Ratusan WNI yang Dikarantina di Natuna Pulang Hari Ini, Singgah di Jakarta

Pebriansyah Ariefana

Sabtu, 15 Februari 2020 | 07:37 WIB
Ratusan WNI yang Dikarantina di Natuna Pulang Hari Ini, Singgah di Jakarta
Sejumlah Warga Negara Indonesia (WNI) yang dievakuasi dari Wuhan, Hubei, China melakukan senam bersama prajurit TNI pada hari kesembilan di Hanggar Pangkalan Udara TNI AU Raden Sadjad, Ranai, Natuna, Kepulauan Riau, Senin (10/2). [ANTARA FOTO/M Risyal Hidayat]

Suara.com - Sebanyak 238 warga negara Indonesia yang dikarantina di Natuna karena diduga terjangkit virus corona, pulang, Sabtu (15/2/2020) hari ini. Mereka diklaim sudah sehat.

Masa observasi dan monitoring mereka di hanggar Pangkalan Udara TNI AU Raden Sadjad, Natuna, Kepulauan Riau, dinyatakan selesai pukul 12.00 WIB hari ini. Mereka akan pulang ke daerah masing-masing, namun akan transit di Bandara Halim Perdana Kusumah Jakarta lebih dulu.

Selama 14 hari sudah mereka menjalani proses karantina untuk memastikan seluruh WNI tidak terinfeksi dan membawa virus corona COVID-19 ke Indonesia.

Menteri Kesehatan Terawan Agus Putranto mengatakan nantinya sisa-sisa tenda di hanggar bekas tempat tinggal WNI saat masa observasi dan karantina rencanamya akan dibongkar untuk dilakukan perawatan, dan dibersihkan agar nantinya bisa digunakan saat dibutuhkan kembali.

"Untuk apa, untuk dipelihara untuk dibersihkan supaya setiap saat bisa dipakai lagi. Jadi dia menjadi ready terus tendanya. Karena itu tenda memang untuk pasukan, dan pasukan itu untuk siapa, pasukan itu yang nyaman bukan tenda-tenda pleton biasa," paparnya.

Tenda tersebut kata pemilik Terawan Theory ini, memiliki fasilitas yang mumpuni seperti air conditioner atau pendingin ruangan, televisi, dan sebagainya. Sehingga tenda ini cenderung nyaman ditinggali, walaupun berada di wilayah militer.

"Jadi memang lengkap sekali. Jadi menurut saya tenda nyaman lah, meskipun militer," ungkapnya.

Terkait kepulangan para WNI, Menkes Terawan mempersilahkan kepada keluarga WNI yang diobservasi untuk menjemput anggota keluarganya saat tiba di bandara nanti. Bahkan pemerintah sudah menyiapkan tiket untuk mereka bisa kembali ke rumahnya.

"Langsung (bisa jemput), begitu sampai mereka langsung punya tiket dan sebagainya, sudah dibekali," ujar Menkes Terawan di Kuningan, Jakarta Selatan, Jumat (14/2/2020).

baca juga

Rombongan 238 WNI ini akan langsung diterbangkan dari Natuna pada Sabtu, 15 Februari besok pukul 12.00 WIB ke Jakarta, dan perkiraan perjalanan akan memakan waktu selama 4 jam dari Lanud Raden Sadjad, Natuna, Kepulauan Riau.

"Kalau cuaca baik, tidak ada problem, dan Tuhan mengizinkan mungkin sekitar 4 kurang lah. Mudah-mudahan sudah tiba di Jakarta. Empat (jam) kurang, kurangnya seberapa nanti dihitung sendiri," tutup Menkes Terawan.

Penyambutan di daerah

Pemerintah akan memulangkan sebanyak 237 WNI dan satu WNA yang sudah menjalani masa observasi dan karantina di Hanggar Lanud Raden Sadjad Kabupaten Natuna Kepulauan Riau ke daerah asal. Pemulangan tersebut direncanakan bakal dilakukan pada Sabtu (15/2/2020).

Merespons hal tersebut Kepala Dinas Kesehatan Jawa Timur (Dinkes Jatim) Herlin Ferliana memastikan, pihaknya tidak akan menyediakan pengawalan khusus. Dia mengemukakan, perlakuan itu diterapkan karena 65 warga Jatim yang telah menjalani masa karantina sudah dinyatakan sehat oleh Kementerian Kesehatan (Kemenkes).

"Ada 65 WNI yang dipulangkan besok Sabtu (15/2/2020). Tidak ada penyambutan secara khusus karena kami sudah berkoordinasi dengan Kementerian Kesehatan berkoordinasi dengan KKP (dan) semuanya, bahwa ini sama dengan penumpang-penumpang yang lain. Karena dia sudah dipastikan tidak ada virus Corona di dalam tubuhnya," katanya saat ditemui di Kantor Dinkes Jatim, Surabaya pada Jumat (14/2/2020).

