Hadir di G20, Sri Mulyani Cerita 'Kejamnya' Virus Corona Bagi Indonesia

Dany Garjito, Rifan Aditya

Senin, 24 Februari 2020 | 20:33 WIB
Hadir di G20, Sri Mulyani Cerita 'Kejamnya' Virus Corona Bagi Indonesia
Menteri Keuangan Sri Mulyani

Suara.com - Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati menghadiri Pertemuan G20 di Riyadh Saudi Arabia. Saat itu Sri Mulyani bertemu dengan Menteri Keuangan Australia Josh Frydenberg.

Dalam kesempatan tersebut, Sri Mulyani menyampaikan kepada dunia bagaimana "kejamnya" virus corona bagi Indonesia. Menurutnya, pertumbuhan ekonomi Indonesia akan terhambat sebagai dampak virus corona.

Hal ini diceritakan Sri Mulyani memalui postingan yang diunggah ke akun Instagram pribadinya @smindrawati, pada Minggu (23/2/2020).

"Saya menyampaikan tentang tantangan yang dihadapi Indonesia dalam menghadapi penyebaran virus corona," kata Sri Mulyani.

Ia melanjutkan, "Meskipun fundamental ekonomi Indonesia relatif kuat dengan pertumbuhan ekonomi rata-rata 5 persen dalam beberapa tahun terakhir, namun dampak virus corona diperkirakan akan menghambat pertumbuhan ekonomi pada triwulan 1 2020".

Sri Mulyani berharap akan terjadi titik balik perbaikan ekonomi Indonesia. Ia mengklaim, pemerintah akan melakukan berbagai upaya perbaikan, baik pada tataran global maupun domestik.

Sementara itu Frydenberg, mengaku pertumbuhan ekonomi Australia relatif baik. Namun wabah virus corona memberikan dampak cukup signifikan bagi negara Kanguru tersebut.

Sri Mulyani cerita tantangan Indonesia menghadapi virus corona
Sri Mulyani cerita tantangan Indonesia menghadapi virus corona

"Penyebaran virus corona juga mempengaruhi kinerja ekonomi Australia secara signifikan," tulis Sri Mulyani.

Ia menambahkan, "Penyebaran virus corona telah menyebabkan China menghentikan produksi atas beberapa produk dan ini akan mempengaruhi Australia dalam rangkaian rantai pasokan (supply chain)".

Bagi Australia, dampak wabah virus corona ini berkebalikan dengan SARS.

Menurut penjelasan Frydenberg, melalui Sri Mulyani, sejak penyebaran virus SARS pada tahun 2003, jumlah pendatang dari China ke Australia meningkat tajam.

"Pariwisata dari China meningkat 7 kali lipat, investasi meningkat 20 kali lipat dan sepertiga ekpor Australia adalah ke China," ungkapnya.

Sebelumnya, Sri Mulyani pernah melontarkan pernyataan serupa sebelumnya. Hal tersebut dikatakan Sri Mulyani di depan para investor dalam acara Indonesia Economic dan Investment Outlook 2020, di Kantor BKPM, Jakarta, Senin (17/2/2020).

"Di Asia, kita memiliki Hong Kong, China, dan virus corona, yang akan cukup signifikan dalam mempengaruhi pertumbuhan ekonomi," kata Sri Mulyani.

Dalam kesempatan itu, Sri Mulyani mengatakan, pemerintah sudah merumuskan sejumlah kebijakan demi mereduksi dampak virus corona.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

188 WNI ABK World Dream Bakal Dikarantina di Bekas Rehabilitasi Narkoba

188 WNI ABK World Dream Bakal Dikarantina di Bekas Rehabilitasi Narkoba

News | Senin, 24 Februari 2020 | 17:52 WIB

Deretan Kasus Positif Corona Covid-19 yang 'Numpang Lewat' di Indonesia

Deretan Kasus Positif Corona Covid-19 yang 'Numpang Lewat' di Indonesia

Health | Senin, 24 Februari 2020 | 18:55 WIB

Ilmuwan Kebingungan Mencari Sebab Lonjakan Kasus Virus Corona Covid-19

Ilmuwan Kebingungan Mencari Sebab Lonjakan Kasus Virus Corona Covid-19

Health | Senin, 24 Februari 2020 | 16:36 WIB

Apakah Covid-19 dan Coronavirus SARS-2 Berbeda?

Apakah Covid-19 dan Coronavirus SARS-2 Berbeda?

