'Tak Mudah untuk Hidup Kembali', Kisah Warga Wuhan Usai Bebas dari Lockdown

Reza Gunadha, Farah Nabilla

Minggu, 05 April 2020 | 16:04 WIB
'Tak Mudah untuk Hidup Kembali', Kisah Warga Wuhan Usai Bebas dari Lockdown
Warga Wuhan, Hubei, China mengenakan masker beralan sambil menenteng belanjaan pada 1 Maret 2020. [AFP]

Wong Yu yang seorang guru telah terbiasa mengajar kelasnya secara online selama dua bulan.

Ia terbiasa merasakan keheningan di luar jendela rumahnya.

Ketika melangkah keluar, melihat kotanya kembali hidup, mendengar kebisingan lagi, terasa aneh bagi Wong Yu.

Yu Wong mengisahkan beberapa temannya juga merasakan hal yang sama. Di satu sisi, mereka ingin kembali ke kehidupan normal. Di sisi lain, sulit rasanya kembali begitu tiba-tiba setelah menyesuaikan diri hidup di bawah penguncian kota.

Selama wabah melanda, ia masih diizinkan pergi ke rumah sakit setiap 10 hari sekali untuk membawakan makanan kepada neneknya yang mengalami stroke.

Ia telah biasa melihat ambulans di pintu masuk ruang gawat darurat, petugas medis berbaju hazmat kuning akan berdiri di dekatnya. Tak jarang ia menyaksikan keluarga yang menangis.

Pada tanggal 29 Maret itu, ketika lockdown secara bertahap dicabut, rumah sakit benar-benar sunyi. Satu-satunya ambulans yang ada terparkir di rumah sakit dengan mobil lainnya.

Ia tak melihat lagi keluarga yang gelisah menunggu di luar ruang gawat darurat.

Di luar kamar neneknya, dua atau tiga petugas medis berjalan, tak terburu-buru.

baca juga

Dalam perjalannya pulang sehabis mengunjungi neneknya, ia tak melihat banyak orang, namun ia melihat banyak mobil.

Ia sengaja berjalan-jalan di sepanjang Sungai Wuchang. Taman itu masih sepi dan rumput liar tumbuh di jalan setapak.

Namun, beberapa orang terlihat bermunculan, mungkin seperti dirinya, ingin keluar dan melihat-lihat.

Wong Yu melihat seorang pria setengah baya duduk tak bergerak di tanah, sementara temannya berjongkok di sebelah pria itu, berusaha menariknya. Tidak ada yang memakai masker.

Adegan yang ia lihat itu mengingatkannya pada kehidupan orang-orang di awal wabah ketika seseorang tumbang di jalan. Orang-orang tak berani mendekatinya, hanya akan menonton dari jauh.

Tak mengetahui dari mana keberaniannya muncul, Wong Yu menghampiri mereka dan memberi masker cadangan yang ia bawa. Wong Yu bertanya kepada pria itu apakah dia merasa tak enak badan.

Jawabannya sungguh di luar dugaan Wong Yu, pria itu ternyata baru putus dengan pacarnya.

Rupanya sakit hati telah memukulnya lebih keras daripada epidemi.

Tulisan ini diterjemahkan oleh Wu Pei Lin dan Lily Kuo, dari cerita seorang guru 26 tahun di Wuhan, Wong Yu.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Pabrik Lockdown, Antrean Panjang Pemudik Pulang Kampung Terjadi di Merak

Pabrik Lockdown, Antrean Panjang Pemudik Pulang Kampung Terjadi di Merak

Banten | Minggu, 05 April 2020 | 13:20 WIB

Pemda DIY Minta Warga Kampung Perlakukan Para Pemudik dengan Sopan

Pemda DIY Minta Warga Kampung Perlakukan Para Pemudik dengan Sopan

Jogja | Minggu, 05 April 2020 | 11:15 WIB

Gubernur NTB Zulkieflimansyah Tak Mau Latah Terapkan Lockdown

Gubernur NTB Zulkieflimansyah Tak Mau Latah Terapkan Lockdown

News | Sabtu, 04 April 2020 | 21:24 WIB

Transportasi Ditutup, Pulau Bawean Lockdown!

Transportasi Ditutup, Pulau Bawean Lockdown!

