Kesal dengan Penjual Masker Harga Tinggi, Kunto Aji: No Brain!

Reza Gunadha, Farah Nabilla

Selasa, 03 Maret 2020 | 19:30 WIB
Kesal dengan Penjual Masker Harga Tinggi, Kunto Aji: No Brain!
Kicauan Kunto Aji yang kesal dengan penjual masker harga tinggi (Twitter/@KuntoAjiW).

Suara.com - Kunto Aji menumpahkan kekesalannya pada oknum yang menjual masker dengan harga tinggi. Dia menyarankan pada warganet untuk melaporkan akun Twitter oknum penjual tersebut.

Melalui akun Twitter-nya, Kunto Aji melampirkan tangkapan layar yang menambah kekesalannya terhadap oknum penjual. Ia juga mengajak untuk me-report akun penjual tersebut.

"No brain. Pada report aja ya akun ini tadi. Gedeg bacanya." tulis Aji.

Sebuah akun @penyembahseblak diketahui menjual masker dengan harga tinggi melalui twitternya.

Tak hanya membuat kesal warganet atas keberaniannya menawarkan masker dengan harga tinggi, akun tersebut juga bersikukuh bahwa tindakannya adalah wajar. Ia pun mengungkapkan bahwa harga masker memang tinggi sejak dari pemasoknya.

Warganet pun banyak yang menyetujui saran Kunto Aji untuk me-report akun tersebut. 

"Baru kali ini ketrigger report akun. Nyebelin asli" kata @miaprwnt.

"Jangan di report om, nnti akunnya ilang ga bisa dilacak" tulis @honnija.

Akun @karlinadwie menambahkan komentar, "Gedeg emangg jangan nanya 5 tahun lalu akhir bulan kemaren aja dari pbf tuh harga paling mahal 20-40rebu doang seboks".

baca juga

"Berarti harus ada peraturan yg jelas tentang pembelian masker, batas wajar pembelian masker biar nggak gini :(" tulis @rizkyasihp.

Menanggap hal tersebut, Kepala Bidang Humas Polda Metro Jaya Komisaris Besar Yusri Yunus di Polda Metro Jaya Senin (2/3/2020) menyatakan, bahwa penimbunan masker sudah mulai terjadi.

"Mereka menimbun kan untuk cari keuntungan dengan kurangnya masker di pasaran, sehingga masker bisa naik hingga lebih dari 100 persen dari harga Rp 20 ribu jadi Rp 500 ribu. Ini sudah suatu tindak kejahatan untuk menguntungkan diri sendiri, kita akan tindak," ujarnya.

Meski demikian, Yusri mengatakan, pihaknya akan tetap mengedepankan upaya preventif untuk menyelami indikasi penimbunan masker.

"Yang paling utama secara preventif ya, kita mengimbau kepada para pelaku ini sebaiknya jangan lah. Masyarakat kita butuh masker itu ya. Jangan dengan cara mengambil keuntungan diri sendiri terus merugikan masyarakat, itu paling utama ya," katanya.

Namun apabila ada oknum-oknum nakal yang mencoba mencari keuntungan dengan cara melawan hukum di tengah isu virus corona (Covid-19), polisi akan mengambil tindakan tegas. "Jalan terakhir ya penegakan hukum," katanya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Gegara Virus Corona, Harga Masker di Bantul Jadi Rp10 ribu per Tiga Lembar

Gegara Virus Corona, Harga Masker di Bantul Jadi Rp10 ribu per Tiga Lembar

Jogja | Selasa, 03 Maret 2020 | 19:10 WIB

Harga Masker di Pelapak Online Bikin Geger, Kemendag Enggak Tahu

Harga Masker di Pelapak Online Bikin Geger, Kemendag Enggak Tahu

Bisnis | Selasa, 03 Maret 2020 | 18:40 WIB

Khawatir Virus Corona, Twitter Perintahkan Karyawan Kerja dari Rumah

Khawatir Virus Corona, Twitter Perintahkan Karyawan Kerja dari Rumah

Tekno | Selasa, 03 Maret 2020 | 16:57 WIB

Disebut Pesan Masker sampai 20 Ribu Kotak, Tompi: Mau Dipakai Bikin Rumah?

