Kebakaran Hebat di Tambora Jakbar, 25 Rumah Hangus dan 206 Warga Terpaksa Mengungsi

Vania Rossa | Adiyoga Priyambodo | Suara.com

Sabtu, 14 Maret 2026 | 13:10 WIB
Kebakaran Hebat di Tambora Jakbar, 25 Rumah Hangus dan 206 Warga Terpaksa Mengungsi
Ilustrasi kebakaran rumah. (Freepik)
  • Kebakaran hebat terjadi pada Jumat, 13 Maret 2026, di Jalan Tanah Sereal 3, Tambora, Jakarta Barat, melalap puluhan rumah.
  • Dampak kebakaran ini menyebabkan sekitar 206 jiwa dari 20 KK kehilangan tempat tinggal dan harus mengungsi.
  • Insiden tersebut mengakibatkan empat petugas pemadam kebakaran dan dua warga dilaporkan mengalami luka-luka ringan.

Suara.com - Peristiwa kebakaran hebat di Jalan Tanah Sereal 3, Tambora, Jakarta Barat, menyisakan duka mendalam bagi ratusan warga yang kini kehilangan tempat tinggal.

Si jago merah yang mengamuk pada Jumat (13/3/2026) itu meluluhlantakkan satu usaha konveksi, sebuah warung makan tegal, serta puluhan rumah warga.

Berdasarkan data di lapangan, sebanyak 15 rumah di RT 10 RW 11 serta 10 rumah di RT 11 RW 11 hangus tidak bersisa akibat rembetan api yang begitu cepat.

Dampak memprihatinkan terlihat dari jumlah penyintas yang mencapai 200 jiwa atau sekitar 20 Kepala Keluarga (KK) yang terpaksa kehilangan tempat bernaung.

"Berdasarkan data sementara, terdapat kurang lebih 206 jiwa yang terdampak," ujar Wali Kota Jakarta Barat, Iin Mutmainah, mengutip laman resmi Pemkot, Sabtu (14/2/2026).

Kini, warga yang terdampak harus mengungsi sementara di sebuah mushola di Jalan Tanah Sereal XII Gang Unitas demi mendapatkan perlindungan.

Pemkot Jakarta Barat pun telah menyalurkan kebutuhan logistik untuk para pengungsi di posko darurat.

"Bantuan yang disalurkan meliputi perlengkapan mandi, air mineral, matras dan selimut," jelas Iin lagi.

Wali kota juga berkomitmen untuk segera melengkapi kebutuhan darurat lainnya, terutama bagi kelompok rentan seperti anak-anak dan balita.

"Kami akan menindaklanjuti kebutuhan lain seperti susu bayi, pakaian dalam, biskuit, serta bantuan makanan," lanjut Iin.

Tidak hanya kerugian materiil, kebakaran ini juga mengakibatkan empat petugas pemadam kebakaran mengalami luka-luka serta gangguan pernapasan.

Selain petugas, dua warga juga dilaporkan mengalami luka sobek pada bagian telapak kaki kiri akibat insiden tersebut. 

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Buron 9 Tahun, Terpidana Pemalsuan Surat Tanah di Jakbar Akhirnya Ditangkap

Buron 9 Tahun, Terpidana Pemalsuan Surat Tanah di Jakbar Akhirnya Ditangkap

News | Rabu, 11 Maret 2026 | 09:33 WIB

Karhutla: 10 Hektare Lahan Gambut Terbakar di Anjongan, Api Sempat Mendekati Bangunan Warga

Karhutla: 10 Hektare Lahan Gambut Terbakar di Anjongan, Api Sempat Mendekati Bangunan Warga

News | Minggu, 08 Maret 2026 | 17:09 WIB

Kebakaran Pasar Darurat di Blora Hanguskan Sembilan Kios dan Satu Rumah, Kerugian Capai Rp2,2 Miliar

Kebakaran Pasar Darurat di Blora Hanguskan Sembilan Kios dan Satu Rumah, Kerugian Capai Rp2,2 Miliar

News | Minggu, 08 Maret 2026 | 13:37 WIB

Terkini

Forum PWNU Desak PBNU Gelar Muktamar Paling Lambat Agustus 2026, Ini Alasannya

Forum PWNU Desak PBNU Gelar Muktamar Paling Lambat Agustus 2026, Ini Alasannya

News | Selasa, 28 April 2026 | 18:28 WIB

Pusdokkes Polri Ungkap Kondisi Korban Kecelakaan Kereta Bekasi, Alami Multipel Trauma Parah

Pusdokkes Polri Ungkap Kondisi Korban Kecelakaan Kereta Bekasi, Alami Multipel Trauma Parah

News | Selasa, 28 April 2026 | 18:24 WIB

Penanganan Sampah jadi Prioritas Nasional, Prabowo Optimis Banyumas Capai Target Zero Waste to Money

Penanganan Sampah jadi Prioritas Nasional, Prabowo Optimis Banyumas Capai Target Zero Waste to Money

News | Selasa, 28 April 2026 | 18:16 WIB

Dari Sampah Jadi Genteng, Prabowo Dorong Inovasi Bernilai Ekonomi

Dari Sampah Jadi Genteng, Prabowo Dorong Inovasi Bernilai Ekonomi

News | Selasa, 28 April 2026 | 18:13 WIB

Sembilan dari 10 Pangan Kemasan Tinggi GGL, KPAI: Generasi Emas Terancam Gagal Ginjal Dini

Sembilan dari 10 Pangan Kemasan Tinggi GGL, KPAI: Generasi Emas Terancam Gagal Ginjal Dini

News | Selasa, 28 April 2026 | 18:04 WIB

Erry Riyana: Kerugian Negara Bukan Pintu Masuk Korupsi, Harus Uji Niat Jahat

Erry Riyana: Kerugian Negara Bukan Pintu Masuk Korupsi, Harus Uji Niat Jahat

News | Selasa, 28 April 2026 | 18:01 WIB

RS Polri Berhasil Identifikasi 10 Jenazah Korban Tabrakan Kereta di Bekasi Timur, Ini Nama-namanya

RS Polri Berhasil Identifikasi 10 Jenazah Korban Tabrakan Kereta di Bekasi Timur, Ini Nama-namanya

News | Selasa, 28 April 2026 | 17:51 WIB

Analisis TAA Korlantas Polri: Argo Bromo Melaju 110 Km/Jam Saat Hantam KRL di Bekasi

Analisis TAA Korlantas Polri: Argo Bromo Melaju 110 Km/Jam Saat Hantam KRL di Bekasi

News | Selasa, 28 April 2026 | 17:36 WIB

Sofyan Djalil Sebut Adanya Kriminalisasi Kebijakan Bikin Pejabat Jadi Penakut dan Hilang Kreativitas

Sofyan Djalil Sebut Adanya Kriminalisasi Kebijakan Bikin Pejabat Jadi Penakut dan Hilang Kreativitas

News | Selasa, 28 April 2026 | 17:21 WIB

Titip Anak, Titip Trauma? Wajah Gelap Daycare Ilegal di Indonesia

Titip Anak, Titip Trauma? Wajah Gelap Daycare Ilegal di Indonesia

News | Selasa, 28 April 2026 | 17:10 WIB