Gus Miftah Sentil Partai Politik: Rakyat Butuh Masker, Belum Pemilu Ya?

Reza Gunadha, Husna Rahmayunita

Sabtu, 21 Maret 2020 | 13:38 WIB
Gus Miftah Sentil Partai Politik: Rakyat Butuh Masker, Belum Pemilu Ya?
Gus Miftah [Suara.com/Putu Ayu P]

Suara.com - Penceramah kondang Gus Miftah memberikan sindiran kepada para pelaku politik yang dinilai tak memberikan kontribusi, di tengah kepanikan warga akan pandemi virus corona Covid-19.

Gus Miftah menyoroti sikap anggota partai politik kekinian bertolak belakang, dibadingkan dengan saat momen kampanye pemilu.

Kritik tersebut disampaikan Gus Miftah melalui unggahan video di akun Instagram miliknya @gusmiftah, Jumat (20/3/2020).

Dalam video tersebut, Gus Miftah terang-terangan menyinggung kebiasaan para politikus yang hobi bagi-bagi kaus saat kampanye. Menurutnya, hal itu sebenarnya tak dibutuhkan oleh rakyat.

"Musim pemilu, rakyat tidak butuh kaus, partai politik semuanya bikin kaus dan diberikan kepada rakyat," ucap Gus Miftah, seperti dikutip Suara.com, Sabtu (21/3).

Ia pun menegaskan, saat ini warga membutuhkan peran nyata dari wakil rakyat untuk membagikan masker demi mencegah penularan virus corona. Namun tampak belum ada yang turun tangan.

"Hari ini rakyat butuh masker, tidak ada satu partai politik pun yang memberikan masker kepada rakyat," ucapnya.

Tak cukup sampai di situ, Gus Miftah juga mengatakan banyak rakyat kelaparan akibat imbauan Work From Home (WFH), sehingga para wakil rakyat mestinya menunjukkan kepedulian.

"Hari ini banyak orang kelaparan, karena nggak bisa bekerja di jalan diimbau pemerintah untuk bekerja di rumah dan partai politik tidak ada yang memikirkan itu," tambah Gus Miftah.

baca juga

Ia lalu memberikan sindiran menohok, "Hey, partai politik, rungokno kupingmu (dengarkan pakai telingamu --Red)".

Sebagai narasi unggahannya, Pengasuh Pondok Pesantren Ora Aji tersebut menuliskan, "Hai partai politik kalian di mana? Rakyat butuh kalian!!! Rakyat butuh masker !!! Rakyat butuh sembako!!! Ups lupa...ini belum musim pemiu yak".

Sejak dibagikan, unggahan Gus Miftah telah mendapat telah disaksikan lebih dari 228 ribu kali.

Gus Miftah sindir elite partai politik tak bagi-bagi masker. (Instagram/@gusmiftah)
Gus Miftah sindir elite partai politik tak bagi-bagi masker. (Instagram/@gusmiftah)

Gus Miftah: Jangan Paranoid, Bisa Jadi Kita Mati Bukan Karena Corona

Pendakwah Gus Miftah membagikan rekaman video ketika hendak bertolak menuju Banyuwangi untuk menghadiri pengajian di tengah pandemik virus Corona atau Covid-19.

Dalam video yang diunggah lewat akun Instagram @gusmiftah, Senin (18/3), Gus Miftah tampak berada di kabin pesawat yang disebutnya menuju Banyuwangi.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Ketua KPK: Awas! Koruptor di Tengah Bencana Corona Akan Dihukum Mati