Disebut Pesan Masker sampai 20 Ribu Kotak, Tompi: Mau Dipakai Bikin Rumah?

News | Selasa, 03 Maret 2020 | 15:58 WIB

Suaranya Mirip Hujan Lebat, Ending Video Ini Tak Terduga

Suaranya Mirip Hujan Lebat, Ending Video Ini Tak Terduga

Tekno | Selasa, 03 Maret 2020 | 15:55 WIB

Nekat Menimbun Masker saat Wabah Corona, Siap-siap Kena 'Azab' Ini

Nekat Menimbun Masker saat Wabah Corona, Siap-siap Kena 'Azab' Ini

News | Selasa, 03 Maret 2020 | 15:43 WIB

Terkini

Bosan dengan Rutinitas? Festival Spesial Ini Ajak Kamu Bahagia Tanpa Perlu Tunggu Momen Besar

Bosan dengan Rutinitas? Festival Spesial Ini Ajak Kamu Bahagia Tanpa Perlu Tunggu Momen Besar

Lifestyle | Rabu, 23 September 2026 | 20:07 WIB

Ganasnya DNA Balap Honda CBR, Dari Masalah Teknis hingga Dominasi ART di Mandalika Racing Series

Ganasnya DNA Balap Honda CBR, Dari Masalah Teknis hingga Dominasi ART di Mandalika Racing Series

Sport | Rabu, 23 September 2026 | 20:07 WIB

Kisah Sudarmono Datang ke Job Fair Carikan Kerja untuk Anak

Kisah Sudarmono Datang ke Job Fair Carikan Kerja untuk Anak

News | Rabu, 23 September 2026 | 20:04 WIB

Tangkis Gugatan Denny Indrayana Cs, KPU Sebut PHPU Syarat Pendidikan Gibran Kedaluwarsa 905 Hari

Tangkis Gugatan Denny Indrayana Cs, KPU Sebut PHPU Syarat Pendidikan Gibran Kedaluwarsa 905 Hari

News | Rabu, 23 September 2026 | 20:04 WIB

Kakak Surakman Tak Kuasa Menahan Tangis, Jenazah Akan Dimakamkan di Samping Makam Istri

Kakak Surakman Tak Kuasa Menahan Tangis, Jenazah Akan Dimakamkan di Samping Makam Istri

Banten | Rabu, 23 September 2026 | 20:02 WIB

Primaya Fair 2026 Jadi Langkah Primaya Dorong Medical Tourism dan Transformasi Healthcare Indonesia

Primaya Fair 2026 Jadi Langkah Primaya Dorong Medical Tourism dan Transformasi Healthcare Indonesia

News | Rabu, 23 September 2026 | 20:01 WIB

Ilusi Kesantunan Pejabat: Di Balik Permintaan Maaf Wapres soal MBG

Ilusi Kesantunan Pejabat: Di Balik Permintaan Maaf Wapres soal MBG

Your Say | Rabu, 23 September 2026 | 19:55 WIB

Kholidin, Pemanah Para yang Tarik Tali Busur dengan Gigi, Bersiap ke Para Games 2026

Kholidin, Pemanah Para yang Tarik Tali Busur dengan Gigi, Bersiap ke Para Games 2026

Lifestyle | Rabu, 23 September 2026 | 19:54 WIB

Kepala BGN Ungkap Fakta Mengejutkan: Mayoritas Isu Medsos Digerakkan oleh Akun Bot!

Kepala BGN Ungkap Fakta Mengejutkan: Mayoritas Isu Medsos Digerakkan oleh Akun Bot!

Video | Rabu, 23 September 2026 | 19:54 WIB

Suahasil Siapkan Insentif Baru demi Terapkan Pajak Minimum Global

Suahasil Siapkan Insentif Baru demi Terapkan Pajak Minimum Global

Bisnis | Rabu, 23 September 2026 | 19:53 WIB

×