Perawat Corona Diusir dari Kos, Pemerintah Didesak Carikan Rumah Sementara

Reza Gunadha, Fakhri Fuadi Muflih

Rabu, 25 Maret 2020 | 14:45 WIB
Perawat Corona Diusir dari Kos, Pemerintah Didesak Carikan Rumah Sementara
ILUSTRASI - Sejumlah dokter spesialis di RSUP Persahabatan Jakarta Timur membantu menurunkan pasien dari dalam mobil ambulan RSCM Jakarta, Rabu (4/3/2020). (ANTARA/Andi Firdaus/aa).

Suara.com - Ketua Umum Persatuan Perawat Nasional Indonesia Harif Fadhilah mengungkapkan adanya seorang perawat di Rumah Sakit Persahabatan yang diusir dari rumah kontrakan, karena merawat pasien virus corona Covid-19.

Harif berharap, pemerintah turun tangan menyelesaikan kasus-kasus diskriminasi yang menimpa tenaga medis perawat pasien Covid-19.

Dia mengatakan, saat ini perawat yang tak disebutkan namanya itu sudah tak bisa menempati indekosnya.

"Sudah tidak boleh tinggal di kos sejak 2 hari lalu. Sekarang dia tak punya tempat tinggal, sehingga terpaksa menginap di RS Persahabatan,” kata Harif, Rabu (25/3/2020).

Harif mengatakan, sejauh ini belum ada lagi laporan kejadian serupa. Namun ia tak memungkiri peristiwa ini bisa saja terulang.

Karena itu, ia meminta agar pemerintah tak tinggal diam. Ia ingin agar perawat itu diberikan tempat tinggal sementara yang lebih layak.

"Itulah yang kami advokasi kepada institusi yang mempekerjakannya, kepada pemerintah, mungkin dalam waktu sementara ini (memberikan tempat tinggal)," jelasnya.

Menurutnya, wabah corona ini bukan situasi yang biasa. Karena itu kejadian seperti timbulnya stigma masyarakat bisa saja terjadi.

Meski demikian, pemerintah diminta untuk turut memikirkannya dan mencari solusi agar tak lagi ada perawat yang diusir dari lingkungannya. Salah satu yang sudah ada seperti di Wisma Atlet.

baca juga

"Kalau yang kos begini enggak bisa mereka cari tempat yang baru, karena ini kan persoalan wabah, bukan maunya dia.”

Sebelumnya diberitakan, PPNI mengemukakan, penolakan terhadap dokter dan perawat pasien COVID-19 oleh tetangga di lingkungan domisili tinggal mereka di Jakarta Timur terjadi sejak Minggu (22/3) lalu.

"Laporan ini kami terima pada Minggu (22/3) lalu. Tidak hanya perawat tapi juga dokter di Rumah Sakit Umum Pusat (RSUP) Persahabatan," kata Ketua Umum PPNI Harif Fadhilah.

Akibatnya, tenaga medis perawat pasien COVID-19 itu saat ini ditampung sementara di salah satu gedung RSUP Persahabatan sebagai tempat tinggal sementara mereka.

Harif tidak menyebut jumlah dokter yang perawat yang mengalami kondisi itu. Namun kejadian ini dipastikan baru diketahui terjadi di lingkungan RSUP Persahabatan, Pulogadung, Jakarta Timur.

"Saya baru mendapatkan laporan di RSUP Persahabatan saja. Domisili mereka tinggal ada di sekitar RSUP Persahabatan, di sekitar Jakarta Timur," katanya.

Penolakan itu dilakukan masyarakat karena merasa khawatir tertular virus corona (COVID-19).

Sebagai wadah perkumpulan perawat, kata dia, PPNI mulai melakukan advokasi terhadap nasib tenaga medis yang kini mengalami kesulitan kembali ke kosan serta rumah mereka akibat penolakan tersebut.

Harif mengatakan, tindakan masyarakat yang menolak kehadiran dokter maupun perawat COVID-19 adalah tindakan yang berlebihan.

"Justru sebenarnya masyarakat harus merasa beruntung ada perawat tinggal dekat tempat tinggal mereka. Tenaga medis ini lebih tahu karakteristik COVID-19 dibandingkan masyarakat awam," katanya.

Bahkan tenaga medis tersebut bisa menjadi tempat bertanya dan konsultasi terkait bahaya penyakit di lingkungan mereka.

"Kami mendengar ada upaya dari RSUP Persahabatan sedang mencarikan tempat. Sekarang saya coba hubungi PPNI daerah untuk advokasi ini," katanya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

#ClapforOurCarers, Kampanye Ungkapan Terima Kasih untuk Tenaga Medis

#ClapforOurCarers, Kampanye Ungkapan Terima Kasih untuk Tenaga Medis

Health | Rabu, 25 Maret 2020 | 14:08 WIB

Ratusan Tenaga Medis Jalani Rapid Test Corona di Stadion Patriot Bekasi

Ratusan Tenaga Medis Jalani Rapid Test Corona di Stadion Patriot Bekasi

Jabar | Rabu, 25 Maret 2020 | 13:03 WIB

Ditolak Warga, Tenaga Medis Covid-19 Kini Difasilitasi Tempat dan Jemputan

Ditolak Warga, Tenaga Medis Covid-19 Kini Difasilitasi Tempat dan Jemputan

News | Rabu, 25 Maret 2020 | 12:37 WIB

Heboh Perawat Diusir di Jakarta, IDI: Pemerintah Harus Tanggung Jawab!

