Arab Saudi Minta Umat Islam Menunda Ibadah Haji Tahun ini

Reza Gunadha, Rifan Aditya

Rabu, 01 April 2020 | 22:15 WIB
Arab Saudi Minta Umat Islam Menunda Ibadah Haji Tahun ini
Ilustrasi haji. [shutterstock]

Suara.com - Pemerintah Arab Saudi melalui Menteri Haji dan Umrah, Mohammed Saleh Benten meminta umat Islam untuk menunda ibadah haji tahun ini.

Dilaporkan BBC, Rabu (1/4/2020), Mohammed Benten mengatakan kerajaan mengkhawatirkan keselamatan para jemaah dan mendesak untuk menunda rencana ibada mereka.

Dalam pernyataannya di televisi pemerintah, Banten mengatakan bahwa Arab Saudi siap sepenuhnya untuk melayani peziarah dan pencari Umroh dalam segala situasi. Namun ada perkecualian dalam kondisi pandemi virus corona (Covid-19).

"Tetapi dalam situasi saat ini, ketika kita berbicara tentang pandemi global, dari mana kita telah meminta Tuhan untuk menyelamatkan kita, kerajaan ingin melindungi kesehatan umat Muslim dan warga negara," ucap Banten.

Ia menambahkan, "Jadi kami meminta saudara kami, Muslim di semua negara untuk menunda rencananya sebelum menyelesaikan kontrak [dengan operator tur] sampai situasinya jelas."

Banten menjelaskan bahwa Kementerian Haji dan Kementerian Kesehatan telah memeriksa hotel-hotel yang saat ini digunakan untuk mengakomodasi orang-orang yang melakukan umrah sebelum penangguhan.

Orang-orang yang umrah dan pegawai hotel juga diberitahu untuk mengisolasi diri sehingga tidak dapat kembali ke rumah.

Ia juga mengatakan bahwa, untuk saat ini, orang-orang yang telah membeli visa umrah dan yang tidak dapat digunakan akan dikembalikan biayanya.

Untuk diketahui, sekitar dua juta orang dari seluruh dunia diperkirakan akan melakukan perjalanan ibadah haji tahun ini.

baca juga

Mereka akan mengunjungi kota Mekah dan Madinah pada bulan Juli hingga Agustus.

Arab Saudi sebelumnya juga telah melarang ibadah umrah sebagai tindakan untuk mengurangi penyebaran virus corona.

Orang-orang juga telah dicegah memasuki Mekah dan Madinah, serta ibukota Riyadh. Wabah Covid-19 telah menginfeksi setidaknya 1.563 orang dan merenggut 10 nyawa di Arab Saudi.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Surat BPTJ, Ini Angkutan Jabodetabek yang Direkomendasikan Setop Sementara

