Panic Buying karena Corona, Mahfud: Presiden Tahu Warga Borong Sembako

Agung Sandy Lesmana | Ria Rizki Nirmala Sari | Suara.com

Selasa, 03 Maret 2020 | 18:20 WIB
Panic Buying karena Corona, Mahfud: Presiden Tahu Warga Borong Sembako
Menkopolhukam Mahfud MD dimintai keterangan wartawan usai menghadiri acara bedah buku di UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta, Sabtu (29/2/2020). - (SuaraJogja.id/Mutiara Rizka)

Suara.com - Presiden Joko Widodo atau Jokowi disebut mengetahui ada sejumlah warga yang tiba-tiba memborong sembako dengan jumlah yang cukup banyak pasca ada kasus virus corona atau Covid-19 di Indonesia.

Menanggapi itu, Menteri Koordinator Politik, Hukum dan Keamanan, Mahfud MD meminta kepada masyarakat untuk tidak panik.

Dia mengatakan bahwa Jokowi mengetahui ada perilaku 'panic buying' yang terjadi di tengah-tengah masyarakat karena ada dua warga Depok, Jawa Barat, yang dinyatakan positif terinfeksi Covid-19.

"Presiden tahu orang di satu tempat sudah borong mi, minyak goreng, itu tahu," kata Mahfud di kantornya, Jalan Medan Merdeka Barat, Jakarta Pusat, Selasa (3/3/2020).

Dengan adanya fenomena panic buying di sejumlah toko-toko perbelanjaan itu, maka Mahfud meminta kepada masyarakat untuk tidak panik. Apalagi ia mengklaim kalau pemerintah akan siap menjaga ketersediaan logistik terutama untuk sembako.

Sejauh ini Mahfud menyatakan bahwa ketersediaan sembako bagi kehidupan masyarakat sehari-hari pun dalam jumlah yang cukup.

Ia pun mengatakan dari pihak kepolisian juga akan menjaga apabila ada pihak yang nakal dengan cara menimbun logistik sembako karena memanfaatkan kepanikan dari warga.

"Kan sudah dikatakan oleh kabareskrim dan juga kapolri, ketika presiden menyatakan bilang sendiri juga bahwa masyarakat tidak usah panik, corona itu bisa dihadapi, persediaan sembako cukup," katanya.

Sebelumnya sempat ramai diperbincangkan di media sosial adanya 'panic buying' yang terjadi di tengah-tengah masyarakat setelah adanya kasus Covid19 perdana di Indonesia.

Ketua Umum Pengusaha Ritel Indonesia Roy Mandey meminta masyarakat tidak panik setelah pemerintah menyatakan 2 warga Depok positif terjangkit virus corona Covid-19, Senin (2/3/2020).

Pasalnya, setelah adanya pengumuman tersebut, banyak orang memborong kebutuhan pangan di supermarket.

"Saya imbau kepada masyarakat agar tidak panik untuk berbelanja," kata Roy kepada Suara.com, Senin (2/3/2020).

Roy mengatakan, kebutuhan bahan makanan dan lainnya di toko-toko ritel masih terpenuhi, sehingga warga tak perlu melakukan panic buying.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