Heboh Perawat Diusir di Jakarta, IDI: Pemerintah Harus Tanggung Jawab!

News | Rabu, 25 Maret 2020 | 11:52 WIB

Diusir Warga karena Corona, Perawat Terpaksa Tidur di RS Persahabatan

Diusir Warga karena Corona, Perawat Terpaksa Tidur di RS Persahabatan

News | Rabu, 25 Maret 2020 | 11:43 WIB

Miris! Tenaga Medis RS Persahabatan Ditolak Warga di Wilayah Domisilinya

Miris! Tenaga Medis RS Persahabatan Ditolak Warga di Wilayah Domisilinya

News | Rabu, 25 Maret 2020 | 10:41 WIB

PPNI Advokasi Perawat Pasien Corona yang Ditolak Warga

PPNI Advokasi Perawat Pasien Corona yang Ditolak Warga

News | Rabu, 25 Maret 2020 | 10:14 WIB

Sakit dan Tanpa Alat Medis, Perawat di Merauke Kena Corona Tertular Pasien

Sakit dan Tanpa Alat Medis, Perawat di Merauke Kena Corona Tertular Pasien

News | Selasa, 24 Maret 2020 | 18:55 WIB

Jokowi Beri Rp 300 Juta untuk Tenaga Medis yang Meninggal Akibat Corona

Jokowi Beri Rp 300 Juta untuk Tenaga Medis yang Meninggal Akibat Corona

Bisnis | Selasa, 24 Maret 2020 | 18:17 WIB

Ajak Guru Besar UI, MUI Godok Fatwa Cara Salat Tanpa Harus Copot APD

Ajak Guru Besar UI, MUI Godok Fatwa Cara Salat Tanpa Harus Copot APD

News | Selasa, 24 Maret 2020 | 15:45 WIB

Terkini

Istri Dikta Umur Berapa? Ini Profil dan Pekerjaan Rachel Florencia

Istri Dikta Umur Berapa? Ini Profil dan Pekerjaan Rachel Florencia

Entertainment | Rabu, 19 Agustus 2026 | 15:56 WIB

Bakom Ungkap Digitalisasi Bansos Bisa Hemat Anggaran Negara hingga Rp 200 Triliun

Bakom Ungkap Digitalisasi Bansos Bisa Hemat Anggaran Negara hingga Rp 200 Triliun

Bisnis | Rabu, 19 Agustus 2026 | 15:55 WIB

Panjat Pinang: Dari Hiburan Kolonial Menjadi Tradisi Kemerdekaan

Panjat Pinang: Dari Hiburan Kolonial Menjadi Tradisi Kemerdekaan

Your Say | Rabu, 19 Agustus 2026 | 15:50 WIB

Skandal di Balai Desa: Hanya Pakai Sarung Saat Digerebek, Oknum Kasun di Gresik Didenda Rp20 Juta

Skandal di Balai Desa: Hanya Pakai Sarung Saat Digerebek, Oknum Kasun di Gresik Didenda Rp20 Juta

Jatim | Rabu, 19 Agustus 2026 | 15:49 WIB

Jepang Dihantam Gelombang Perusahaan Bangkrut, Paling Banyak Dalam 14 Tahun Terakhir

Jepang Dihantam Gelombang Perusahaan Bangkrut, Paling Banyak Dalam 14 Tahun Terakhir

News | Rabu, 19 Agustus 2026 | 15:45 WIB

Bahlil Ungkap Alasan Presiden Bentuk Bursa Mineral: Prabowo Mau Seluruh Kekayaan Kita Yang Atur!

Bahlil Ungkap Alasan Presiden Bentuk Bursa Mineral: Prabowo Mau Seluruh Kekayaan Kita Yang Atur!

Bisnis | Rabu, 19 Agustus 2026 | 15:44 WIB

Pemerintah Siapkan Insentif Percepat Pengembangan Panas Bumi

Pemerintah Siapkan Insentif Percepat Pengembangan Panas Bumi

Bisnis | Rabu, 19 Agustus 2026 | 15:43 WIB

5 Tips Menempatkan Posisi Meja Kasir Pembawa Hoki Menurut Feng Shui, Omzet Makin Deras

5 Tips Menempatkan Posisi Meja Kasir Pembawa Hoki Menurut Feng Shui, Omzet Makin Deras

Lifestyle | Rabu, 19 Agustus 2026 | 15:42 WIB

Brantas Abipraya Jalin Sinergi dengan Kejaksaan Agung RI untuk Kokohkan Tata Kelola

Brantas Abipraya Jalin Sinergi dengan Kejaksaan Agung RI untuk Kokohkan Tata Kelola

Bisnis | Rabu, 19 Agustus 2026 | 15:40 WIB

BI Kembali Pertahankan Suku Bunga Acuan di 5,75 Persen

BI Kembali Pertahankan Suku Bunga Acuan di 5,75 Persen

Bisnis | Rabu, 19 Agustus 2026 | 15:37 WIB

×