Dua Wanita Rusia Diduga Kena Virus Corona Kabur dari Karantina

Dany Garjito, Rifan Aditya

Sabtu, 15 Februari 2020 | 13:33 WIB
Dua Wanita Rusia Diduga Kena Virus Corona Kabur dari Karantina
Virus Corona Covid-19 masih menjadi momok di China, dengan jumlah korban terus mengalami peningkatan. (Shutterstock)

Suara.com - Dua wanita yang dikarantina di rumah sakit Rusia melarikan diri dengan melompat keluar jendela. Mereka terkejut dan takut karena diduga terjangkit virus corona.

Kedua wanita itu dirawat di rumah sakit setelah kembali dari Hainan, sebuah wilayah tropis di China selatan yang populer dengan turis Rusia. Jaraknya sekitar 1.000 mil selatan provinsi Hubei, pusat penyebaran wabah koronavirus.

Dilaporkan oleh New York Post, Kamis (13/2/2020), GuzelNeder, salah satu dari dua wanita itu menjelaskan ceritanya dalam sebuah unggahan di media sosial pekan lalu.

Ia bercerita bahwa putranya terserang batuk dan demam 99,2 derajat. Gejala ini terjadi empat hari setelah keluarga mereka kembali ke rumah di kota Samara.

Dia menelepon layanan darurat, yang mendiagnosis bocah laki-laki itu dengan infeksi virus corona. Petugas mengatakan bahwa baik ibu dan anak harus dirawat di rumah sakit untuk tes virus corona.

Rumah sakit awalnya mengatakan hasilnya akan siap dalam tiga hari. Tetapi waktunya mundur, mereka diminta tetap tinggal di rumah sakit selama lima hari.

Padahal kondisi anak itu telah membaik. Petugas rumah sakit menghalanginya meminta hasil tes tersebut.

Pada hari kelima karantina, wanita itu merasa tidak enak badan dan menjalani tes kehamilan yang hasilnya positif.

Pada saat itu, ia sangat ingin pergi karena kehamilannya dan kekhawatiran akan terinfeksi. Tetapi dokter mengatakan ibu dan anak masih perlu menyelesaikan masa karantina 14 hari.

"Putraku histeris. Tidak ada jalan keluar bagi kita selain meninggalkan rumah sakit tanpa izin, melalui jendela." cerita GuzelNeder.

Sejak melarikan diri, polisi telah menanyainya di rumah, tetapi tidak ada tuduhan yang dilaporkan.

“Semua orang di keluarga saya masih hidup dan sehat, terima kasih Tuhan,” ujarnya.

Wanita lain yang kabur dari karantina

Wanita lain, Alla Ilyina, juga bercerita di Instagram tentang masa karantinanya di rumah sakit karena diduga kena virus corona. Dia mengatakan menderita sakit tenggorokan beberapa hari setelah kembali ke St. Petersburg dari Hainan.

Petugas medis membawa Ilyina ke rumah sakit untuk tes virus corona, yang dijanjikan hasilnya keluar dalam 24 jam.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

18 Kru Batik Air Ikut Dipulangkan dari Karantina Corona di Natuna

18 Kru Batik Air Ikut Dipulangkan dari Karantina Corona di Natuna

News | Sabtu, 15 Februari 2020 | 13:07 WIB

Update Corona Covid-19 di Indonesia: 92 Pasien Negatif, 2 Masih Observasi

Update Corona Covid-19 di Indonesia: 92 Pasien Negatif, 2 Masih Observasi

Health | Sabtu, 15 Februari 2020 | 12:13 WIB

Korban Virus Corona Berisiko Stres hingga Frustasi, Ini Alasannya

Korban Virus Corona Berisiko Stres hingga Frustasi, Ini Alasannya

Health | Sabtu, 15 Februari 2020 | 12:54 WIB

WNI eks Wuhan Pulang dari Karantina Corona di Natuna Naik Pesawat TNI

WNI eks Wuhan Pulang dari Karantina Corona di Natuna Naik Pesawat TNI

News | Sabtu, 15 Februari 2020 | 11:30 WIB

Korban Virus Corona Tewas 143 Orang Per Hari

Korban Virus Corona Tewas 143 Orang Per Hari

News | Sabtu, 15 Februari 2020 | 11:21 WIB

Pasangan Lansia Kena Virus Corona, Video Suami Suapi Istrinya Bikin Terharu

Pasangan Lansia Kena Virus Corona, Video Suami Suapi Istrinya Bikin Terharu

News | Sabtu, 15 Februari 2020 | 12:15 WIB

Terkini

Ritual Ganjil Suami di Kendari: Usai Injak Istri hingga Tewas, Jasad Korban Dimandikan dan Disisir

Ritual Ganjil Suami di Kendari: Usai Injak Istri hingga Tewas, Jasad Korban Dimandikan dan Disisir

News | Minggu, 31 Mei 2026 | 23:48 WIB

Gudang Limbah Membara di Cikarang, Api Sambar Pemukiman dan Truk

Gudang Limbah Membara di Cikarang, Api Sambar Pemukiman dan Truk

News | Minggu, 31 Mei 2026 | 23:38 WIB

Presiden Prabowo: Cahaya Kebijaksanaan Waisak Jadi Fondasi Karakter dan Persatuan Bangsa

Presiden Prabowo: Cahaya Kebijaksanaan Waisak Jadi Fondasi Karakter dan Persatuan Bangsa

News | Minggu, 31 Mei 2026 | 23:34 WIB

Cikeas Penuh Karangan Bunga, Para Tokoh Beri Penghormatan Terakhir untuk Ryamizard Ryacudu

Cikeas Penuh Karangan Bunga, Para Tokoh Beri Penghormatan Terakhir untuk Ryamizard Ryacudu

News | Minggu, 31 Mei 2026 | 23:30 WIB

12 Unit Damkar Berjibaku Jinakkan Kebakaran Gudang Limbah di Rawajulang

12 Unit Damkar Berjibaku Jinakkan Kebakaran Gudang Limbah di Rawajulang

News | Minggu, 31 Mei 2026 | 23:26 WIB

Remaja Pembunuh Gadis 12 Tahun di Makassar Dijerat Pasal Berlapis, Ibu Korban Desak Hukuman Mati

Remaja Pembunuh Gadis 12 Tahun di Makassar Dijerat Pasal Berlapis, Ibu Korban Desak Hukuman Mati

News | Minggu, 31 Mei 2026 | 23:21 WIB

Uang Tunai Rp65 Juta Jadi Abu, Tabungan Lansia di Blora Ludes akibat Kebakaran Rumah

Uang Tunai Rp65 Juta Jadi Abu, Tabungan Lansia di Blora Ludes akibat Kebakaran Rumah

News | Minggu, 31 Mei 2026 | 22:59 WIB

Presiden Prabowo Berduka atas Kepergian Jenderal Ryamizard Ryacudu

Presiden Prabowo Berduka atas Kepergian Jenderal Ryamizard Ryacudu

News | Minggu, 31 Mei 2026 | 22:19 WIB

Remaja Putri Tewas Terjebak Saat Api Mengamuk di Bengkel Cikupa

Remaja Putri Tewas Terjebak Saat Api Mengamuk di Bengkel Cikupa

News | Minggu, 31 Mei 2026 | 20:58 WIB

Evaluasi Besar-besaran: 8.182 SPPG Pernah Ditangguhkan, 2.213 Masih Berstatus Suspend

Evaluasi Besar-besaran: 8.182 SPPG Pernah Ditangguhkan, 2.213 Masih Berstatus Suspend

News | Minggu, 31 Mei 2026 | 20:30 WIB