Miris, Dokter di India Cuma Dibekali Helm dan Jas Hujan Lawan Corona

Bangun Santoso

Rabu, 01 April 2020 | 06:31 WIB
Miris, Dokter di India Cuma Dibekali Helm dan Jas Hujan Lawan Corona
Virus Corona Covid-19 masih menjadi momok di China, dengan jumlah korban terus mengalami peningkatan. (Shutterstock)

Suara.com - Krisis alat pelindung kesehatan di India memaksa sejumlah dokter menggunakan jas hujan dan helm motor saat melawan virus corona, menyibak lemahnya sistem kesehatan masyarakat menjelang antisipasi lonjakan kasus COVID-19.

Pemerintah pimpinan Perdana Menteri Narendra Modi pada Senin mengatakan bahwa India sedang berupaya mendapatkan dalam jumlah besar peralatan yang disebut alat pelindung diri (PPE), secara domestik dan dari Korea Selatan serta China untuk memenuhi kebutuhan.

Namun puluhan dokter di garda depan yang menghadapi virus corona, yang sejauh ini telah menginfeksi 1.251 orang dan menelan 32 korban jiwa di India, mengatakan kepada Reuters bahwa mereka khawatir tanpa masker dan alat pelindung yang tepat dapat menjadikan mereka sebagai pembawa virus.

Menurut perkiraan, lebih dari 100.000 orang dapat terinfeksi hingga pertengahan Mei, membuat sistem kesehatan di India dan dokter yang jumlahnya langka di bawah tekanan berat.

Di kota timur Kolkata, dokter muda di fasilitas utama perawatan COVID-19, Rumah Sakit Penyakit Menular Beleghata, pekan lalu dibekali jas hujan plastik untuk memeriksa pasien, menurut dua dokter di lokasi itu dan sejumlah gambar yang diulas oleh Reuters.

"Kami tidak akan bekerja dengan mengorbankan nyawa kami," ucap salah satu dokter, yang menolak disebutkan namanya karena sensitivitas.

Pengawas medis rumah sakit yang bertanggung jawab, Dr.Asis Manna, menolak berkomentar.

Di negara bagian Haryana dekat New Delhi, Dr. Sandeep Garg dari Rumah Sakit ESI menuturkan ia selama ini menggunakan helm motor lantaran tidak memiliki masker N95, yang memberikan perlindungan signifikan terhadap partikel virus.

"Saya menggunakan helm karena dapat menutupi wajah saya sehingga menambah lapisan lagi di atas masker bedah," kata Garg.

baca juga

Kementerian Kesehatan India tidak segera menanggapi pertanyaan Reuters.

Nasib para dokter dalam pandemi corona menyoroti sistem kesehatan masyarakat yang bobrok dan melebihi kapasitas, yang selama bertahun-tahun kekurangan dana maupun perbaikan. India menganggarkan sekitar 1,3 persen dari GDP untuk kesehatan publik, terendah di dunia.

Di rumah sakit pemerintah di kota Rohtak, Haryana, sejumlah dokter senior menolak untuk merawat pasien, kecuali mereka mendapat peralatan keselamatan yang memadai.

Para dokter juga mengumpulkan dana untuk COVID-19, di mana setiap dokter menyumbang 1.000 rupe untuk membeli masker dan penutup wajah lainnya, kata seorang dokter.

"Semua orang takut," katanya. Tak ada satupun yang ingin bekerja tanpa perlindungan."

(Sumber: Antara/Reuters

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Jangan Sampai Dibatalkan, FIFPro Desak Musim 2019/2020 Dirampungkan

