Lebih dari 3.000 Staf Medis di China Terinfeksi Virus Corona

Bangun Santoso
Lebih dari 3.000 Staf Medis di China Terinfeksi Virus Corona
Seorang pasien (dua kanan) menerima karangan bunga dari staf medis Rumah Sakit Nanchang University, Nanchang, Provinsi Jiangxi, setelah dinyatakan sembuh dari infeksi 2019-nCoV pada 27 Januari 2020. (ANTARA/HO-ChinaNews/mii/pri)

Infeksi di kalangan staf medis diduga disebabkan oleh kurangnya alat pelindung serta faktor kelelahan

Suara.com - Lebih dari 3.000 staf medis di China terinfeksi virus corona, yang muncul di negara tersebut sejak akhir 2019 lalu, demikian dikatakan Komisi Kesehatan Nasional China, Liang Wannian pada Senin (24/2/2020).

Liang Wannian mengatakan kepada wartawan saat konferensi pers gabungan dengan kepala delegasi Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) untuk China, Bruce Aylward, bahwa infeksi tersebut sebagian besar terdapat di Provinsi Hubei, episentrum wabah yang hingga kini telah menelan hampir 2.600 korban jiwa di daratan China.

Infeksi di kalangan staf medis tampaknya disebabkan oleh kurangnya alat pelindung serta faktor kelelahan dalam menghadapi pasien COVID-19, katanya.

Jumlah total orang meninggal di China daratan akibat virus corona mencapai 2.592 sementara 77.150 lainnya mengidap virus tersebut, demikian diungkapkan Komisi Kesehatan Nasional.

Sumber: Antara/Reuters

Komentar

Suara.Com

Dapatkan informasi terkini dan terbaru yang dikirimkan langsung ke Inbox anda

QUOTES OF THE DAY

INFOGRAFIS