Ketua KPK: Awas! Koruptor di Tengah Bencana Corona Akan Dihukum Mati

News | Sabtu, 21 Maret 2020 | 13:22 WIB

Darurat Corona di Amerika Serikat, Maudy Ayunda Borong Sambal

Darurat Corona di Amerika Serikat, Maudy Ayunda Borong Sambal

Entertainment | Sabtu, 21 Maret 2020 | 13:19 WIB

Dampak Virus Corona, Band Navicula Konser Tanpa Penonton

Dampak Virus Corona, Band Navicula Konser Tanpa Penonton

Foto | Sabtu, 21 Maret 2020 | 13:13 WIB

Penjual Nasi Lemak Dikabarkan Positif Corona, Warganet Kebingungan

Penjual Nasi Lemak Dikabarkan Positif Corona, Warganet Kebingungan

News | Sabtu, 21 Maret 2020 | 12:59 WIB

Terkini

KPK Masih Buka Peluang Supervisi Kasus Eks Jampidsus Febrie Adriansyah, Siap Pantau

KPK Masih Buka Peluang Supervisi Kasus Eks Jampidsus Febrie Adriansyah, Siap Pantau

News | Senin, 13 Juli 2026 | 20:05 WIB

Ngeri! Sebelum Dibakar, Santri di Lombok Diduga Sering Disiksa Anak Pemilik Ponpes

Ngeri! Sebelum Dibakar, Santri di Lombok Diduga Sering Disiksa Anak Pemilik Ponpes

News | Senin, 13 Juli 2026 | 20:01 WIB

Habiburokhman Jawab Kritik Mahfud MD: Kasus Febrie Diserahkan ke Kejagung Demi Redam Friksi

Habiburokhman Jawab Kritik Mahfud MD: Kasus Febrie Diserahkan ke Kejagung Demi Redam Friksi

News | Senin, 13 Juli 2026 | 19:53 WIB

MPLS Sekolah Rakyat Digelar Empat Gelombang, Gus Ipul: Tiap Titik harus Aman dan Nyaman

MPLS Sekolah Rakyat Digelar Empat Gelombang, Gus Ipul: Tiap Titik harus Aman dan Nyaman

News | Senin, 13 Juli 2026 | 19:51 WIB

Skandal Rp34,6 T Eks Jampidsus Febrie Adriansyah, Bakal Tuntas atau Mandek di Kejagung?

Skandal Rp34,6 T Eks Jampidsus Febrie Adriansyah, Bakal Tuntas atau Mandek di Kejagung?

News | Senin, 13 Juli 2026 | 19:47 WIB

Kasus Febrie Diserahkan ke Kejagung Jadi Sorotan, DPR: Kita Pantau Lewat Panja, Disupervisi KPK

Kasus Febrie Diserahkan ke Kejagung Jadi Sorotan, DPR: Kita Pantau Lewat Panja, Disupervisi KPK

News | Senin, 13 Juli 2026 | 19:31 WIB

PERADI Profesional Ingatkan DPR, RUU HPI Harus Jaga Kedaulatan Nasional di Tengah Arus Global

PERADI Profesional Ingatkan DPR, RUU HPI Harus Jaga Kedaulatan Nasional di Tengah Arus Global

News | Senin, 13 Juli 2026 | 19:31 WIB

KPK Pantau Kasus Febrie Adriansyah, Yakin Kejagung Profesional Usut Eks Jampidsus

KPK Pantau Kasus Febrie Adriansyah, Yakin Kejagung Profesional Usut Eks Jampidsus

News | Senin, 13 Juli 2026 | 19:20 WIB

Geger Eks Napiter Ledakkan Lapak di Tasik, Pengamat Bongkar Celah Pengawasan yang Bolong

Geger Eks Napiter Ledakkan Lapak di Tasik, Pengamat Bongkar Celah Pengawasan yang Bolong

News | Senin, 13 Juli 2026 | 19:15 WIB

Tak Ada SP 1 dan 2, Guru Pelaku Kekerasan di Sekolah Rakyat Langsung Pecat!

Tak Ada SP 1 dan 2, Guru Pelaku Kekerasan di Sekolah Rakyat Langsung Pecat!

News | Senin, 13 Juli 2026 | 19:13 WIB

×