Tuding Anies Bangun Panggung soal Corona, PSI Disemprot Anji

Dany Garjito | Husna Rahmayunita | Suara.com

Selasa, 17 Maret 2020 | 07:56 WIB
Tuding Anies Bangun Panggung soal Corona, PSI Disemprot Anji
Ilustrasi Anies Baswedan. (Suara.com/Iqbal Asaputro)

Suara.com - Politikus Partai Solidaritas Indonesia (PSI) Mohamad Guntur Romli belum lama ini menuding Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan tengah mencari panggung dengan memanfaatkan isu pandemi virus corona Covid-19.

Tudingan tersebut dilontarkan Guntur melalui cuitan di akun Twitter pribadinya, Rabu (11/3/2020). Saat itu, dirinya menanggapi tautan artikel media online berjudul "Menkominfo 'Tegur' Pemprov Jakarta soal Situs Virus Corona".

Terkait pemberitaan tersebut, Guntur menilai Anies justru tengah membangun panggung. Ia mengatakan, mestinya Anies mematuhi instruksi dari pemerintah pusat.

"Kok terkesan @aniesbaswedan lagi bangun panggung sendiri dengan isu ini ya? Ikuti saja info dari Pusat, biar rakyat gak bingung kalau datanya beda," tulis Guntur seperti dikutip Suara.com, Selasa (17/3/2020).

Cuitan itu nyatanya memantik atensi warganet. Tak terkecuali dengan musisi Anji Manji yang turut memberikan tanggapan.

Anji menyebut Guntur telah berburuk sangka terhadap strategi yang diterapkan Anies. Sebab, menurut Anji, Anies bermaksud ingin memberikan informasi terkait upaya mengantisipasi penularan virus corona.

"Memberikan informasi dan antisipasi kok dibilang bikin panggung? Suudzon sekali," balas Anji.

Lebih lanjut, Anji menyebut tindakan Anies sudah tepat untuk mengantisipasi penyebaran informasi dari pusat yang seringkali lamban. Ia pun menambahkan, metode senyap tidak efektif diterapkan dalam kondisi genting akibat pendemi virus corona seperti ini sehingga perlu transparansi.

Anji Manji balasa tudingan PSI soal Anies Baswedan. (Twitter/@duniamanji)
Anji Manji balasa tudingan PSI soal Anies Baswedan. (Twitter/@duniamanji)

"Masalah data saya tidak tahu benar/salah. Tapi tindakannya benar. Pusat lama sekali. Keadaan seperti ini tidak bisa diselesaikan dengan metoda senyap," tambahnya.

Repons Anji atas cuitan Guntur tersebut pun menuai perhatian warganet. Sejak dibagikan tanggapan tersebut telah mendapat 6 ribu retweets dan 10 ribu likes.

Banyak warganet yang turut memberikan komentar dukungan atas cuitan Anji.

"Ya begitulah kalau di hati sudah tertanam kebencian, apapun tindakan yang dilakukan oleh Pemprov DKI selalu dikaitkan dengan politik, sedih," tulis @adisetiawaspada.

"Intinya pusat sudah kalah langkah sama daerah, akhirnya malu..Makanya membangun narasi seolah-seolah pusat lah yang lebih dulu daripada daerah. Tapi pada akhirnya daerah dilarang mendahului pusat," kata @fbalgasir.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Anies Batasi Orang dalam Halte, Antri Berjarak Satu Lencang Depan

Anies Batasi Orang dalam Halte, Antri Berjarak Satu Lencang Depan

News | Selasa, 17 Maret 2020 | 05:18 WIB

Masih Batasi Jumlah Penumpang, Anies Sesuaikan Rute TransJakarta

Masih Batasi Jumlah Penumpang, Anies Sesuaikan Rute TransJakarta

News | Senin, 16 Maret 2020 | 23:00 WIB

Jam Angkutan Umum Dikembalikan, Anies Tetap Batasi Jumlah Penumpang

Jam Angkutan Umum Dikembalikan, Anies Tetap Batasi Jumlah Penumpang

News | Senin, 16 Maret 2020 | 21:13 WIB

Gage Disetop Anies karena Corona, Jakarta Malam Ini Macet Parah

Gage Disetop Anies karena Corona, Jakarta Malam Ini Macet Parah

News | Senin, 16 Maret 2020 | 20:47 WIB

Terkini

Tabrakan Maut Bekasi Timur Disorot MTI: Efek Domino hingga Dugaan Kelalaian Masinis

Tabrakan Maut Bekasi Timur Disorot MTI: Efek Domino hingga Dugaan Kelalaian Masinis

News | Selasa, 28 April 2026 | 09:15 WIB

Prabowo Jenguk Korban Kecelakaan Kereta di Bekasi, Datangi RSUD Pagi Ini

Prabowo Jenguk Korban Kecelakaan Kereta di Bekasi, Datangi RSUD Pagi Ini

News | Selasa, 28 April 2026 | 09:08 WIB

Pojokkan AS, Iran Tawarkan Barter Selat Hormuz demi Akhiri Perang

Pojokkan AS, Iran Tawarkan Barter Selat Hormuz demi Akhiri Perang

News | Selasa, 28 April 2026 | 09:06 WIB

Kasus Andrie Yunus Disebut Terorisme Negara, Rakyat Tolak 'Sandiwara' Peradilan Militer

Kasus Andrie Yunus Disebut Terorisme Negara, Rakyat Tolak 'Sandiwara' Peradilan Militer

News | Selasa, 28 April 2026 | 09:00 WIB

Dirut KAI Pastikan Tak Ada Pegawai Jadi Korban dalam Tabrakan Kereta di Bekasi Timur

Dirut KAI Pastikan Tak Ada Pegawai Jadi Korban dalam Tabrakan Kereta di Bekasi Timur

News | Selasa, 28 April 2026 | 08:51 WIB

Saksi Mata Kecelakaan KRL Bekasi ke Media Asing: Semua Terjadi Sekejap Mata

Saksi Mata Kecelakaan KRL Bekasi ke Media Asing: Semua Terjadi Sekejap Mata

News | Selasa, 28 April 2026 | 08:50 WIB

Penampakan Pagi di Bekasi Timur: Lokomotif KA Argo Bromo Mulai Dipisahkan dari KRL

Penampakan Pagi di Bekasi Timur: Lokomotif KA Argo Bromo Mulai Dipisahkan dari KRL

News | Selasa, 28 April 2026 | 08:43 WIB

Green SM Buka Suara soal Kecelakaan Maut Bekasi Timur, Tegaskan Dukung Investigasi

Green SM Buka Suara soal Kecelakaan Maut Bekasi Timur, Tegaskan Dukung Investigasi

News | Selasa, 28 April 2026 | 08:37 WIB

Mendagri Ajak Pemda di Tanah Papua Perkuat Kolaborasi Dukung Program Perumahan

Mendagri Ajak Pemda di Tanah Papua Perkuat Kolaborasi Dukung Program Perumahan

News | Selasa, 28 April 2026 | 08:35 WIB

Taksi Diduga Picu Tabrakan Kereta di Bekasi Timur, Menhub Serahkan Investigasi ke KNKT

Taksi Diduga Picu Tabrakan Kereta di Bekasi Timur, Menhub Serahkan Investigasi ke KNKT

News | Selasa, 28 April 2026 | 08:29 WIB