Health | Senin, 24 Februari 2020 | 16:12 WIB

Lelaki Jepang Kena Virus Corona Usai Kunjungi Indonesia, Ini Respons Menkes

Lelaki Jepang Kena Virus Corona Usai Kunjungi Indonesia, Ini Respons Menkes

News | Senin, 24 Februari 2020 | 16:03 WIB

556 Orang Positif Corona Covid-19, Korea Selatan Tingkatkan Kewaspadaan

556 Orang Positif Corona Covid-19, Korea Selatan Tingkatkan Kewaspadaan

Health | Senin, 24 Februari 2020 | 15:42 WIB

Harga Tiket Pesawat Bakal Turun Hingga 50 Persen

Harga Tiket Pesawat Bakal Turun Hingga 50 Persen

Bisnis | Senin, 24 Februari 2020 | 14:33 WIB

Dua Pasien di RSHS Bandung Negatif Corona, 1 Lagi Masih Menunggu Hasil Lab

Dua Pasien di RSHS Bandung Negatif Corona, 1 Lagi Masih Menunggu Hasil Lab

Jabar | Senin, 24 Februari 2020 | 14:31 WIB

9 WNI Terinfeksi Virus Corona di Kapal Pesiar Diamond Princess

9 WNI Terinfeksi Virus Corona di Kapal Pesiar Diamond Princess

News | Senin, 24 Februari 2020 | 14:29 WIB

Terkini

Penghormatan Terakhir Jenderal Ryamizard Ryacudu: Disemayamkan di Kemhan, Dimakamkan di Kalibata

Penghormatan Terakhir Jenderal Ryamizard Ryacudu: Disemayamkan di Kemhan, Dimakamkan di Kalibata

News | Minggu, 31 Mei 2026 | 20:16 WIB

PSG Juara, Prancis Membara! 22.000 Polisi Tak Mampu Bendung Amuk Massa

PSG Juara, Prancis Membara! 22.000 Polisi Tak Mampu Bendung Amuk Massa

News | Minggu, 31 Mei 2026 | 20:09 WIB

Bom Sisa Perang Dunia II Meledak di Biak, 5 Tewas dan 3 Hilang

Bom Sisa Perang Dunia II Meledak di Biak, 5 Tewas dan 3 Hilang

News | Minggu, 31 Mei 2026 | 20:08 WIB

Update Rusuh di Paris Usai PSG Juara Liga Champions: 1 Orang Tewas 780 Ditangkap

Update Rusuh di Paris Usai PSG Juara Liga Champions: 1 Orang Tewas 780 Ditangkap

News | Minggu, 31 Mei 2026 | 19:57 WIB

Qodari: Prabowo Sosok Langka yang Dekat dengan Putin, Trump, dan Xi Jinping

Qodari: Prabowo Sosok Langka yang Dekat dengan Putin, Trump, dan Xi Jinping

News | Minggu, 31 Mei 2026 | 19:52 WIB

Banjir Bandang Poso: Warga Terisolasi, BNPB Minta Bantuan Alat Berat

Banjir Bandang Poso: Warga Terisolasi, BNPB Minta Bantuan Alat Berat

News | Minggu, 31 Mei 2026 | 19:45 WIB

Ibu Muda Ditemukan Tewas Bersama Balitanya, Suami Diamankan Polisi

Ibu Muda Ditemukan Tewas Bersama Balitanya, Suami Diamankan Polisi

News | Minggu, 31 Mei 2026 | 18:25 WIB

Waspada Fenomena Bulan Purnama, BMKG Prediksi Banjir Rob Kepung Pesisir NTT Hingga 2 Juni

Waspada Fenomena Bulan Purnama, BMKG Prediksi Banjir Rob Kepung Pesisir NTT Hingga 2 Juni

News | Minggu, 31 Mei 2026 | 18:16 WIB

Indonesia Berduka, TNI AD Kehilangan Putra Terbaik Jenderal Ryamizard Ryacudu

Indonesia Berduka, TNI AD Kehilangan Putra Terbaik Jenderal Ryamizard Ryacudu

News | Minggu, 31 Mei 2026 | 18:06 WIB

Toko Kosmetik di Sawah Besar Digerebek, Ternyata 'Gudang' Ribuan Butir Pil Tramadol dan Hexymer

Toko Kosmetik di Sawah Besar Digerebek, Ternyata 'Gudang' Ribuan Butir Pil Tramadol dan Hexymer

News | Minggu, 31 Mei 2026 | 17:00 WIB