Jatim | Sabtu, 04 April 2020 | 19:48 WIB

Sebar Isu Istana Hukum Kepala Daerah yang Lockdown, Pria Bogor Ditangkap

Sebar Isu Istana Hukum Kepala Daerah yang Lockdown, Pria Bogor Ditangkap

Jabar | Jum'at, 03 April 2020 | 21:23 WIB

Curhat Ojol Dilarang Pulang Kampung: Ciawi Sudah Lockdown

Curhat Ojol Dilarang Pulang Kampung: Ciawi Sudah Lockdown

News | Jum'at, 03 April 2020 | 20:22 WIB

Pasien Corona Terus Bertambah, Warga Keagungan Jakarta Barat Lockdown

Pasien Corona Terus Bertambah, Warga Keagungan Jakarta Barat Lockdown

Video | Jum'at, 03 April 2020 | 19:10 WIB

Pasien Corona Nyaris 2.000 Kasus, Alasan Warga Keagungan Jakbar Lockdown

Pasien Corona Nyaris 2.000 Kasus, Alasan Warga Keagungan Jakbar Lockdown

News | Jum'at, 03 April 2020 | 17:00 WIB

18 Negara Bebas Virus Corona, Peneliti Prediksi Wilayah Terakhir Infeksi

18 Negara Bebas Virus Corona, Peneliti Prediksi Wilayah Terakhir Infeksi

Health | Jum'at, 03 April 2020 | 16:10 WIB

Terkini

Gubernur Jakarta Siapkan Jalur Bawah Tanah di Bundaran HI Buat Penjalan Kaki

Gubernur Jakarta Siapkan Jalur Bawah Tanah di Bundaran HI Buat Penjalan Kaki

News | Sabtu, 27 Juni 2026 | 23:33 WIB

Janji Pramono Anung di HUT ke-499 Jakarta: Banjir Masih Ada, Tapi Tidak Akan Separah Dulu

Janji Pramono Anung di HUT ke-499 Jakarta: Banjir Masih Ada, Tapi Tidak Akan Separah Dulu

News | Sabtu, 27 Juni 2026 | 23:28 WIB

Pramono Ungkap Biang Kerok Kemacetan Jakarta, 8 Juta Orang Keluar-Masuk Setiap Hari

Pramono Ungkap Biang Kerok Kemacetan Jakarta, 8 Juta Orang Keluar-Masuk Setiap Hari

News | Sabtu, 27 Juni 2026 | 23:24 WIB

Unik! Demi Nonton Mahalini, Warga 'Nangkring' di Atas Mobil Damkar saat Perayaaan HUT Jakarta

Unik! Demi Nonton Mahalini, Warga 'Nangkring' di Atas Mobil Damkar saat Perayaaan HUT Jakarta

News | Sabtu, 27 Juni 2026 | 22:59 WIB

Bocah Terpisah dari Ortu hingga Istri Kehilangan Suami Warnai Malam Puncak HUT DKI Jakarta

Bocah Terpisah dari Ortu hingga Istri Kehilangan Suami Warnai Malam Puncak HUT DKI Jakarta

News | Sabtu, 27 Juni 2026 | 22:53 WIB

5 Peserta Latsarmil KDMP Tewas, Koalisi Sipil: Stop Militerisasi Ruang Sipil!

5 Peserta Latsarmil KDMP Tewas, Koalisi Sipil: Stop Militerisasi Ruang Sipil!

News | Sabtu, 27 Juni 2026 | 22:45 WIB

Kepercayaan Rakyat ke Polri Meroket, Rudianto Lallo: Modal Besar Tingkatkan Pelayanan

Kepercayaan Rakyat ke Polri Meroket, Rudianto Lallo: Modal Besar Tingkatkan Pelayanan

News | Sabtu, 27 Juni 2026 | 20:53 WIB

Kepercayaan Publik ke Polri Tembus 82,4 Persen, Sari Yuliati: Hasil Kerja Nyata dan Konsistensi

Kepercayaan Publik ke Polri Tembus 82,4 Persen, Sari Yuliati: Hasil Kerja Nyata dan Konsistensi

News | Sabtu, 27 Juni 2026 | 20:38 WIB

Pilih Uya Kuya Pimpin PAN Jakarta, Zulhas: Artis Itu Kreatif dan Kerjanya Produktif

Pilih Uya Kuya Pimpin PAN Jakarta, Zulhas: Artis Itu Kreatif dan Kerjanya Produktif

News | Sabtu, 27 Juni 2026 | 19:47 WIB

HBL Mantiri Dikukuhkan jadi Ketua BPP PPAD Gantikan Try Sutrisno

HBL Mantiri Dikukuhkan jadi Ketua BPP PPAD Gantikan Try Sutrisno

News | Sabtu, 27 Juni 2026 | 19:41 WIB

×