WNI Kena Corona, Kemlu Panggil Dua Perusahaan Kapal Pesiar

Dwi Bowo Raharjo

Rabu, 19 Februari 2020 | 18:19 WIB
WNI Kena Corona, Kemlu Panggil Dua Perusahaan Kapal Pesiar
Petugas kesehatan di Jepang memindahkan penumpang yang positif terjangkit virus corona dari kapal pesiar Diamond Princess ke rumah sakit untuk dirawat. (Foto: AFP)

Suara.com - Pemerintah sudah memanggil dua perusahaan perekrutan dan penempatan awak kapal (Manning Agency) Indonesia yang pegawainya WNI terkarantina di Kapal Diamond Princess di Yokohama, Jepang dan kapal MS Westerdam di Kamboja.

Direktur Pelindungan Warga Negara Indonesia dan Badan Hukum Indonesia Kementerian Luar Negeri, Judha Nugraha mengatakan kedua perusahaan tersebut sudah menindaklanjuti untuk mengawasi kru mereka.

"Sudah, kita sudah memanggil dua mining agency yang ada di Indonesia, pihak principle kapal pun sudah di Jepang, KBRI sudah menjalin kontak," kata Judha saat ditemui di kawasan Blok M, Jakarta Selatan, Rabu (19/2/2020).

Judha menuturkan, kondisi terkini di Kapal Diamond Princess di Yokohama, Jepang sebanyak 4 dari total 78 WNI telah positif corona.

Di Kapal MS Westerdam, 27 orang dari total 362 WNI yang menjadi kru kapal asal Amerika Serikat-Belanda itu sudah kembali ke Indonesia, semuanya dalam kondisi sehat.

"Di Westerdam itu sedang ada pemeriksaan ulang oleh otoritas setempat, kami sedang menunggu hasilnya. Kalau clean kapal itu bisa berlayar lagi," ungkapnya.

Untuk diketahui, Kapal MS Westerdam yang membawa 2.200 penumpang, 802 diantaranya merupakan anak buah kapal, bersandar di pelabuhan Sihanoukville, Kamboja pada Kamis (13/2/2020).

Sejumlah petugas kesehatan Jepang keluar dari kapal Diamond Princess yang dikarantina karena virus corona. (Foto: AFP)
Sejumlah petugas kesehatan Jepang keluar dari kapal Diamond Princess yang dikarantina karena virus corona. (Foto: AFP)

MS Westerdam awalnya ditolak berlabuh di Hong Kong, Jepang, Taiwan, Filipina, dan Thailand lantaran diduga membawa penumpang yang terinfeksi virus corona karena berangkat dari Hong Kong pada 1 Februari 2020 untuk melakukan pelayaran 14 hari di sekitar Asia Timur.

Operator kapal, Holland America Line meyakini tidak ada satupun yang terinfeksi virus corona, hingga akhirnya Kementerian Kesehatan Malaysia mengungkap bahwa seorang penumpang warga Amerika Serikat (82 tahun) positif virus corona.

baca juga

Sementara, Kapal Diamond Princess diisolasi selama dua pekan setibanya di Yokohama, selatan Tokyo pada 3 Februari setelah seorang penumpang yang turun di Hong Kong terdiagnosa dengan virus corona. Sekitar 3.700 orang berada di kapal pesiar itu, yang biasanya memiliki 1.100 kru dan kapasitas penumpang 2.670.

Kapal Diamond Princess berbendera Inggris berada di bawah pengelolaan Princess Cruise Lines, yang merupakan salah satu jalur pelayaran terbesar di dunia sekaligus unit dari Carnival Corporation.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Khawatir Terinfeksi Corona Covid-19, Rusia Larang Kunjungan WN China

