WNI Positif Corona, Roy Suryo Sindir Anggaran Rp72 M Bayar Influencer

Reza Gunadha | Rifan Aditya | Suara.com

Senin, 02 Maret 2020 | 16:16 WIB
WNI Positif Corona, Roy Suryo Sindir Anggaran Rp72 M Bayar Influencer
Aset Negara Belum Di Kembalikan Roy Suryo ( Instagram )

Suara.com - Pengumuman dari Presiden Jokowi tentang dua warga Indonesia positif terjangkit virus corona alias COVID-19 mengejutkan banyak pihak. Tak terkecuali Mantan Menteri Pemuda dan Olahraga Roy Suryo.

Roy memuji kejujuran Kementerian Kesehatan yang mengumumkan pasien positif virus corona di Indonesia.

Hal tersebut disampaikan Roy dalam unggahan di akun Twitter pribadinya, @KRMTRoySuryo2, pada Senin (2/3/2020).

"Meski disinyalir indikasinya sudah ada, namun kejujuran Kemenkes & Presiden Jokowi bisa diapreasiasi. Perlu diimbangi peningkatan kewaspadaan semua wilayah +62 (Indonesia)," cuit Roy.

Selain itu, politisi Demokrat juga menyindir adanya anggaran milyaran untuk membayar influencer.

Anggaran tersebut rencananya dipakai untuk mendongkrak sektor pariwisata yang merosot akibat imbas virus corona.

"Satu lagi, jangan malah mau mengejar devisa pariwisata, apalagi dengan uang rakyat Rp72 M untuk bayar influencer-influencer itu," kata Roy.

Dalam unggahan tersebut, Roy juga memperlihatkan tangkapan layar dari beberapa berita yang melaporkan WNI positif virus corona di Indonesia.

Cuitan Roy Suryo menanggapi WNI positif virus corona (twitter/@KRMTRoySuryo2)
Cuitan Roy Suryo menanggapi WNI positif virus corona (twitter/@KRMTRoySuryo2)

Dua WNI Positif Virus Corona

Presiden Joko Widodo mengumumkan bahwa sudah ada dua warga yang sudah terpapar virus corona atau COVID-19.

"Seorang ibu 64 tahun dan putrinya 31 tahun. Kami cek pada posisi yang sakit. Dicek dan tadi pagi saya mendapatkan laporan dari Menkes bahwa ibu ini dan putrinya positif corona," ujar Jokowi di Istana Merdeka, Jakarta, Senin (2/3/2020).

Mantan Gubernur DKI Jakarta itu menuturkan dua orang tersebut terjangkit virus corona dari WNA asal Jepang yang sedang berkunjung ke Indonesia.

Jokowi menuturkan berdasarkan laporan Menkes, WNA asal Jepang tersebut kata Jokowi sudah terjangkit virus corona.

Dua pasien merupakan warga Depok, Jawa Barat saat ini diisolasi di Rumah Sakit Pusat Infeksi (RSPI) Sulianti Saroso, Jakarta Utara.

Kekinian,  sebanyak 39 warga di Jakarta yang diduga terjangkit virus corona juga diawasi oleh pemerintah, seperti disampaikan Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan. 

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Tak Ada Imbauan Khusus Corona, Pimpinan KPK Yakin Pegawai Bisa Jaga Diri

Tak Ada Imbauan Khusus Corona, Pimpinan KPK Yakin Pegawai Bisa Jaga Diri

News | Senin, 02 Maret 2020 | 16:11 WIB

Menkes Terawan Janji Telusuri Riwayat Perjalanan WN Jepang Positif Corona

Menkes Terawan Janji Telusuri Riwayat Perjalanan WN Jepang Positif Corona

Health | Senin, 02 Maret 2020 | 16:08 WIB

Dihantui Virus Corona, Kevin Sanjaya Cs Tetap Bertolak ke All England

Dihantui Virus Corona, Kevin Sanjaya Cs Tetap Bertolak ke All England

Sport | Senin, 02 Maret 2020 | 16:04 WIB

Jumlahnya Bertambah, 39 Orang di Jakarta Diawasi Terkait Corona

Jumlahnya Bertambah, 39 Orang di Jakarta Diawasi Terkait Corona

News | Senin, 02 Maret 2020 | 15:55 WIB

Terkini

Warga Perumahan Taman Mangu Indah Bantah Isu Banyak Rumah Dijual Akibat Banjir

Warga Perumahan Taman Mangu Indah Bantah Isu Banyak Rumah Dijual Akibat Banjir

News | Kamis, 07 Mei 2026 | 06:05 WIB

Terkait Reformasi Polri, Boni Hargens Apresiasi Komitmen Kapolri Listyo Sigit

Terkait Reformasi Polri, Boni Hargens Apresiasi Komitmen Kapolri Listyo Sigit

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 23:13 WIB

Banyak Kasus Terlambat Ditangani, Dokter Ingatkan Pentingnya Deteksi Dini Kanker Paru

Banyak Kasus Terlambat Ditangani, Dokter Ingatkan Pentingnya Deteksi Dini Kanker Paru

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 22:30 WIB

Terbongkar! WNA China Sulap Apartemen Jakarta Jadi Pabrik Vape Narkoba Etomidate

Terbongkar! WNA China Sulap Apartemen Jakarta Jadi Pabrik Vape Narkoba Etomidate

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 22:10 WIB

Alih Fungsi Kali Ciputat dan Kelalaian Proyek Jadi Biang Kerok Banjir di Taman Mangu Indah?

Alih Fungsi Kali Ciputat dan Kelalaian Proyek Jadi Biang Kerok Banjir di Taman Mangu Indah?

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 21:56 WIB

Hakim Militer Minta Ahli Kimia Uji Campuran Air Keras dalam Kasus Andrie Yunus

Hakim Militer Minta Ahli Kimia Uji Campuran Air Keras dalam Kasus Andrie Yunus

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 21:43 WIB

Ade Armando Pamit dari PSI: Tameng untuk Jokowi atau Sekadar Strategi 'Cuci Tangan' Politik?

Ade Armando Pamit dari PSI: Tameng untuk Jokowi atau Sekadar Strategi 'Cuci Tangan' Politik?

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 21:01 WIB

Siasat Licin Teroris JAD di Sulteng: Jualan Buah di Siang Hari, Sebar Propaganda ISIS di Medsos

Siasat Licin Teroris JAD di Sulteng: Jualan Buah di Siang Hari, Sebar Propaganda ISIS di Medsos

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 20:50 WIB

Waka DPR Soroti Darurat Kekerasan Seksual di Pendidikan: Harus Ada Efek Jera dan Sanksi Berat!

Waka DPR Soroti Darurat Kekerasan Seksual di Pendidikan: Harus Ada Efek Jera dan Sanksi Berat!

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 20:37 WIB

Kata Pengamat Soal Rupiah Melemah: Jangan Panik, Tak Bakal Ganggu Daya Beli

Kata Pengamat Soal Rupiah Melemah: Jangan Panik, Tak Bakal Ganggu Daya Beli

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 20:08 WIB