020 | 12:04 WIB

Litbangkes Akhirnya Publikasikan Proses Pemeriksaan Virus Corona Covid-19

Litbangkes Akhirnya Publikasikan Proses Pemeriksaan Virus Corona Covid-19

Health | Rabu, 12 Februari 2020 | 11:54 WIB

Karantina Karena Corona, Penumpang Diamond Princess Jaga Jarak 2 Meter

Karantina Karena Corona, Penumpang Diamond Princess Jaga Jarak 2 Meter

News | Rabu, 12 Februari 2020 | 11:44 WIB

Terkini

Karhutla Hanguskan 40 Hektare Lahan di Palangka Raya

Karhutla Hanguskan 40 Hektare Lahan di Palangka Raya

Foto | Kamis, 30 Juli 2026 | 06:00 WIB

50 Persen Pengaduan di Jateng Isinya Sama: Perusahaan Nekat Tahan Ijazah Mantan Karyawan

50 Persen Pengaduan di Jateng Isinya Sama: Perusahaan Nekat Tahan Ijazah Mantan Karyawan

Jawa Tengah | Kamis, 30 Juli 2026 | 05:51 WIB

BI Luncurkan Layanan Baru Penukaran Uang Rusak, Warga Sumsel Kini Punya Lebih Banyak Pilihan

BI Luncurkan Layanan Baru Penukaran Uang Rusak, Warga Sumsel Kini Punya Lebih Banyak Pilihan

Sumsel | Rabu, 29 Juli 2026 | 23:40 WIB

Dicap Menteri Problematik, Menhut Raja Juli Dikecam Usai Prioritaskan Hutan untuk TNI

Dicap Menteri Problematik, Menhut Raja Juli Dikecam Usai Prioritaskan Hutan untuk TNI

News | Rabu, 29 Juli 2026 | 23:16 WIB

Tol Akses Patimban Capai 68 Persen, Pemerintah Kebut Konektivitas ke Pelabuhan Strategis Nasional

Tol Akses Patimban Capai 68 Persen, Pemerintah Kebut Konektivitas ke Pelabuhan Strategis Nasional

News | Rabu, 29 Juli 2026 | 23:16 WIB

Metodologi Audit BPKP Dinilai Tak Konsisten, Pakar Desak Evaluasi Total

Metodologi Audit BPKP Dinilai Tak Konsisten, Pakar Desak Evaluasi Total

News | Rabu, 29 Juli 2026 | 23:06 WIB

Ada Jejaring Kolektif, Pakar Ungkap Kekayaan Negara Bocor Puluhan Tahun ke Kantong Pribadi

Ada Jejaring Kolektif, Pakar Ungkap Kekayaan Negara Bocor Puluhan Tahun ke Kantong Pribadi

News | Rabu, 29 Juli 2026 | 22:57 WIB

Truk Hantam Motor Scoopy di Cileungsi, Penjaga Warung Madura Tutup Usia di Tempat?

Truk Hantam Motor Scoopy di Cileungsi, Penjaga Warung Madura Tutup Usia di Tempat?

Bogor | Rabu, 29 Juli 2026 | 22:37 WIB

Perempuan Kini Tak Hanya Menabung, Tapi Juga Mulai Memilih Investasi yang Berdampak

Perempuan Kini Tak Hanya Menabung, Tapi Juga Mulai Memilih Investasi yang Berdampak

Lifestyle | Rabu, 29 Juli 2026 | 22:28 WIB

Stop Jadi Beban Jalanan, Jasa Raharja-Korlantas Polri Perangi Budaya Melawan Arus

Stop Jadi Beban Jalanan, Jasa Raharja-Korlantas Polri Perangi Budaya Melawan Arus

News | Rabu, 29 Juli 2026 | 22:27 WIB

×