Khawatir Terinfeksi Corona Covid-19, Rusia Larang Kunjungan WN China

Health | Rabu, 19 Februari 2020 | 17:49 WIB

Virus Corona Diklaim Senjata Biologi yang Bocor, Rocky Gerung: Ini Natural

Virus Corona Diklaim Senjata Biologi yang Bocor, Rocky Gerung: Ini Natural

News | Rabu, 19 Februari 2020 | 17:46 WIB

Sembuh dari Corona, WNI di Singapura Ogah Berikan Data ke KBRI

Sembuh dari Corona, WNI di Singapura Ogah Berikan Data ke KBRI

News | Rabu, 19 Februari 2020 | 17:24 WIB

Update Covid-19 di Indonesia: 112 Spesimen Masuk, Mayoritas Positif H1N1

Update Covid-19 di Indonesia: 112 Spesimen Masuk, Mayoritas Positif H1N1

Health | Rabu, 19 Februari 2020 | 17:05 WIB

Terkini

Dry Ice Diuji untuk Atasi Kabut Asap, Mengapa Sumsel Masih Diselimuti Asap Pekat Berbahaya?

Dry Ice Diuji untuk Atasi Kabut Asap, Mengapa Sumsel Masih Diselimuti Asap Pekat Berbahaya?

Sumsel | Kamis, 15 Oktober 2026 | 23:55 WIB

Terjaring OTT, KPK Periksa Bupati Klaten Hamenang Wajar Ismoyo di Mapolresta Klaten

Terjaring OTT, KPK Periksa Bupati Klaten Hamenang Wajar Ismoyo di Mapolresta Klaten

Jawa Tengah | Kamis, 15 Oktober 2026 | 22:59 WIB

Daftar 16 Perusahaan Perkebunan dan HTI Diusut Soal Karhutla Sumsel, Baru PT RAS Punya Tersangka

Daftar 16 Perusahaan Perkebunan dan HTI Diusut Soal Karhutla Sumsel, Baru PT RAS Punya Tersangka

Sumsel | Kamis, 15 Oktober 2026 | 22:50 WIB

Nestle Indonesia Gandeng Kemendag, Perkuat Daya Saing Produk Lokal di Pasar Global

Nestle Indonesia Gandeng Kemendag, Perkuat Daya Saing Produk Lokal di Pasar Global

Bisnis | Kamis, 15 Oktober 2026 | 22:49 WIB

Koalisi Pers Sumsel Desak Evaluasi Pengamanan Demo Usai Tiga Wartawan Dikeroyok

Koalisi Pers Sumsel Desak Evaluasi Pengamanan Demo Usai Tiga Wartawan Dikeroyok

Sumsel | Kamis, 15 Oktober 2026 | 22:46 WIB

Kasus Karhutla Sumsel: 16 Perusahaan Diusut, Mengapa Baru PT RAS Ditetapkan Tersangka?

Kasus Karhutla Sumsel: 16 Perusahaan Diusut, Mengapa Baru PT RAS Ditetapkan Tersangka?

Sumsel | Kamis, 15 Oktober 2026 | 22:21 WIB

Dirut Jadi Tersangka Korupsi Nikel, PT CNI Hormati Proses Hukum

Dirut Jadi Tersangka Korupsi Nikel, PT CNI Hormati Proses Hukum

News | Kamis, 15 Oktober 2026 | 22:11 WIB

Kejagung Ungkap Alasan Jabatan Kajati Diusulkan Setara Bintang Tiga

Kejagung Ungkap Alasan Jabatan Kajati Diusulkan Setara Bintang Tiga

News | Kamis, 15 Oktober 2026 | 22:04 WIB

Setahun Kepergian Kartini Muljadi, Nilai Kebaikannya Dihidupkan Lewat Tiga Program Sosial

Setahun Kepergian Kartini Muljadi, Nilai Kebaikannya Dihidupkan Lewat Tiga Program Sosial

Lifestyle | Kamis, 15 Oktober 2026 | 22:02 WIB

Penyebab Banjir Nepal Bisa Setinggi 25 Meter Terkuak, Dunia Diambang Kiamat?

Penyebab Banjir Nepal Bisa Setinggi 25 Meter Terkuak, Dunia Diambang Kiamat?

News | Kamis, 15 Oktober 2026 | 22:02 WIB

×