MUI: Timbun Masker saat Wabah Virus Corona Demi Keuntungan adalah Haram

MUI: Timbun Masker saat Wabah Virus Corona Demi Keuntungan adalah Haram

News | Selasa, 03 Maret 2020 | 18:15 WIB

Respons Virus Corona, Jokowi Ungkap Bangun RS Khusus di Pulau Galang

Respons Virus Corona, Jokowi Ungkap Bangun RS Khusus di Pulau Galang

News | Selasa, 03 Maret 2020 | 18:06 WIB

Tenang Stok Pangan Aman Hingga Lebaran, Mendag Berani Jamin

Tenang Stok Pangan Aman Hingga Lebaran, Mendag Berani Jamin

Bisnis | Selasa, 03 Maret 2020 | 18:00 WIB

Mahfud MD Respons Bentrokan TNI-Polri di Taput: Sekali, sekali

Mahfud MD Respons Bentrokan TNI-Polri di Taput: Sekali, sekali

News | Selasa, 03 Maret 2020 | 17:31 WIB

Warga Singapura Positif Virus Corona Covid-19 Setelah Kunjungi Jakarta

Warga Singapura Positif Virus Corona Covid-19 Setelah Kunjungi Jakarta

News | Selasa, 03 Maret 2020 | 17:21 WIB

Terkait Pesan Berantai Diduga Pasien Covid-19, Ini Jawaban Kemenkes

Terkait Pesan Berantai Diduga Pasien Covid-19, Ini Jawaban Kemenkes

Health | Selasa, 03 Maret 2020 | 16:55 WIB

Mahfud MD: Jangan Ada yang Cari Panggung Lewat Isu Virus Corona

Mahfud MD: Jangan Ada yang Cari Panggung Lewat Isu Virus Corona

News | Selasa, 03 Maret 2020 | 16:51 WIB

Imbas Corona, Pedagang Sembako Yang Naikan Harga Seenaknya Bisa Ditangkap

Imbas Corona, Pedagang Sembako Yang Naikan Harga Seenaknya Bisa Ditangkap

Bisnis | Selasa, 03 Maret 2020 | 16:23 WIB

Mirip Gejala Flu, Jokowi Optimis Penderita Corona di Indonesia Bisa Sembuh

Mirip Gejala Flu, Jokowi Optimis Penderita Corona di Indonesia Bisa Sembuh

News | Selasa, 03 Maret 2020 | 16:16 WIB

Cegah Virus Corona, MUI Serukan Perbanyak Wudu dan Baca Qunut saat Salat

Cegah Virus Corona, MUI Serukan Perbanyak Wudu dan Baca Qunut saat Salat

News | Selasa, 03 Maret 2020 | 16:03 WIB

Terkini

Terkait Reformasi Polri, Boni Hargens Apresiasi Komitmen Kapolri Listyo Sigit

Terkait Reformasi Polri, Boni Hargens Apresiasi Komitmen Kapolri Listyo Sigit

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 23:13 WIB

Banyak Kasus Terlambat Ditangani, Dokter Ingatkan Pentingnya Deteksi Dini Kanker Paru

Banyak Kasus Terlambat Ditangani, Dokter Ingatkan Pentingnya Deteksi Dini Kanker Paru

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 22:30 WIB

Terbongkar! WNA China Sulap Apartemen Jakarta Jadi Pabrik Vape Narkoba Etomidate

Terbongkar! WNA China Sulap Apartemen Jakarta Jadi Pabrik Vape Narkoba Etomidate

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 22:10 WIB

Alih Fungsi Kali Ciputat dan Kelalaian Proyek Jadi Biang Kerok Banjir di Taman Mangu Indah?

Alih Fungsi Kali Ciputat dan Kelalaian Proyek Jadi Biang Kerok Banjir di Taman Mangu Indah?

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 21:56 WIB

Hakim Militer Minta Ahli Kimia Uji Campuran Air Keras dalam Kasus Andrie Yunus

Hakim Militer Minta Ahli Kimia Uji Campuran Air Keras dalam Kasus Andrie Yunus

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 21:43 WIB

Ade Armando Pamit dari PSI: Tameng untuk Jokowi atau Sekadar Strategi 'Cuci Tangan' Politik?

Ade Armando Pamit dari PSI: Tameng untuk Jokowi atau Sekadar Strategi 'Cuci Tangan' Politik?

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 21:01 WIB

Siasat Licin Teroris JAD di Sulteng: Jualan Buah di Siang Hari, Sebar Propaganda ISIS di Medsos

Siasat Licin Teroris JAD di Sulteng: Jualan Buah di Siang Hari, Sebar Propaganda ISIS di Medsos

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 20:50 WIB

Waka DPR Soroti Darurat Kekerasan Seksual di Pendidikan: Harus Ada Efek Jera dan Sanksi Berat!

Waka DPR Soroti Darurat Kekerasan Seksual di Pendidikan: Harus Ada Efek Jera dan Sanksi Berat!

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 20:37 WIB

Kata Pengamat Soal Rupiah Melemah: Jangan Panik, Tak Bakal Ganggu Daya Beli

Kata Pengamat Soal Rupiah Melemah: Jangan Panik, Tak Bakal Ganggu Daya Beli

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 20:08 WIB

Kemensos Siapkan Skema Transisi Dapur Mandiri Siswa Sekolah Rakyat

Kemensos Siapkan Skema Transisi Dapur Mandiri Siswa Sekolah Rakyat

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 20:07 WIB