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Dihimpit Virus Corona dan Perang Dagang, Bagaimana Nasib Ekonomi Indonesia?

Dihimpit Virus Corona dan Perang Dagang, Bagaimana Nasib Ekonomi Indonesia?

Bisnis | Sabtu, 15 Februari 2020 | 07:17 WIB

Event Olahraga yang Batal dan Ditunda Akibat Virus Corona

Event Olahraga yang Batal dan Ditunda Akibat Virus Corona

Sport | Sabtu, 15 Februari 2020 | 07:16 WIB

Corona Menyebar ke Timur Tengah, 1 Orang Terjangkit di Mesir

Corona Menyebar ke Timur Tengah, 1 Orang Terjangkit di Mesir

News | Sabtu, 15 Februari 2020 | 06:47 WIB

Toleransi Muslim dan Keturunan China Dekat Karantina Corona WNI eks Wuhan

Toleransi Muslim dan Keturunan China Dekat Karantina Corona WNI eks Wuhan

News | Sabtu, 15 Februari 2020 | 06:30 WIB

WNI Dari Natuna akan Pulang ke Bogor, Keluarga Bakal Check Up Kesehatan

WNI Dari Natuna akan Pulang ke Bogor, Keluarga Bakal Check Up Kesehatan

Jabar | Sabtu, 15 Februari 2020 | 02:30 WIB

Terkini

Pertamax Berpotensi Tembus Rp20 Ribu! Pemerintah Harus Siapkan Mitigasi  Sebelum Terlambat

Pertamax Berpotensi Tembus Rp20 Ribu! Pemerintah Harus Siapkan Mitigasi Sebelum Terlambat

News | Selasa, 15 September 2026 | 23:46 WIB

1765 Pelari dari 15 Negara Ramaikan Tangkuban Perahu

1765 Pelari dari 15 Negara Ramaikan Tangkuban Perahu

Sport | Selasa, 15 September 2026 | 23:05 WIB

Peringatan Bahaya di Makkah dan Jeddah Usai Rentetan Serangan Rudal

Peringatan Bahaya di Makkah dan Jeddah Usai Rentetan Serangan Rudal

News | Selasa, 15 September 2026 | 22:59 WIB

YLBHI Kecam Pengiriman Anak Demonstran ke Barak Militer: Ini Preseden Berbahaya!

YLBHI Kecam Pengiriman Anak Demonstran ke Barak Militer: Ini Preseden Berbahaya!

News | Selasa, 15 September 2026 | 22:55 WIB

Mau Liburan ke Luar Negeri? BRI dan Golden Rama Kasih Diskon hingga Rp1 Juta!

Mau Liburan ke Luar Negeri? BRI dan Golden Rama Kasih Diskon hingga Rp1 Juta!

Bri | Selasa, 15 September 2026 | 22:45 WIB

Awas! Lima Titik Karhutla di Cianjur Terjadi Hampir Bersamaan

Awas! Lima Titik Karhutla di Cianjur Terjadi Hampir Bersamaan

Jabar | Selasa, 15 September 2026 | 22:35 WIB

Kronologi Lengkap Kasus ATR/BPN, Peran Fahd A Rafiq Diduga Jadi Pengepul Terakhir Uang Haram

Kronologi Lengkap Kasus ATR/BPN, Peran Fahd A Rafiq Diduga Jadi Pengepul Terakhir Uang Haram

News | Selasa, 15 September 2026 | 22:35 WIB

Gibran 'Blusukan' di Tengah Krisis: Ubah Citra Politik, Ambil Celah yang Luput dari Prabowo?

Gibran 'Blusukan' di Tengah Krisis: Ubah Citra Politik, Ambil Celah yang Luput dari Prabowo?

News | Selasa, 15 September 2026 | 22:31 WIB

Gibran Temui Korban Keracunan MBG di Karo, Akademisi Dorong Evaluasi Menyeluruh

Gibran Temui Korban Keracunan MBG di Karo, Akademisi Dorong Evaluasi Menyeluruh

Sumut | Selasa, 15 September 2026 | 22:29 WIB

Sopir Truk KM Virgo Transport 8 Belum Ditemukan, Istri di Tulungagung Setia Menunggu Kabar

Sopir Truk KM Virgo Transport 8 Belum Ditemukan, Istri di Tulungagung Setia Menunggu Kabar

Jatim | Selasa, 15 September 2026 | 22:21 WIB

×