Ditolak Warga, Tenaga Medis Covid-19 Kini Difasilitasi Tempat dan Jemputan

Dwi Bowo Raharjo
Ditolak Warga, Tenaga Medis Covid-19 Kini Difasilitasi Tempat dan Jemputan
Sejumlah dokter spesialis di RSUP Persahabatan Jakarta Timur membantu menurunkan pasien dari dalam mobil ambulan RSCM Jakarta, Rabu (4/3/2020). (ANTARA/Andi Firdaus/aa).

PPNI menerima laporan kalangan dokter dan perawat yang sedang menangani kasus COVID-19 di RSUP Persahabatan.

Suara.com - Tenaga medis COVID-19 di Rumah Sakit Umum Pusat (RSUP) Persahabatan, Jakarta Timur, mendapat fasilitas tempat tinggal sementara dan jemputan. Hal ini menuyusul aksi penolakan yang dilakukan tetangga medis di dekat tempat tinggal tenaga medis tersebut.

"Pagi ini menurut sumber kami, masalah ini sudah diambilalih pimpinan (RSUP Persahabatan)," ujar Ketua Umum Persatuan Perawat Nasional Indonesia (PPNI) Harif Fadhilah di Jakarta, Rabu (25/3/2020) siang.

Harif mengatakan kalau manajemen RSUP Persahabatan telah mengambil alih kebijakan untuk memfasilitasi tempat tinggal sementara bagi dokter maupun perawat yang ditolak pulang oleh tetangganya.

Selain tempat tinggal sementara, dokter dan perawat tersebut juga diberikan fasilitas kendaraan antar-jemput oleh Pemprov DKI.

"Barusan Direktur Sumber Daya Manusia (SDM) menyampaikan sudah disediakan tempat lengkap dengan kendaraan antar-jemput," katanya.

PPNI menerima laporan kalangan dokter dan perawat yang sedang menangani kasus COVID-19 di RSUP Persahabatan mendapat penolakan kembali ke kosan atau rumah mereka.

Laporan itu diterima pihaknya pada Minggu (22/3) dari PPNI Cabang Jakarta Timur.

Harif mengaku belum mengetahui jumlah dokter maupun perawat yang ditolak oleh warga di tempat tinggal mereka.

"Jumlahnya enggak dilaporkan, tapi kejadiannya saja.Bukan hanya perawat tapi ada dokter juga," katanya. (Antara)

Komentar

Suara.Com

Dapatkan informasi terkini dan terbaru yang dikirimkan langsung ke Inbox anda

QUOTES OF THE DAY

INFOGRAFIS