Surat BPTJ, Ini Angkutan Jabodetabek yang Direkomendasikan Setop Sementara

News | Rabu, 01 April 2020 | 22:03 WIB

Mental Perawat Pasien Corona di Kediri Kelelahan, Dikasih Makan Warga

Mental Perawat Pasien Corona di Kediri Kelelahan, Dikasih Makan Warga

Jatim | Rabu, 01 April 2020 | 21:56 WIB

Kemenlu: Arab Saudi Belum Putuskan Ibadah Haji 2020 Diadakan atau Tidak

Kemenlu: Arab Saudi Belum Putuskan Ibadah Haji 2020 Diadakan atau Tidak

News | Rabu, 01 April 2020 | 21:36 WIB

Kemenhub Keluarkan SE, Minta KRL dan Bus AKAP Setop Beroperasi, Batasi MRT

Kemenhub Keluarkan SE, Minta KRL dan Bus AKAP Setop Beroperasi, Batasi MRT

Bisnis | Rabu, 01 April 2020 | 21:36 WIB

Tak Disangka Suporter Sepak Bola di Indonesia Kompak Perangi Virus Corona

Tak Disangka Suporter Sepak Bola di Indonesia Kompak Perangi Virus Corona

Bola | Rabu, 01 April 2020 | 21:33 WIB

Beredar Surat Setop Semua Transportasi Jabodetabek, Ini Penjelasan Kemenhub

Beredar Surat Setop Semua Transportasi Jabodetabek, Ini Penjelasan Kemenhub

Bisnis | Rabu, 01 April 2020 | 21:25 WIB

Kemenlu: WNI Positif Corona yang Meninggal di Malaysia Bukan Peserta Tablig

Kemenlu: WNI Positif Corona yang Meninggal di Malaysia Bukan Peserta Tablig

News | Rabu, 01 April 2020 | 21:20 WIB

Terkini

Surya Paloh Desak RUU Pemilu Dikebut: Jangan Tunggu Sampai Tahun Depan

Surya Paloh Desak RUU Pemilu Dikebut: Jangan Tunggu Sampai Tahun Depan

News | Sabtu, 19 September 2026 | 23:45 WIB

Emil Audero Jadi Penyelamat Rayo Vallecano, 2 Kali Gagalkan Peluang Emas Osasuna

Emil Audero Jadi Penyelamat Rayo Vallecano, 2 Kali Gagalkan Peluang Emas Osasuna

Bola | Sabtu, 19 September 2026 | 23:10 WIB

Korban Keracunan MBG Jadi Bahan Candaan, Pegawai SPPG Bantul Dipanggil BGN

Korban Keracunan MBG Jadi Bahan Candaan, Pegawai SPPG Bantul Dipanggil BGN

News | Sabtu, 19 September 2026 | 23:00 WIB

Jateng Tembus 3 Besar Era Luthfi, Dubai Siapkan Rp5 T untuk Kilang Jepara, GSI: Ramah Investasi

Jateng Tembus 3 Besar Era Luthfi, Dubai Siapkan Rp5 T untuk Kilang Jepara, GSI: Ramah Investasi

Jawa Tengah | Sabtu, 19 September 2026 | 22:38 WIB

Penipu Catut Nama Orderkuota, Sebar CS Palsu Lewat Google

Penipu Catut Nama Orderkuota, Sebar CS Palsu Lewat Google

Bisnis | Sabtu, 19 September 2026 | 22:38 WIB

Kronologis WNI Terancam Hukuman Mati di Malaysia: Negatif Narkoba, Tidak Punya Riwayat Kejahatan

Kronologis WNI Terancam Hukuman Mati di Malaysia: Negatif Narkoba, Tidak Punya Riwayat Kejahatan

News | Sabtu, 19 September 2026 | 22:35 WIB

Buntut Presidential Threshold Dihapus, Surya Paloh Cium Wacana Syarat Capres Minimal Dukungan 2 Frak

Buntut Presidential Threshold Dihapus, Surya Paloh Cium Wacana Syarat Capres Minimal Dukungan 2 Frak

News | Sabtu, 19 September 2026 | 22:29 WIB

RUU Perampasan Aset Didesak Publik, Surya Paloh Ingatkan Jangan Dipaksakan

RUU Perampasan Aset Didesak Publik, Surya Paloh Ingatkan Jangan Dipaksakan

News | Sabtu, 19 September 2026 | 22:15 WIB

Harga Cabai Naik, Kemarau Panjang dan Jeda Panen Jadi Biang Kerok

Harga Cabai Naik, Kemarau Panjang dan Jeda Panen Jadi Biang Kerok

Bisnis | Sabtu, 19 September 2026 | 22:05 WIB

Surya Paloh Buka-bukaan Soal Parliamentary Threshold 7 Persen: NasDem Rela Tersingkir dari Parlemen

Surya Paloh Buka-bukaan Soal Parliamentary Threshold 7 Persen: NasDem Rela Tersingkir dari Parlemen

News | Sabtu, 19 September 2026 | 21:34 WIB

×