Bantah Pasien Dibawa Ambulans Positif Corona, PGC Polisikan Penyebar Hoaks

Agung Sandy Lesmana | Fakhri Fuadi Muflih
Bantah Pasien Dibawa Ambulans Positif Corona, PGC Polisikan Penyebar Hoaks
Bidik layar video ambulans di area PGC, Cililitan, Jakarta Timur. (istimewa).

"Pasien tersebut sudah diizinkan pulang oleh pihak Rumah Sakit/tidak perlu dirawat dan tidak ada gejala Covid-19," jelasnya.

Suara.com - Beredar video di media sosial tentang adanya seorang yang disebut sebagai pasien positif corona atau Covid-19 dimasukan ke dalam ambulans.

Kejadian dalam video itu disebut berada di Pusat Grosir Cililitan (PGC), Jakarta Timur.

Seseorang dalan video itu mengatakan ada karyawan di pusat perbelanjaan tersebut yang diduga terjangkit virus Corona. Orang itu lantas dimasukan ke dalam ambulans.

Mengenai video yang beredar itu, Property Manager PT Prima Graha Citra, Jumono Yosafat selaku pengelola PGC membantahnya. Ia menyebut video itu adalah bohong atau hoaks.

"Berita tersebut tidak benar atau hoax," ujar Jomono dalam keterangan tertulisnya yang diterima Suara.com, Senin (16/3/2020).

Menurutnya, orang yang berada dalam ambulans itu hanya sakit asma dan kelelahan. Pihak pemilik toko disebutnya berinisiatif memanggil ambulans agar yang bersangkutan mendapatkan penanganan medis.

"Pasien tersebut sudah diizinkan pulang oleh pihak Rumah Sakit/tidak perlu dirawat dan tidak ada gejala Covid-19," jelasnya.

Selain itu, Jumono juga mengaku sudah mengambil tindakan hukum terhadap penyebar video. Ia menyatakan sudah melaporkan kejadian ini ke Kepolisian.

"Terhadap pelaku penyebaran berita/video hoax tersebut, saat ini sedang dilakukan proses hukum di Kepolisian/Polres Metro Jakarta Timur," kata dia.

Komentar

Suara.Com

Dapatkan informasi terkini dan terbaru yang dikirimkan langsung ke Inbox anda

QUOTES OF THE DAY

INFOGRAFIS