Jangan Sampai Dibatalkan, FIFPro Desak Musim 2019/2020 Dirampungkan

Bola | Rabu, 01 April 2020 | 06:10 WIB

Sebar Hoaks Pasien Corona Meninggal, Warga Majene Diciduk Polisi

Sebar Hoaks Pasien Corona Meninggal, Warga Majene Diciduk Polisi

News | Rabu, 01 April 2020 | 06:08 WIB

Bikin Ngakak, Ini Deretan Aksi Kocak Warga Cegah Corona

Bikin Ngakak, Ini Deretan Aksi Kocak Warga Cegah Corona

Video | Rabu, 01 April 2020 | 06:00 WIB

Gubernur Bali Bersurat ke Menlu, Tes Corona WNI di LN yang Mau ke RI

Gubernur Bali Bersurat ke Menlu, Tes Corona WNI di LN yang Mau ke RI

News | Rabu, 01 April 2020 | 05:05 WIB

Hari Ini Jalan Tunjungan dan Darmo Surabaya Masih Ditutup karena Corona

Hari Ini Jalan Tunjungan dan Darmo Surabaya Masih Ditutup karena Corona

Jatim | Rabu, 01 April 2020 | 06:20 WIB

Listrik Gratis Selama 3 Bulan Wabah Virus Corona Mulai Hari Ini

Listrik Gratis Selama 3 Bulan Wabah Virus Corona Mulai Hari Ini

Bisnis | Rabu, 01 April 2020 | 06:15 WIB

Waspada! Ada Perempuan Positif Corona Berkeliaran di Tebet

Waspada! Ada Perempuan Positif Corona Berkeliaran di Tebet

News | Rabu, 01 April 2020 | 06:10 WIB

Terkini

Menolak Mati di Usia 30: Kebangkitan 'Case 15', Cetak Biru Punk Rock Superman Is Dead

Menolak Mati di Usia 30: Kebangkitan 'Case 15', Cetak Biru Punk Rock Superman Is Dead

Entertainment | Minggu, 27 September 2026 | 00:01 WIB

TPA Cikundul Sukabumi Terbakar, Api Merambat Hingga Dasar Gunungan Sampah

TPA Cikundul Sukabumi Terbakar, Api Merambat Hingga Dasar Gunungan Sampah

News | Sabtu, 26 September 2026 | 23:28 WIB

Tim Gabungan Buka Pintu Satu per Satu Usut Dugaan Pelanggaran di Lapas Cibinong

Tim Gabungan Buka Pintu Satu per Satu Usut Dugaan Pelanggaran di Lapas Cibinong

Jabar | Sabtu, 26 September 2026 | 23:20 WIB

Klarifikasi Pengelola TPST Abu & Co di Tangsel, Mengaku Belum Mengantongi Izin dan Dokumen IPAL

Klarifikasi Pengelola TPST Abu & Co di Tangsel, Mengaku Belum Mengantongi Izin dan Dokumen IPAL

Banten | Sabtu, 26 September 2026 | 22:44 WIB

Kejar PAD Rp520 Juta dari Sektor Parkir 2026, Dishub Kota Tangsel Imbau Pengelola Taat Regulasi

Kejar PAD Rp520 Juta dari Sektor Parkir 2026, Dishub Kota Tangsel Imbau Pengelola Taat Regulasi

Banten | Sabtu, 26 September 2026 | 22:34 WIB

Realisasi Pajak Parkir Capai Rp15 Miliar, Bapenda Kota Tangsel Siapkan 6 Jurus Optimalkan PAD

Realisasi Pajak Parkir Capai Rp15 Miliar, Bapenda Kota Tangsel Siapkan 6 Jurus Optimalkan PAD

Banten | Sabtu, 26 September 2026 | 22:20 WIB

65 Kasus Flu Babi H1N1 Terdeteksi di Bandung

65 Kasus Flu Babi H1N1 Terdeteksi di Bandung

Jabar | Sabtu, 26 September 2026 | 22:14 WIB

Menikmati Sejuknya Jogja dengan Nuansa Jepang di Onsen Resort Kaliurang

Menikmati Sejuknya Jogja dengan Nuansa Jepang di Onsen Resort Kaliurang

Your Say | Sabtu, 26 September 2026 | 21:59 WIB

Urutan Elemen Shio Paling Terkuat dan Paling Dominan dalam Feng Shui, Kenali 5 Unsurnya

Urutan Elemen Shio Paling Terkuat dan Paling Dominan dalam Feng Shui, Kenali 5 Unsurnya

Lifestyle | Sabtu, 26 September 2026 | 21:25 WIB

Isuzu Andalkan Kualitas dan Layanan Purnajual untuk Hadapi Gempuran Merek China

Isuzu Andalkan Kualitas dan Layanan Purnajual untuk Hadapi Gempuran Merek China

Otomotif | Sabtu, 26 September 2026 | 20:54 WIB

×